Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 11 No. 3 (2026): September

Optimalisasi Penggunaan Kapsul Nabati sebagai Kemasan Alternatif yang Aman dan Sehat untuk Produk Diversifikasi Madu di Kampung Industri Madu Kabupaten Kediri

Setiawan, Deny (Unknown)
Fitriyati, Umi (Unknown)
Utomo, Muhammad Andry Prio (Unknown)
Firdaus, Zahra (Unknown)
Farid, Andi Muhammad Miftah (Unknown)
Roediy, Ocha Tarra Earlya (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan karena bee pollen yang dihasilkan mitra Kampung Wisata Madu di kawasan Kampung Industri Madu Kabupaten Kediri masih dominan dijual sebagai bahan mentah dan belum dikembangkan menjadi bentuk produk yang praktis. Kegiatan bertujuan mendiversifikasi bee pollen melalui kapsul nabati dan mentransfer keterampilan pengisian kapsul secara semiaseptis. Program menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui identifikasi aset dan masalah, perancangan bersama mitra, demonstrasi, praktik menggunakan papan pengisi kapsul, serta evaluasi awal. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juni 2024 pukul 08.30-11.30 dan diikuti 20 petani madu/pengurus mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta dapat mengikuti urutan praktik, contoh produk kapsul bee pollen berhasil dibuat, papan pengisi kapsul diserahkan kepada mitra, dan produk awal mulai dipasarkan. Survei kepuasan satu butir menunjukkan 17 peserta (85%) menilai kegiatan sangat bermanfaat dan 3 peserta (15%) menilai bermanfaat. Kegiatan ini menunjukkan penerimaan awal yang positif dan menghasilkan bentuk diversifikasi yang mulai diadopsi mitra. Namun, data tersebut belum membuktikan peningkatan kompetensi, mutu, keamanan, daya simpan, dampak lingkungan, penerimaan konsumen, maupun peningkatan penjualan sehingga aspek-aspek tersebut memerlukan pengujian dan pendampingan lanjutan. Bee Pollen Product Diversification through Plant-Based Capsules in the Honey Industry Village, Kediri Regency Abstract This community service program was initiated because bee pollen produced by the partner, the Honey Tourism Village in the Honey Industry Village area of Kediri Regency, was still mainly sold as a raw material and had not been developed into a practical product form. The program aimed to diversify bee pollen through plant-based capsules and transfer semi-aseptic capsule-filling skills. It employed an Asset-Based Community Development (ABCD) approach consisting of asset and problem identification, joint program design, demonstrations, hands-on practice using a capsule filling board, and an initial evaluation. The activity was held on 22 June 2024 from 08:30 to 11:30 and involved 20 beekeepers and partner administrators. Participants were able to follow the practice sequence, initial bee pollen capsule samples were produced, a capsule filling board was provided to the partner, and the initial product began to be marketed. A one-item satisfaction survey showed that 17 participants (85%) rated the activity as very useful and 3 participants (15%) as useful. The activity received positive initial acceptance and generated a product-diversification form that the partner began to adopt. However, the available data do not demonstrate improvements in competence, product quality, safety, shelf life, environmental impact, consumer acceptance, or sales; these aspects require further testing and follow-up assistance.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

linov

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and ...