Pernikahan dini masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, terutama di kalangan remaja akibat kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang pernikahan dini di SMPN 1 Kajuara. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan teknik random sampling pada dua kelas yang berjumlah 56 siswa. Responden diberikan pretest sebelum edukasi kesehatan reproduksi dan posttest setelah edukasi dilakukan. Data dikumpulkan melalui tes pengetahuan dan kuesioner sikap, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap siswa setelah diberikan edukasi. Pada kelas eksperimen 1, siswa dengan pengetahuan sangat baik meningkat menjadi 50%, sedangkan pada kelas eksperimen 2 terjadi peningkatan pengetahuan sangat baik menjadi 43%. Pada variabel sikap, kelas eksperimen 2 menunjukkan peningkatan sikap sangat baik menjadi 75% setelah intervensi. Hasil analisis inferensial menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,050 yang berarti pendidikan kesehatan reproduksi berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan sikap siswa terkait pernikahan dini. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pemahaman dan sikap siswa mengenai pernikahan dini.
Copyrights © 2026