Desa Wonokerso memiliki potensi produksi jagung yang dapat mendukung sektor pertanian dan peternakan unggas, namun sebagian hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk jagung pipilan dengan nilai tambah yang relatif terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) Menirtech Machine untuk meningkatkan efisiensi pengolahan jagung pipilan menjadi jagung menir, kemampuan operasional, serta keterampilan perawatan mesin bagi mitra. Metode meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan dan manufaktur mesin, implementasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan kapasitas mesin sebesar 357,85 kg/jam pada putaran rendah, 456,27 kg/jam pada putaran sedang, dan 641,71 kg/jam pada putaran tinggi, dengan hasil jagung menir relatif seragam. Peserta mampu mengoperasikan mesin dan melakukan perawatan dasar secara mandiri. Teknologi ini juga membuka peluang usaha pengolahan dan jasa penggilingan jagung berbasis kelompok. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan TTG yang disertai pelatihan dan pendampingan dapat mendukung pemanfaatan hasil pertanian secara lebih produktif dan memperkuat kemandirian kelompok masyarakat.
Copyrights © 2026