Pembelajaran IPAS di sekolah dasar mitra masih didominasi metode ceramah dan buku cetak sehingga materi abstrak sulit dipahami siswa yang masih berpikir konkret, sementara kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran inovatif masih terbatas. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SDN 88 Kota Bengkulu dalam menyusun dan menerapkan multimedia interaktif berbasis Virtual Reality (VR) yang diintegrasikan dengan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan model Problem Based Learning (PBL). Kegiatan dilaksanakan menggunakan strategi action research dengan tahapan identifikasi masalah melalui Focus Group Discussion, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan, melibatkan 22 tenaga pendidik. Guru dilatih menyusun modul ajar TPACKāPBL dan memproduksi media VR menggunakan Canva, Assemblr EDU, serta perangkat VR Box, kemudian menerapkannya pada pembelajaran materi Sistem Tata Surya di kelas VI B yang diikuti 26 siswa. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan capaian pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator keberdayaan mitra: pemahaman dan keterampilan menyusun media VR meningkat dari 46,50% menjadi 85,00%, keterampilan pembelajaran menggunakan media VR meningkat dari 45,00% menjadi 87,50%, dan pelayanan pembelajaran di kelas meningkat dari 60,00% menjadi 90,50%. Luaran yang dicapai meliputi media VR karya guru, modul ajar, buku panduan, dan video tutorial. Kegiatan ini berimplikasi pada penguatan tata kelola pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar dan menyediakan model pelatihan produksi media imersif yang berpijak pada landasan pedagogis.
Copyrights © 2026