Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik terhadap pembelajaran matematika kelas IV masih menjadi masalah, penggunaan model problem based learning belum berjalan dengan baik disebabkan adanya kurangnya keaktifan peserta didik dan pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran berbasis masalah benar-benar dapat membantu peserta didik berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain eksperimen semu melalui nonequivqlent control group desain. Sampel penelitian berjumlah 39 dengan mengguanakn sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa soal essay (pretest dan posttest) dan non tes berupa observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukan model problem based learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dilihat dari rata-rata nilai posttest dan tedapat peningkatan N-Gain pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dari kelas kontrol.
Copyrights © 2026