Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 11 No. 3 (2026): September

Program Edukasi Pencegahan Cedera Dan Self-Massage Olahraga Berbasis Lapangan Dalam Meningkatkan Kesiapan Pra-Kompetisi Atlet Sepak Bola Wanita Kota Banjarbaru

Rachman, Aryadi (Unknown)
Arifin, Ramadhan (Unknown)
Mashud, Mashud (Unknown)
Warni, Herita (Unknown)
Nurdiansyah, Nurdiansyah (Unknown)
Amirudin, Akhamd (Unknown)
Candra, Hardyan (Unknown)
Putri, Meliyani (Unknown)
Haqqi, Muhammad Hafiz Ihsanul (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Atlet sepak bola wanita memiliki risiko cedera yang lebih tinggi dibandingkan atlet pria, khususnya pada fase pra-kompetisi akibat peningkatan intensitas latihan yang tidak diimbangi dengan program pemulihan terstruktur. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan fisik pra-kompetisi atlet sepak bola wanita Kota Banjarbaru melalui program edukasi pencegahan cedera berbasis stretching terstruktur dan self-myofascial release (SMR) menggunakan foam roller. Program dilaksanakan pada tanggal 4–31 Mei 2026, diawali tahap persiapan modul/SOP dan koordinasi mitra, dilanjutkan pelaksanaan lapangan dalam empat pertemuan (10, 17, 24, dan 31 Mei 2026) yang melibatkan 27 atlet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sit and reach test, serta Visual Analog Scale (VAS), dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman atlet dari rata-rata 9,74 menjadi 14,52 (p < 0,001), peningkatan fleksibilitas dari 9,59 cm menjadi 13,74 cm (p < 0,001), dan penurunan skor nyeri otot dari 5,70 menjadi 0,37 (p < 0,001). Seluruh variabel menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) dengan besaran efek (Cohen's d) yang besar. Program edukasi pencegahan cedera berbasis stretching dan self-myofascial release menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan, fleksibilitas, dan menurunkan nyeri otot atlet sepak bola wanita sebagai bagian dari kesiapan pra-kompetisi, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDG 3 dan konteks kesetaraan akses layanan olahraga (SDG 5). Stretching and Self-Myofascial Release Based Injury Prevention Education for Female Football Athletes in Banjarbaru City Abstract Female soccer athletes face a higher injury risk than male athletes, particularly during the pre-competition phase due to increased training intensity without a structured recovery program. This community service program aimed to improve the pre-competition physical readiness of female soccer athletes in Banjarbaru City through an injury prevention education program based on structured stretching and self-myofascial release (SMR) using a foam roller. The program was conducted from May 4 to 31, 2026, beginning with module/SOP preparation and partner coordination, followed by field implementation across four sessions (May 10, 17, 24, and 31, 2026) involving 27 athletes. Evaluation used pre-test and post-test questionnaires, a sit and reach test, and the Visual Analog Scale (VAS), analyzed using a one-group pretest-posttest design with a Paired Sample t-Test. Results showed an increase in athletes' understanding from 9.74 to 14.52 (p < .001), an increase in flexibility from 9.59 cm to 13.74 cm (p < .001), and a decrease in muscle pain scores from 5.70 to 0.37 (p < .001). All variables showed significant differences (p < .05) with large effect sizes (Cohen's d). The injury prevention education program based on stretching and self-myofascial release showed positive effects on improving knowledge, flexibility, and reducing muscle soreness in female soccer athletes as part of pre-competition readiness, while also contributing to the achievement of SDG 3 and the broader context of equitable access to sport-support services (SDG 5).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

linov

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and ...