Kegiatan Mandarin Goes to Mall adalah sebuah bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memanfaatkan pameran produk digital mahasiswa sebagai sarana edukasi publik dalam bidang bahasa dan budaya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi budaya serta pemahaman lintas bahasa masyarakat, khususnya terkait dengan etika berwisata dan keberagaman budaya Indonesia dan Tiongkok. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai proyek akhir mata kuliah Mandarin Pariwisata yang berbasis Project-Based Learning (PjBL), yang melibatkan mahasiswa dalam pembuatan berbagai produk digital, termasuk buku saku wisata trilingual, infografis budaya, dan video promosi pariwisata Indonesia-Tiongkok. Metode yang digunakan adalah pameran publik yang diselenggarakan di pusat perbelanjaan (Phinisi Point Mall) untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan memberikan edukasi yang praktis dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme pengunjung serta peningkatan keterampilan mahasiswa dalam komunikasi publik, literasi digital, dan kerja tim. Pameran ini berhasil menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan edukasi masyarakat, serta memperkuat peran pameran publik sebagai strategi inovatif dalam pengabdian masyarakat berbasis pendidikan
Copyrights © 2025