Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Smart Box berbantuan QR Code berbasis budaya lokal Suku Sasak pada pembelajaran IPAS materi keragaman budaya kelas IV serta mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 6 peserta didik pada uji coba kelompok kecil di SDN Bunklotok, 17 peserta didik pada uji coba kelompok besar di SDN 31 Mataram, dan dua guru kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, serta angket respons guru dan peserta didik. Hasil validasi ahli materi memperoleh 93,68% dan ahli media 91,60%, keduanya berkategori sangat valid. Kepraktisan berdasarkan respons peserta didik mencapai 84,66% pada uji kelompok kecil dan 90,94% pada uji kelompok besar. Respons guru masing-masing mencapai 90,71% dan 91,42%, seluruhnya berkategori sangat praktis. Produk mengintegrasikan komponen konkret berupa panel, gambar, miniatur, kartu baca, kartu soal, dan kartu petunjuk dengan konten digital yang diakses melalui QR Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan praktis untuk mendukung pembelajaran IPAS materi keragaman budaya kelas IV
Copyrights © 2026