Ni Putu Riza Kurnia Indriana
ITEKES Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI PUBERTAS PADA REMAJA PANTI ASUHAN MELALUI EDUKASI HORMON DAN PERUBAHAN FISIK Ketut Eka Larasati Wardana; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Putu Riza Kurnia Indriana; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 2 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i2.72

Abstract

Pubertas merupakan fase kritis yang ditandai perubahan fisik, hormon, dan emosional. Remaja di panti asuhan sering memiliki keterbatasan akses informasi sehingga berisiko mengalami miskonsepsi mengenai perkembangan tubuhnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi pubertas pada remaja Panti Asuhan Saiwa Dharma melalui edukasi mengenai hormon reproduksi dan perubahan fisik. Sebanyak 45 remaja mengikuti kegiatan ini. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pemutaran media audio-visual. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi partisipatif untuk menilai keterlibatan peserta. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi pubertas. Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 56,4 (kategori cukup) pada pre-test menjadi 84,7 (kategori baik) pada post-test, dengan peningkatan rata-rata sebesar +28,3 poin. Sebanyak 91% remaja menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai fungsi hormon (estrogen, progesteron, dan testosteron), dan 88% mampu mengidentifikasi perubahan fisik utama pada masa pubertas. Diskusi juga memperlihatkan penurunan miskonsepsi, terutama terkait menstruasi, mimpi basah, dan perubahan emosional. Observasi menunjukkan 95% peserta aktif dalam kegiatan, menandakan metode edukasi interaktif sangat efektif. Kegiatan ini terbukti berhasil meningkatkan literasi pubertas dan kesiapan remaja dalam menghadapi perubahan biologis maupun psikologis. Edukasi hormon berbasis pendekatan interaktif direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di panti asuhan dan lembaga pendidikan sejenis.
PENGUATAN KAPASITAS SOSIAL DAN LITERASI GIZI MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN SPIRULINA SEBAGAI PANGAN SEHAT Ketut Eka Larasati Wardana; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Putu Riza Kurnia Indriana; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Made Raningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 2 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i2.81

Abstract

Permasalahan gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas hidup dan risiko penyakit degeneratif. Desa Les memiliki potensi spirulina yang dikelola oleh KUB Sari Alga, namun pemanfaatannya sebagai pangan sehat belum optimal akibat keterbatasan kapasitas sosial dan literasi gizi masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menguatkan kapasitas sosial dan meningkatkan literasi gizi masyarakat Desa Les dalam pemanfaatan spirulina sebagai pangan sehat, tanpa berorientasi pada luaran produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif, meliputi pemetaan sosial, edukasi gizi berbasis komunitas, penguatan peran kelembagaan KUB dan kader kesehatan, pendampingan perubahan perilaku, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap positif masyarakat terhadap gizi seimbang dan pemanfaatan spirulina, disertai penguatan peran sosial KUB Sari Alga sebagai agen edukasi gizi di tingkat desa. Perubahan praktik konsumsi mulai terlihat pada sebagian keluarga sebagai indikator awal kesiapan sosial. Program ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas sosial dan literasi gizi efektif sebagai fondasi intervensi kesehatan berbasis pangan lokal, serta menjadi prasyarat penting bagi keberhasilan program lanjutan yang berorientasi pada diversifikasi produk spirulina untuk pencegahan gizi buruk dan penyakit degeneratif.
Efektivitas Video Edukasi Premenstrual Syndrom terhadap Pengetahuan, Perilaku dan Tingkat Kecemasan pada Remaja Putri Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi; Ni Putu Riza Kurnia Indriana; Ida Ayu Ningrat Pangruating Diyu
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.17926

Abstract

ABSTRACT Premenstrual syndrome (PMS) is a symptoms of physical and mental disorders, which usually appear from one week to several days before menstruation comes, and disappear after menstruation comes, although sometimes it lasts until menstruation stops. PMS which occurs in teenagers can reduce productivity in carrying out daily activities. PMS symptoms in teenagers can affect their performance at school. The incidence of PMS affects activities at school, for example: decreased concentration in learning, disruption of communication with friends, it is also possible that there will be a decrease in learning productivity and an increase in absenteeism and attendance. The purpose this research was to determine the effectiveness of premenstrual syndrome educational videos on the knowledge, behavior and stress levels of teenager at Senior high School 1 Dawan Klungkung. This research are pre-experimental design with  one-group pretest-post-test desaign. This research location was at Senior high School 1  DawanKlungkung. Analysis data was used univariate analysis, bivariate analysis with Wilcoxon test. The results of this study show that educational videos are effective in increasing knowledge and behavior as well as reducing the anxiety level of teenager with premenstrual syndrome with a p value of 0.0001. Educational videos are effective to increasing knowledge and behavior as well as reducing the anxiety level of teenager with premenstrual syndrome  Keywords: Educational Video, Knowledge, Behavior and Anxiety Level  ABSTRAK Premenstrual syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik dan mental, yang biasanya muncul mulai satu minggu sampai beberapa hari sebelum datangnya haid, dan menghilang sesudah haid datang, walaupun kadang berlangsung sampai haid berhenti PMS yang terjadi pada remaja dapat menurunkan produktivitas dalammelakukan aktivitas sehari-hari. Gejala-gejala PMS pada remaja dapat berpengaruh terhadap prestasinya di sekolah. Kejadian PMS mempengaruhi kegiatan di sekolah, misalnya: penurunan konsentrasi belajar, terganggunya komunikasi dengan teman juga dimungkinkan terjadi penurunan produktivitas belajar dan peningkatan absensi kehadiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas video edukasi premenstrual syndrom dengan pengetahuan, perilaku dan tingkat stress remaja putri di SMAN 1 Dawan Klungkung. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain pre eksperimental dengan pendekatan one- group pretest-post-test. Tempat penelitian yaitu di SMA 1 Dawan Klungkung. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa video edukasi efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku serta penurunan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome dengan p value 0,0001. Video edukasi efektif dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku serta penurunan tingkat kecemasan remaja putri dalam menghadapi premenstrual syndrome Kata Kunci: Video Edukasi, Pengetahuan, Perilaku dan Tingkat Kecemasan