Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi dalam konseling terhadap pengurangan stres siswa di SMAN 2 Pangkep. Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan one-group pretest-posttest, penelitian melibatkan 41 siswa kelas XI yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria skor Perceived Stress Scale (PSS-10) ≥ 20. Intervensi berupa teknik relaksasi (pernapasan dalam, relaksasi otot progresif, dan visualisasi terpandu) diberikan dalam 6 sesi konseling individual selama 3 minggu. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan penurunan signifikan tingkat stres (Z = -5.243, p < 0.001) dengan effect size besar (d = -1.52). Sebanyak 82,9% siswa menunjukkan penurunan skor stres, tanpa ada yang mengalami peningkatan. Temuan ini membuktikan efektivitas teknik relaksasi dalam konseling untuk mengurangi stres siswa SMA dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan periode follow-up yang lebih Panjang
Copyrights © 2025