Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Market Day: Strategi Menumbuhkan Literasi Finansial pada Siswa SDN 88 Kota Bengkulu Yusnia Yusnia; Debi Heryanto; Neza Agusdianita; Pebrian Tarmizi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91598

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan finansial pada siswa kelas 2A-B, 3A-B, dan 5A-B. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi. Observasi dilakukan dengan memperhatikan tiga prioritas indikator literasi finansial yang belum dikuasai oleh siswa, yaitu ; (1) Pemahaman siswa mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. (2) Kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan prioritas pengeluaran. (3) Kemampuan siswa untuk mengenali simbol dan terminologi dasar yang berhubungan dengan uang dan bank.  Selama kegiatan Market Day, siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan konsep-konsep finansial tersebut dalam konteks simulasi pasar yang mereka kelola sendiri. Setiap kelompok siswa bertanggung jawab untuk menjalankan "toko" mereka, termasuk menentukan barang yang akan dijual, menetapkan harga, dan mengelola pendapatan serta pengeluaran mereka. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membuat keputusan finansial yang bijaksana, memahami pentingnya perencanaan keuangan, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola uang secara efektif. Hasil dari kegiatan Market Day menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi finansial siswa. Siswa menjadi lebih mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih terampil dalam menentukan prioritas pengeluaran.
Penerapan Strategi Outing Class untuk Meningkatkan Aspek Pengetahuan Sejarah Bengkulu Siswa Kelas IV SDN 88 Kota Bengkulu Debi Heryanto; Yusnia Yusnia; Pebrian Tarmizi; Devi Fitriani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92387

Abstract

Pembelajaran sejarah memiliki peranan penting dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memahami perjalanan bangsa. Namun, seringkali pembelajaran sejarah di sekolah dasar dirasa kurang menarik dan cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan strategi outing class dalam meningkatkan aspek pengetahuan sejarah Bengkulu siswa kelas IV di SDN 88 Kota Bengkulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Outing class dilakukan dengan mengunjungi Museum Bengkulu, di mana siswa diperkenalkan dengan artefak, foto, dan dokumen sejarah yang berkaitan dengan Bengkulu. Pembelajaran dilakukan dengan metode eksploratif, dengan guru berperan sebagai fasilitator. Temuan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, peningkatan motivasi dan minat belajar, serta pengembangan keterampilan sosial dan berbahasa. Kendati demikian, beberapa tantangan seperti logistik dan pengelolaan waktu perlu diatasi. Kesimpulannya, penerapan outing class di Museum Bengkulu efektif dalam meningkatkan pembelajaran sejarah siswa kelas IV, dan direkomendasikan untuk diadopsi lebih luas dalam kurikulum pendidikan.
Hubungan Program Adiwiyata dengan Literasi Lingkungan Siswa di SDN 02 Kota Bengkulu Yusnia Yusnia; Nadiyes Rizki; Pebrian Tarmizi; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107492

Abstract

This type of research is quantitative. The population is all students at SD 02 Bengkulu City, totaling 358 students. Sampling was taken using the Probability Sampling technique, namely the Proportionate Stratified Random Sampling technique of 20% so that a sample of 72 students was obtained. The instruments used were a student perception questionnaire about the adiwiyata program and a student environmental literacy questionnaire. The research instrument used a closed questionnaire using a Likert scale. The data analysis used is a prerequisite test using the normality test, correlation analysis, namely the variable significance test and the coefficient of determination test. The results of this research show that there is a significant relationship between student participation in student perceptions about the adiwiyata program and environmental literacy. These results are proven by the sig (2-tailed) value of 0.000, significance ≤ 0.05 with a Pearson correlation value of 0.434, a sign that the correlation coefficient is positive. The magnitude of the student participation variable in students' perceptions of the Adiwiyata program with an environmentally caring attitude is 45.1%.Permasalahan lingkungan saat ini telah menjadi topik yang kian mendesak, terutama karena tingkat kesadaran manusia dalam menjaga keberlanjutannya masih berada pada level yang perlu ditingkatkan. Berbagai faktor penyebab krisis lingkungan dapat ditelusuri dari perilaku manusia itu sendiri, di mana pola pikir yang materialistik, pandangan antroposentris, ketergantungan pada sains semata, gaya hidup yang berlebihan dalam konsumsi, serta kebijakan pembangunan yang cenderung mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan berkontribusi signifikan terhadap kondisi ini. Penelitian yang dilakukan bersifat kuantitatif, dengan populasi yang mencakup seluruh siswa di SD 02 Kota Bengkulu sebanyak 358 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Probability Sampling, khususnya Proportionate Stratified Random Sampling, yang menghasilkan 72 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa angket yang mengukur persepsi siswa terhadap program adiwiyata dan literasi lingkungan, dengan menggunakan format angket tertutup dan skala Likert. Analisis data mencakup uji prasyarat normalitas, analisis korelasi, serta uji signifikansi variabel dan koefisien determinasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara partisipasi siswa dalam persepsi terhadap program adiwiyata dengan literasi lingkungan yang mereka miliki. Hasil ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang menunjukkan relevansi signifikan (≤0,05) serta nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,434 yang mencerminkan hubungan positif antara kedua variabel. Dengan kata lain, sebesar 45,1% partisipasi peserta didik dalam persepsi siswa mengenai program adiwiyata berpengaruh terhadap sikap peduli lingkungan yang ditunjukkan oleh siswa.
Pendampingan Peningkatan Literasi Sains Siswa bagi Guru Melalui Model TGT Berbantuan Multimedia Interaktif Menggunakan Canva Endang Widi Winarni; Abdul Muktadir; Yusnia Yusnia; Debi Heryanto; Sovia Lorenza
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.107683

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam pembuatan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini berfokus pada pendampingan guru SD dalam penggunaan aplikasi Canva untuk menciptakan multimedia interaktif berbasis model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Model ini tidak hanya meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan materi, tetapi juga membantu siswa berpartisipasi aktif dalam proses belajar, khususnya pada pembelajaran IPA. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi guna mendukung literasi sains siswa. Melalui pelatihan ini, guru diharapkan dapat menciptakan kondisi belajar yang inovatif, mendorong literasi sains yang lebih baik di kalangan siswa, serta berkontribusi pada pendidikan yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Pemecahan Masalah Matematika Pendidikan Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Mahasiswa Pendidikan Dasar Neza Agusdianita; Endang Widi Winarni; Abdul Muktadir; Osa Juarsa; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107391

Abstract

This study aims to analyze the needs in the development of mathematics problem-solving teaching materials for elementary education students in Indonesia, focusing on the existing challenges in mathematics education, particularly the low problem-solving abilities among students. The method employed is Research and Development (R&D) utilizing the ADDIE model, which comprises five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation; however, this study only utilized the Analysis stage. Data were collected through questionnaires involving 30 students to explore their perceptions regarding the importance of problem-solving skills and the available teaching materials. The research findings indicate a significant gap in the quality and relevance of the current teaching materials, as well as a need for additional, more contextual teaching resources. The study concludes that the development of teaching materials that are responsive to the needs of students is crucial for enhancing problem-solving skills in mathematics education and fostering a generation of more competent educators.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pengembangan bahan ajar pemecahan masalah matematika untuk mahasiswa pendidikan dasar di Indonesia, di mana tantangan dalam pendidikan matematika terutama terletak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah mereka. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi namun pada penelitian ini hanya menggukan tahap Analisis. Data dikumpulkan melalui angket yang melibatkan 30 mahasiswa untuk menggali persepsi mereka terhadap pentingnya kemampuan pemecahan masalah dan bahan ajar yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan dalam kualitas dan relevansi bahan ajar saat ini, serta kebutuhan akan bahan ajar tambahan yang lebih kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa sangat penting untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dalam pendidikan matematika, serta menciptakan generasi pendidik yang lebih kompeten.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantuan Media Educandy Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa Iluh Metta Wimala Suni; Neza Agusdianita; Nani Yuliantini; Irfan Supriatna; Yusnia Yusnia; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107278

Abstract

This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Educandy media on student interest in learning grade V mathematics in SDN cluster III Bengkulu City. This quantitative research uses the quasy experiment method and the Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample consisted of class VB students of SDN 03 Bengkulu City as the experimental class and class V students of SDN 57 Bengkulu City as the control class obtained through cluster random sampling. Non-test instruments to measure interest in learning in the form of a final questionnaire and initial questionnaire. The results of hypothesis testing in the experimental class showed that the tcount value using Equal Variences Assumed = 2.587 and the Sig. (2-tailed) value is 0.013 and the ttable distribution value is 2.021, so that the tcount> ttable (2.587> 2.021) and Sig. (2-tailed) 0.013 < 0.05. So there is an influence on this study.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang didukung oleh media Educandy terhadap minat belajar siswa dalam pelajaran matematika di kelas V SDN Gugus III Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi dan desain penelitian "The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design". Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VB SDN 03 Kota Bengkulu yang berfungsi sebagai kelompok eksperimen, serta siswa kelas V SDN 57 Kota Bengkulu yang berperan sebagai kelompok kontrol, yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur minat belajar siswa yang diberikan sebelum dan setelah intervensi pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan uji hipotesis. Nilai thitung diperoleh sebesar 2,587 dengan nilai Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,013, di mana nilai distribusi ttabel adalah 2,021. Dengan demikian, thitung lebih besar dari ttabel (2,587 > 2,021) dan nilai Sig.(2-tailed) berada di bawah tingkat signifikansi 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari model TGT berbantuan Educandy terhadap minat belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran yang inovatif dan interaktif seperti TGT dapat meningkatkan minat belajar siswa di bidang matematika.
Pendampingan Penerapan Literasi Matematika dengan Konteks Budaya Tabut pada Pembelajaran Konsep Geometri dan Pengukuran Neza Agusdianita; Endang Widi Winarni; Abdul Muktadir; Osa Juarsa; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.107684

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi matematika siswa melalui pendekatan berbasis budaya lokal, dengan fokus pada konten budaya Tabut dalam pembelajaran geometri dan pengukuran. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan bagi guru di SDN 88 Kota Bengkulu melalui seminar, persiapan perangkat pembelajaran, pendampingan praktik kelas, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dan keterampilan guru, dari rata-rata nilai pretest siswa 50,25 menjadi posttest 92,25, serta nilai guru meningkat dari 70,00 menjadi 95,00. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi budaya dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman konsep yang diajarkan serta relevansi pendidikan. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi alternatif efektif dalam pendidikan matematika yang kontekstual.
Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran Berbasis STEAM-PBL Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pelajaran Matematika Kelas V Gugus XIV Kota Bengkulu Ferdian Saputra; Neza Agusdianita; Yusnia Yusnia; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107317

Abstract

This quantitative study investigated the effect of STEAM-PBL-based learning videos on the mathematical problem-solving abilities of fifth-grade students in Cluster XIV of Bengkulu City. Using the Matching Only Pretest-Posttest Control Group design, this study involved fifth-grade students from SDN 42 and 45 of Bengkulu City who were selected through Cluster Random Sampling. The instrument in the form of an essay test (pretest and posttest) was used to measure problem-solving abilities. Data analysis included descriptive, prerequisite tests, and hypothesis tests (t-tests). The results showed that the average mathematics score of the experimental class (72.36) was significantly higher than the control class (30.94), with an average difference of 41.42 and a Sig.(2-tailed) value = 0.000 <0.05. Thus, it can be concluded that the use of STEM-PBL-based learning videos has a significant effect on students' mathematical problem-solving abilities.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penggunaan video pembelajaran berbasis STEM-PBL terhadap kemampuan siswa kelas V dalam memecahkan masalah matematika di Gugus XIV Kota Bengkulu. Menggunakan desain penelitian The Matching Only Pretest-Posttest Control Group, siswa dari kelas V A SDN 42 dan 45 Kota Bengkulu dijadikan subjek penelitian melalui metode Cluster Random Sampling. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur dengan instrumen tes esai yang terdiri dari pretest dan posttest. Untuk menganalisis data, penelitian ini melibatkan sejumlah tahapan, termasuk analisis deskriptif, uji prasyarat, serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan matematika siswa di kelas eksperimen (72,36) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (30,94), dengan selisih rata-rata sebesar 41,42 dan nilai Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil daripada 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan video pembelajaran yang berbasis STEM-PBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Pengaruh Penggunaan E-LKPD IPAS Materi Situs-Situs Peninggalan Sejarah terhadap Literasi Sejarah SDN Gugus XIV Kota Bengkulu Rodes Oktalim Simarangkir; Yusnia Yusnia; Debi Heryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.107687

Abstract

Peningkatan pengetahuan sejarah di Indonesia masih menjadi tantangan yang mendesak, mengingat rendahnya pemahaman sejarah di kalangan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam penyampaian materi sejarah agar lebih mudah diakses dan dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan E-LKPD IPAS yang berfokus pada situs-situs peninggalan sejarah terhadap kemampuan literasi sejarah siswa di SDN gugus empat belas Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah quasy experiment dengan desain The Matching Only Pretest-Postest Control Group Design. Untuk mengukur hasil, penelitian ini mengadopsi instrumen berupa lembar tes uraian dengan total lima soal. Tes dilakukan dua kali: sebelum dan setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest pada kelompok eksperimen mencapai 81,2, sedangkan kelompok kontrol hanya 75,17. Hasil analisis uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,045, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan E-LKPD IPAS telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan literasi sejarah para siswa di SDN gugus XIV Kota Bengkulu.