Kemampuan literasi sains merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik kelas IV MI Muhammadiyah 1 Payaman masih rendah karena pembelajaran belum menerapkan model yang berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan kemampuan literasi sains melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dalam setiap siklus mengikuti berisi perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Subjek penelitian adalah 14 peserta didik kelas IV dengan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes literasi sains (pretest dan posttest), serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 65,1% menjadi 86,6%, aktivitas peserta didik meningkat dari 62,5% menjadi 98,4%, dan ketuntasan kemampuan literasi sains meningkat dari 64,3% pada siklus I menjadi 92,9% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan literasi sains peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026