Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum
2026: Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum

Hak Politik Mantan Terpidana Narkotika dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Perbandingan Indonesia dan Filipina)

Salman Alfarisi (Universitas Mulawarman)
Abdullah Khaliq (Universitas Kutai Kartanegara)
Rusnadi Aji Johansyah (Universitas Mulawarman)
Sultan Rambe (Universitas Indonesia)
Evin Dwi Nugroho (Universitas Diponegoro)
Muhammad Hasbas (Universitas Kutai Kartanegara)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkomparasikan proporsionalitas pengaturan syarat pencalonan kepala daerah bagi mantan narapidana kejahatan luar biasa (narkotika) di Indonesia dan Filipina guna mengetahui benturan antara pelindungan hak asasi politik dengan tuntutan masyarakat atas pemerintahan yang berintegritas. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan perbandingan, permasalahan tersebut dibedah secara kualitatif-preskriptif menggunakan pisau analisis Teori Proporsionalitas Robert Alexy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara masih belum memenuhi asas keharusan (necessity) dalam membatasi hak politik. Filipina terhambat oleh aturan prosedural kaku yang mewajibkan putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht), sedangkan di Indonesia, syarat ideal masa jeda tunggu lima tahun justru terhambat oleh ketidakkonsistenan regulasi teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui praktik celah hukum. Kesimpulannya, mengacu pada parameter keseimbangan hak (proportionality stricto sensu), hak asasi individual pelaku kejahatan narkotika mutlak harus tunduk demi melindungi kepentingan masyarakat luas sehingga formulasi hukum ke depan wajib menutup celah prosedur inkracht maupun kompromi administratif penyelenggara pemilu.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pdih

Publisher

Subject

Description

Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum merupakan salah satu kegiatan yang membantu mahasiswa dan peneliti dalam mengembangkan keilmuan khususnya dalam bidang hukum. Selain itu kegiatan ini merupakan implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan ...