Program pengabdian kepada masyarakat ini mengatasi kesenjangan kompetensi dan disrupsi komunikasi administratif pada Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) di Yayasan Ma'had Al-Istiqlal dan madrasah binaan di Kabupaten Karawang yang memengaruhi kepercayaan publik dan mutu layanan. Berlandaskan Teori Pemangku Kepentingan dan Teori Kualitas Pelayanan (SERVQUAL), program ini mengimplementasikan Sistem Manajemen Pelayanan dan Komunikasi Administrasi Terpadu (Simpel-KAT). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif melalui workshop interaktif Pelayanan Prima, simulasi penanganan keluhan berbasis metode H.E.A.T, serta penyusunan draf komunikasi digital menggunakan Google Workspace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif peserta sebesar 22% hingga 25%, tingkat keberhasilan 85% dalam simulasi resolusi konflik, serta pemangkasan waktu penyusunan administrasi hingga 60%. Selain itu, program ini sukses mengubah pola pikir TAS menjadi duta sekolah (brand ambassador) yang proaktif. Hasil tersebut menggarisbawahi pentingnya intervensi terstruktur untuk memodernisasi tata kelola non-akademik sekolah demi mewujudkan pendidikan berkualitas.
Copyrights © 2026