Perkembangan teknologi begitu masif, sehingga salah satunya berdampak pada dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKPD microlearning berbasis etnopedagogi dan case study yang dirancang untuk melatih kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analysis, design, dan development; tahap implementation dan evaluation efektivitas belum dilakukan. Penelitian dilaksanakan di MTs Santri Perbatasan Timur pada Juni–November 2024. Produk ditujukan untuk peserta didik kelas VII, tetapi pada tahap penelitian ini belum dilakukan uji coba kepada peserta didik. Produk dikembangkan dalam unit belajar singkat yang memuat konteks budaya lokal, studi kasus pencemaran lingkungan, aktivitas identifikasi masalah, pengembangan solusi, dan evaluasi solusi. Kelayakan produk dinilai oleh dua ahli materi dan dua ahli media, sedangkan kepraktisan awal dinilai oleh satu guru IPA sebagai praktisi. Hasil validasi menunjukkan kelayakan materi sebesar 90,80% dan kelayakan media sebesar 91,67%, keduanya termasuk kategori sangat layak. Penilaian praktisi sebesar 93,33% menunjukkan kategori sangat baik pada aspek desain pembelajaran, kemenarikan dan kemudahan, serta karakteristik microlearning. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak untuk dilanjutkan ke tahap uji coba peserta didik. Penelitian ini belum membuktikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah secara empiris sehingga efektivitas produk perlu diuji pada penelitian lanjutan
Copyrights © 2026