Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA CLUB PUTRA TIDAR SAKTI SAMPIT Damayanti, Dila; Anggara, Norma; Arifin, Ramadhan
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.19059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar passing atas dan bawah pada pemain Club Putra Tidar Sakti Sampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli putra di Club Putra Tidar Sakti Sampit, dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Brady Test yang mengukur kemampuan passing atas dan bawah dalam waktu 60 detik dengan dua kali kesempatan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada kategori penilaian norma yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan passing para pemain bervariasi. Sebagian besar pemain berada pada kategori cukup dan baik, namun masih terdapat beberapa pemain yang berada dalam kategori kurang. Temuan ini mencerminkan perlunya peningkatan latihan teknik dasar secara berkelanjutan, khususnya pada aspek passing. Dapat disimpulkan bahwa evaluasi berkala dan pelatihan yang terstruktur sangat penting untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing pada pemain bola voli usia remaja di klub tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar atlet memiliki kemampuan passing atas yang sangat baik, sementara kemampuan passing bawah masih tergolong cukup dan perlu ditingkatkan. Latihan rutin yang terstruktur dan pengawasan dari pelatih sangat dianjurkan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar permainan bola voli.
Analysis of pre-match anxiety levels in U-14 players in SSAPJ Ampah football Akmal, M.; Nurdiansyah, Nurdiansyah; Arifin, Ramadhan
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol 15, No 1 (2025): VOLUME 15 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jm.v15i1.5507

Abstract

Kecemasan menjelang pertandingan merupakan tantangan psikologis yang signifikan bagi atlet muda, terutama pada usia 14 tahun yang berada dalam fase perkembangan emosional dan kognitif. Kecemasan yang tidak terkelola dapat berdampak negatif pada performa, motivasi, dan kesejahteraan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan menjelang pertandingan pada pemain sepak bola U-14 di SSAPJ Ampah dan mengidentifikasi kontribusi faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memengaruhi kondisi psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan instrumen berupa kuesioner skala likert sebanyak 42 item yang mencerminkan dua dimensi utama penyebab kecemasan. Subjek penelitian adalah 17 pemain aktif, yang dipilih melalui teknik total sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pemain mengalami kecemasan pada kategori sedang (41,18%) dan tinggi (23,53%), dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 81,06. Faktor ekstrinsik seperti tekanan dari pelatih, penonton, dan kondisi pertandingan cenderung lebih dominan memengaruhi kecemasan dibandingkan faktor intrinsik seperti pikiran negatif dan pengalaman pertandingan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kecemasan sebelum pertandingan merupakan masalah nyata yang perlu ditangani melalui pendekatan pelatihan yang komprehensif, meliputi aspek teknis, psikologis, dan sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih, orang tua, dan pengelola pembinaan atlet muda untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif yang berorientasi pada keseimbangan antara performa dan kesehatan mental atlet muda.
PENGARUH GAYA MENGAJAR INKLUSI TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS BACKHAND BULUTANGKIS PESERTA DIDIK KELAS VIII B SMP NEGERI 9 BANJARBARU Aulia Norliyani; Rakhman, Arie; Arifin, Ramadhan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i1.67107

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan gaya mengajar inklusi terhadap hasil belajar teknik dasar servis backhand bulutangkis pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 9 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 28 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan servis backhand bulu tangkis pada pretest dan posttest. Siswa menerima instruksi melalui gaya mengajar inklusi selama empat pertemuan, yang memungkinkan mereka memilih tingkat kesulitan latihan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan, dengan skor pretest rata-rata 6,29 dengan persentase 52,42% meningkat menjadi 9,39 dengan persentase 78,25% . Dengan persentase peningkatan sebesar 49,29% dari kondisi awal. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar inklusi efektif dalam meningkatkan hasil belajar keterampilan motorik dasar, khususnya dalam konteks pendidikan jasmani. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam pembelajaran olahraga di sekolah karena memberikan fleksibilitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong partisipasi aktif semua siswa tanpa memandang tingkat kemampuannya.
Analisis Kondisi Fisik Dominan Futsal Pada Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 1 Danau Panggang Asikin, Noor; Arifin, Ramadhan; Amirudin, Akhmad
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i2.1635

Abstract

Permasalahan pada penelitian adalah rendahnya kondisi fisik peserta didik ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Danau Panggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan fisik dominan pada program futsal di SMA Negeri 1 Danau Panggang yang merupakan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Danau Panggang yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara lengkap. Tes kondisi fisik pada beberapa komponen, antara lain ketahanan dengan multifitness test, kekuatan ledak otot tungkai dengan stand broad jump, kelincahan dengan agility run Illinois, dan kecepatan dengan sprint 30 meter, merupakan beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Keadaan fisik daya tahan kardiorespirasi (multifitness test) tergolong kurang (20%); kurang sekali (80%) dengan skor rata-rata 29,90; daya ledak otot tungkai (stand broad jump) tergolong baik (15%), sedang (20%), kurang (20%), kurang sekali (45%) dengan skor rata-rata 2,03; kelincahan (Illinois agility run test) tergolong sedang (15%); kurang (5%); kurang sekali (80%) dengan skor rata-rata 20,08; dan kecepatan (sprint 30 meter) tergolong cukup (10%); kurang (20%); kurang sekali (70%) dengan skor rata-rata 5,08. Pada seluruh tes kondisi fisik rata-rata kurang sekali. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi para peserta didik untuk terus mengasah kemampuan fisik mereka sehingga harapannya dapat meningkatkan prestasi dalam bermain futsal.
ANALISIS KECEPATAN TEKNIK TENDANGAN DHOLYO CHAGI TAEKWONDO PADA ATLET JUNIOR DI KOTA BANJARBARU Firdaus, Muhammad Riyadh; Amirudin, Akhmad; Arifin, Ramadhan
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.56387

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kecepatan tendangan dholyo chagi, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan adalah survei eksperimen, yaitu melakukan pengujian berdasarkan jaringan instrumen pengukur kecepatan tendangan dholyo chagi. Populasi penelitian hanya atlet taekwondo kota banjarbaru yang berjumlah 15 atlet yang terdiri dari 7 putra dan 8 putri. Dari information hasil penelitian diatas, diperoleh bahwa kecepatan tendangan dholyo chagi atlet taekwondo jumior di kota banjarbaru masuk pada kategori baik sekali dengan persentase 20% dengan jumlah sampel 15 orang, sedangkan 9 sampel lainnya masuk pada kategori baik dengan persentase sebanyak 60%, dan ada juga 3 orang masuk pada kategori cukup dengan presentase 20%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kecepatan tendangan dholyo chagi atlet muda taekwondo sangat baik, baik dan cukup baik. Namun saat menyerang lawan, seringkali tidak membuahkan hasil karena langkah kaki atlet junior asal Kota Banjarbaru tidak sesuai dengan sasaran lawannya. Agar serangan tidak terhalang, stabil dan kuat, diperlukan kecepatan. Tingkat kecepatan tendangan tertinggi pada atlet taekwondo adalah tendangan dholyo chagi dengan kaki kanan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka peneliti dapat mengambil implikasi atlet menumbuhkan rasa peningkatan kualitas diri dengan mengikuti latihan yang dijalaninya, khususnya latihan yang berkaitan dengan kecepatan pukulan. Mendorong pelatih untuk meningkatkan teknik dan melatih kecepatan tendangan agar mencapai hasil yang optimal.
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMPN 1 MARTAPURA Risnawan, Gusti Wildan; Arifin, Ramadhan; Amirudin, Akhmad
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.56860

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh circuit training terhadap daya tahan kardiovaskular siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 1 Martapura. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimen dengan menggunakan desain penelitian one group pretest and posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Test (MFT), yang populasinya berjumlah 30 siswa ekstrakurikuler futsal dan 15 peserta dipilih sebagai sampel dengan purposive sampling. Uji-t paired sample test atau uji t merupakan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. Dengan menjalani pengujian prasyarat sebelumnya untuk homogenitas dan normalitas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa circuit training mempunyai pengaruh yang besar terhadap daya tahan kardiovaskular siswa ekstrakurikuler futsal SMPN 1 Martapura. Nilai (t-hitung) sebesar 5,203 > 2,144 (t-tabel) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 diperoleh dari temuan uji t. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah melakukan circuit training pada siswa ekstrakulikuler SMPN 1 Martapura.
SURVEI KETERAMPILAN PASSING DAN DRIBBLING LATIHAN PADA PEMAIN SEPAKBOLA SSB HW MANDIANGIN U12 DI KABUPATEN BANJAR Muslim, Muslim; Arifin, Ramadhan; Rachman, Aryadi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.59325

Abstract

Tujuan dari penelitian ingin mengetahui kemampuan passing dan dribbling pada pemain sepakbola SSB HW Mandiangin Di Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data secara observasi, tes dan pengukuran. Populasi yang akan diteliti yaitu pemain dari SSB HW Mandiangin di Kabupaten Banjar. Sampel dari penelitian ini atletnya berjumlah ada 15 orang. Tingkat tererampilan passing menunjukkan bahwa jumlah 3 orang pemain kategori sedang dengan hasil presentase sebesar 20%, kemudian 12 orang pemain termasuk kategori kurang dengan hasil presentase 80%. Tingkat keterampilan dribbling pemain menunjukan bahwa jumlah 2 orang pemain kategori baik dengan hasil persentase sebesar 13,3%, kemudian 9 orang pemain termasuk kategori sedang dengan hasil presentase sebesar 60%, kemudian 3 orang pemain termasuk kategori kurang dengan hasil presentase sebesar 20%, kemudian 1 pemain termasuk kategori sangat kurang dengan hasil presentase sebesar 6,7%. Kesimpulan tingkat keterampilan passing masuk dalam kategori kurang, karena rata-rata pemain kurang menguasai keakuratan passing mengarahkan bola ke target dengan hasil presentase tertinggi 80% dengan jumlah 15 orang pemain. Tingkat keterampilan dribbling dalam kategori sedang karena rata-rata pemain menggiring bola secara zig-zag melewati rintangan dengan hasil kecepatan yang sedang dengan hasil presentase tertinggi 60% dengan jumlah 15 orang pemain.
SURVEI MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PASSING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL MA DARUL ILMI BANJARBARU Fariza, Muhammad Hasbi; Arifin, Ramadhan; Amirudin, Akhmad
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.59656

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui motivasi dan tingkat kemampuan passing pada siswa ekstrakurikuler bola futsal MA Darul Ilmi Banjarbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dengan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler futsal di MA Darul Ilmi Banjarbaru yang berjumlah 20 siswa. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler futsal di MA Darul Ilmi Banjarbaru yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa tingkat kemampuan passing bermain futsal perserta ekstrakurikuler futsal di MA Darul Ilmi Banjarbaru dengan kategori œSangat Baik, yaitu sebanyak 1 siswa (5%), kemudian untuk kategori œBaik sebanyak 7 siswa (35%), selanjutnya pada kategori œCukup sebanyak 6 siswa (30%), kemudian pada kategori œKurang sebanyak 4 siswa (20%) dan yang terakhir untuk kategori œSangat Kurang, yaitu sebanyak 2 siswa (10%). Maka tingkat kemampuan passing bermain futsal perserta ekstrakurikuler futsal di MA Darul Ilmi Banjarbaru masuk dalam kategori œBaik. Kemudian hasil tes angket motivasi kepada peserta ekstrakurikuler futsal MA Darul Ilmi Banjarbaru. masuk dalam kategori œSedang.
ANALISIS TINGKAT PASSING DAN CONTROL PEMAIN FUTSAL DI EKSTRAKURIKULER SMPN 9 HARUAI Ansarullah, Fiqri; Arifin, Ramadhan; Amirudin, Akhmad
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.60340

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan passing dan kontrol pemain futsal pada kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 9 Haruai. Metodologi penelitian kuantitatif deskriptif digunakan, dan tes serta observasi digunakan untuk memperoleh data. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah œPassing and Stopping Futsal. Kesepuluh pemain futsal SMPN 9 Haruai dijadikan sampel dalam penelitian ini. Perolehan pengkajian menunjukkan, pemain futsal SMPN 9 Haruai mempunyai tingkat passing dan penguasaan baik dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hal tersebut tampak dari perolehan tes passing menunjukkan, 4 pemain 40% dinyatakan memiliki tingkat keberhasilan yang œBaik, 3 pemain 30% tingkat keberhasilannya œCukup, 2 pemain 20% memiliki tingkat keberhasilan œKurang Baik, 1 pemain 10% tingkat keberhasilannya œSangat Kurang Baik. Sementara itu, perolehan maksimum (paling banyak) sejumlah 76 perolehan minimum (paling sedikit) 44 dan rata-rata perolehan sebesar 62,6, yang berada dalam interval 58 < X < 67. , jadi secara total tingkat keberhasilan passing dan control masuk dalam kategori œbaik, Selaras dengan perolehan pengkajian, simpulannya ialah perlu dilakukan pembinaan yang lebih intensif untuk meningkatkan tingkat passing dan control pemain futsal di ekstrakurikuler SMPN 9 Haruai. Pembinaan tersebut dapat dilakukan dengan cara meningkatkan frekuensi dan kualitas latihan, serta memberikan materi latihan yang lebih terstruktur dan sistematis.
Survei Daya Tahan Aerobik Atlet Shorinji Kempo Tanah Laut Kategori Randori Rahmayanti, Rahmayanti; Amirudin, Akhmad; Arifin, Ramadhan
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2023.9.11

Abstract

Endurance is the first factor in determining the performance of Randori athletes because the long competition system makes endurance very necessary.This research method uses survey research using data collection techniques using tests and measurements with quantitative descriptive methods. The population in this study were all 25 Tanah Laut shorinji kempo athletes in the randori category. The sample in this study was 15 Randori athletes who often took part in training activities. The sampling technique in this research used a purposive sampling technique. The data collection technique uses the Multistage Fitness Test (MFT). Results from the Aerobic Endurance test of the Shorinji kempo Tanah Laut Athlete Randori Category with a total of 15 male and female athletes in categories, namely 4 athletes in the very poor category with a presentation of 26.7%, 3 athletes in the poor category with a presentation of 20%, 7 athletes with a sufficient category with a presentation of 46.7%, 1 athlete in the good category with a presentation of 6.6% can be concluded that the aerobic endurance of the Tanah Laut shorinji kempo athlete in the randori category is in the sufficient category. Suggestions for athletes to be able to participate in training activities regularly according to the schedule determined by the coach so that endurance can improve better and also for coaches to be able to build enthusiasm, motivate and vary training activities so that athletes continue to train so they don't get bored in the training activities. carried out routinely.