Stres kerja menjadi isu penting dalam birokrasi publik, terutama pada unit yang berhubungan langsung dengan layanan finansial masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tekanan psikologis, faktor penyebab, dan strategi koping pegawai Departemen Pencairan Klaim PT TASPEN (Persero). Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan sepuluh pegawai yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil menunjukkan bahwa tekanan psikologis meliputi kecemasan akibat risiko kesalahan, tekanan waktu dan ekspektasi peserta, serta rasa takut terhadap konsekuensi hukum. Faktor yang memengaruhi antara lain prosedur birokratis kompleks, keterbatasan sistem, dan budaya organisasi yang menormalisasi tekanan. Strategi koping yang muncul mencakup regulasi diri, dukungan sosial, kepatuhan pada SOP, serta pendekatan religius. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan organisasi yang peka terhadap kesehatan mental untuk menjaga kinerja dan kesejahteraan pegawai.
Copyrights © 2026