Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan alat percobaan muai panjang zat padat sebagai alat praktikum fisika pada materi pemuaian Selestina Kostaria Jua; Sarwanto Sarwanto; Sukarmin Sukarmin
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.162 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat percobaan muai panjang zat padat sederhana, yang berfungsi menunjukkan faktor-faktor penyebab terjadinya muai panjang dan menghitung nilai koefisien muai panjang (α) benda. Benda yang diukur koefisien muai panjangnya adalah kawat bendrat aluminium dan kawat besi. Pengembangan alat percobaan muai panjang ini merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan modul pembelajaran. Alat percobaan muai panjang ini diujicobakan dan diterapkan oleh siswa SMA kelas X saat mempelajari konsep suhu dan pemuaian. Berdasarkan percobaan siswa, alat percobaan muai panjang dapat menunjukkan pengaruh dan hubungan antara panjang awal (L), koefisien muai panjang (α), dan pertambahan suhu (ΔT) dengan muai panjang (ΔL) kawat. Selain itu, berdasarkan perhitungan salah satu hasil percobaan siswa, koefisien muai panjang kawat bendrat aluminium dan kawat besi berturut-turut bernilai sebesar dan .
Analisis Validasi Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Kinesthetic, Intellectual, Visual, Auditory, dan Repetition Selestina Kostaria Jua; Kristina Uskenat; Tutik Yuliatun
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 2 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i2.187

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji kelayakan modul pembelajaran fisika berbasis kinesthetic, intellectual, visual, auditory, repetition untuk mengukur keterampilan pemecahan masalah pada materi Suhu dan Kalor tingkat sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R & D) dengan model prosedural. Kelayakan modul dianalisis melalui validasi materi, bahasa, kegrafisan, pembelajaran dan penyajian oleh para ahli, guru, dan teman sejawat. Pelaksanaan validasi dilakukan melalui penilaian modul menggunakan lembar penilaian validasi. Data hasil validasi dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui presentase dan kategori kelayakan modul. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh presentase rata-rata kelayakan modul pada aspek materi mencapai 78,82%, bahasa 81,25%, kegrafisan 95,54%, serta pembelajaran dan penyajian 87,07%. Skor rata-rata ideal 84,01% dan presentasenya lebih besar dari presentase natural cut of point. Melalui analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis kinesthetic, intellectual, visual, auditory, repetition, layak diujicobakan dalam skala kecil di sekolah.
Efektivitas Media Pembelajaran Kahoot! dalam Mengukur Pemahaman Konsep Suhu dan Kalor Tutik Yuliatun; Kristina Uskenat; Selestina Kostaria Jua
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v1i6.1208

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of kahoot! learning media. in measuring the understanding of the concept of temperature and heat. The subjects of this study were 33 class VII students of MTs Al Ikhlas. The research model used is descriptive quantitative with the test instrument used in this study, namely 9 multiple choice questions with 4 answer options. The results of the analysis in this study showed that of the nine items, there were 1 item in the very good category, 5 items good, 1 item sufficient, and 2 items not very good. On effectiveness, from the analysis and discussion it was found that the learning media kahoot! quite effective in measuring understanding of the concepts of temperature and heat with a percentage of 67%, with several factors including students' understanding of concepts, accuracy in answering questions, maximizing the use of time, and stability of the internet network.
Pengembangan Tes IPA Dua Tingkat Berbasis Permainan Jumanji Untuk Mengukur Pemahaman Konsep Tutik Yuliatun; Kristina Uskenat; Selestina Kostaria Jua
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 13 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2023.v13.i1.p39-47

Abstract

This study aims to develop a two-level Natural Science (IPA) test instrument based on the jumanji game in measuring understanding of the concept of work and simple planes. The research method in this case is a quantitative method with a modification of the development model. The measurement instrument developed in this study is a two-level science test or a reasoned multiple choice test specifically for the business chapter and simple planes. This research instrument that has been developed was tested on 256 students of SMP Abu Bakar. The results of this study indicate that a measurement instrument has been produced in the form of a two-level science test based on the jumanji game which can measure students' understanding of concepts about business and simple and reliable machines that are valid and reliable. These results are evidenced by the validity and reliability of the two-level science test, which are 0.83 and 0.53 respectively. Meanwhile, the achievement of students' understanding of concepts related to business and simple machines is 51% which is in the high category. The students' conceptual understanding measured using the two-level science test is high because it exceeds the minimum criteria that have been determined.
Efektivitas Penggunaan Alat Praktikum Osilator Pegas Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kristina Uskenat; Selestina Kostaria Jua; Tutik Yuliatun
Musamus Journal of Science Education Vol 5 No 1 (2022): Musamus Science Education Journal (MJOSE)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjose.v5i1.4851

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of the use of a spring oscillator practicum on students of SMA Negeri 1 Indramayu and SMA Negeri 2 Indramayu. The method used is the ADDIE model R & D method using a one group pretest-posttest design. The results showed that the calculation of the n-gain score of 0.688 and 0.680 obtained the interpretation of increasing student learning outcomes in the medium category. Meanwhile, students' responses to the spring oscillator practicum tool obtained an average score of 82.3% from the three aspects with the interpretation of the score "good". From the research data, it can be concluded that the use of a spring oscillator is effective in high school physics learning
Pelatihan PhET Simulations Bagi Guru Guna Mendukung Kegiatan Belajar dan Laboratorium Virtual Selestina Kostaria Jua
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpm.v2i2.2850

Abstract

Kegiatan praktikum IPA perlu dilakukan untuk membantu siswa memahami konsep yang diajarkan oleh guru saat proses pembelajaran di kelas. Akan tetapi, jika alat-alat praktikum di sekolah masih terbatas, maka kegiatan praktikum tidak dapat dilaksanakan dengan maksimal. Pelatihan ini membantu guru dalam menggunakan PhET Simulations, agar guru dapat membantu siswa melakukan eksperimen virtual dan digunakan sebagai salah satu media pembelajaran di kelas. Metode pengabdian yang digunakan adalah survei, sosialisasi, dan pelaksanaan. Pelatihan ini dilaksanakan di SMP Ibnu Sina Merauke, melibatkan guru IPA, matematika, sosial, dan bahasa. Para guru mengikuti pelatihan menggunakan simulasi online dan offline. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menggunakan PhET Simulations dalam kegiatan belajarnya bersama siswa.
Pendidikan Lingkungan Hidup Melalui Gerakan Pembersihan Pantai di Pantai Payum Papua Selestina Kostaria Jua; Ika Trisni Simangunsong; Almendo Imanuel Cesar Maturbongs
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developing countries such as Indonesia, have long struggled with environmental waste issues. Merauke also has trash problems, particularly in the Payum Beach area. Payum Beach has become a popular tourist destination, but unfortunately, the area is suffering from a lot of litter and pollution. This trash is feared to endanger the survival of Payum Beach's biodiversity and ecosystem diversity. Concerns about the potential threat to public health from garbage have been raised. As a result, the community launched a beach cleanup movement to emphasize the significance of keeping Payum Beach clean. This service activity's stages include situation analysis or survey, licensing process, service activity implementation, and activity evaluation. The cleanup effort at Payum Beach covered a distance of 700-800 meters from the starting point. During the cleanup activity, the volunteers collected nine pieces of plastic trash. I have corrected the grammar and punctuation errors. The trash was disposed of at the Merauke Waste Disposal Site (TPS). The final section is an evaluation, in which the service team returned to Payum Beach after one week of service implementation to assess the extent of the success of the beach cleanup movement.
Pelatihan Literasi Baca Bermuatan Pendidikan Inklusif pada Anak Asli Papua Suku Asmat Novike Bela Sumanik; Selestina Kostaria Jua; Leonora Puspa
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.781

Abstract

Literasi baca perlu diterapkan sedari dini, karena merupakan periode emas dalam perkembangan otak manusia. Membaca merupakan dasar yang perlu dibangun. Pemberantasan buta aksara merupakan program pendidikan non formal dimana pemerintah berupaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengentaskan kebodohan dan kemiskinan. Daerah Onggatmit Merauke, Papua Selatan merupakan daerah yang didiami oleh Orang Asli Papua dari suku Asmat atau yang dikenal dengan daerah Primapun. Kondisi sosial masyarakat pada daerah ini masih memiliki perekonomian dalam kategori kurang mampu, yang berdampak bagi anak-anak. Hal ini dikarenakan anak-anak harus membantu orang tua dalam bekerja, oleh karena itu kebutuhan belajar dikesampingkan. Akibatnya anak-anak suku Asmat Primapun memiliki literasi baca yang rendah, terlebih terdapat anak-anak yang buta aksara. Upaya untuk membantu memberantas buta aksara perlu mendapatkan perhatian serius. Peningkatan pengetahuan bagi anak-anak suku Asmat di Merauke sangat diperlukan, salah satunya dengan pelatihan literasi baca bermuatan pendidikan inklusif. Tahapan pengabdian ini ada 5 tahap meliputi tahap persiapan, tahapan penyusuan bahan pelatihan, tahap sosialisasi, tahap implementasi, tahap monitoring dan evaluasi. Jumlah anak-anak yang mengikuti pelatihan sebanyak 40 anak. Metode pelatihan adalah observasi, ceramah, persiapan alat dan bahan, pelatihan, pendampingan, diskusi dan evaluasi. Pengabdian ini berlangsung selama 1 bulan dari bulan November hingga Desember 2023. Kegiatan pengabdian ini telah berjalan dengan lancar terbukti tercapainya indikator luaran yaitu mampu mengenali huruf, mampu mengeja, dan mampu membaca.
ANALISIS HASIL PEMBELAJARAN FISIKA PETERNAKAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Jua, Selestina Kostaria; Yuliatun, Tutik
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i1.57187

Abstract

Menganalisis hasil dan kesulitan belajari mahasiswa selama proses perkuliahan, membantu pengajar dalam memahami karakter, kemampuan, dan pemahaman konsep fisika dasar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menganalisis tugas, kuis, dan hasil tes mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah soal-soal esai yang diselesaikan oleh 17 mahasiswa aktif semester II jurusan peternakan. Jawaban mahasiswa dianalisis menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah. Rata-rata hasil belajar mahasiswa mencapai nilai 62,67 dan dikategorikan cukup dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 58,82%. Kesulitan-kesulitan belajar yang dialami oleh mahasiswa antara lain: 1) latar belakang pendidikan sekolah menengah atas bukan dari jurusan IPA atau eksata; 2) mahasiswa tidak memahami dan kurang menguasai konsep-konsep dasar fisika; 3) rasa takut karena pelajaran fisika banyak rumus dan pemecahan masalah; 4) tidak mengetahui peran ilmu fisika dalam bidang peternakan; 5) kesulitan menerapkan operasi hitung dasar; 6) malu bertanya dan bekerja sama; dan 7) kesiapan pengajar dan memilah konsep-konsep fisika yang sesuai dengan bidang ilmu peternakan.
Peningkatan Kompetensi Guru SMA Papua Pegunungan melalui Pelatihan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Andi Reski; Jua, Selestina Kostaria; Uskenat, Kristina; Simbolon, Merta
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v3i4.4379

Abstract

This community service activity aims to improve the competence of high school teachers in Mountainous Papua through training on the use of the Merdeka Teaching platform. This activity is designed as an effort to support the implementation of the Independent Curriculum which requires teachers' skills in utilizing technology and innovative learning methods. This training is designed comprehensively including initial needs analysis, delivery of material about platform features, simulation of use in the context of learning, and continuous mentoring. The results of the analysis of responses to PKM activities showed a significant increase in teachers' understanding of the functions and benefits of the independent teaching platform. In addition, teachers can apply training materials into the learning process such as integrating digital technology in the project-based learning process, carrying out authentic assessments and developing innovative teaching tools. Based on the results of the analysis, it is indicated that practice-based, simulations and continuous training can be an effective strategy in improving teachers' professional competence, especially in areas that face limited access to technology and educational resources.