Kemacetan perkotaan menurunkan efisiensi sistem transportasi melalui peningkatan volume lalu lintas, penurunan kecepatan, dan bertambahnya waktu tempuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi implementasi Customized Bus (CB) sebagai alternatif angkutan publik pada koridor Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, menggunakan pendekatan sistem dinamik. Model dikembangkan dari data Dinas Perhubungan dan SAMSAT tahun 2015-2020 serta variabel pendukung berupa volume dan jenis kendaraan, kapasitas jalan, kecepatan rata-rata, cuaca, kecelakaan, perbaikan jalan, gerak U-turn, waktu tunda sinyal, dan waktu tempuh. Tahapan penelitian meliputi identifikasi masalah dan variabel, penyusunan causal loop diagram dan stock and flow diagram, formulasi model, validasi, serta simulasi skenario periode 2018-2030. Skenario CB menggunakan asumsi kapasitas 40 penumpang per unit dan rata-rata okupansi kendaraan ringan dua orang per unit. Hasil simulasi menunjukkan penurunan volume kendaraan ringan sebesar 5,34-5,86%, peningkatan kecepatan rata-rata sebesar 0,08-0,10 km/jam, dan pengurangan waktu tempuh maksimum 0,001 jam atau sekitar 3,6 detik. Temuan ini menunjukkan bahwa CB berpotensi mengurangi volume kendaraan ringan, namun dampaknya terhadap kecepatan dan waktu tempuh masih relatif kecil pada asumsi skenario yang digunakan. Model dapat digunakan sebagai alat evaluasi awal sebelum pengujian kebijakan dengan tingkat adopsi yang lebih beragam
Copyrights © 2026