Perkembangan teknologi yang pesat bukan hanya membawa dampak positif melainkan juga dampak negatif. Dampak negatif misalnya seperti mudahnya penyebaran berita hoaks dan fenomena Brain Rot. Salah satu kelompok yang memiliki potensi tinggi mengalami dampak tersebut adalah anak-anak usia sekolah tidak terkecuali anak-anak usia sekolah di Desa Mallongi-longi. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi berupa pelatihan mengenai media sosial, berpikir kritis dan pengenalan dasar AI melalui program smart kids yang di gagas oleh KKN PMM UNM di SDN 69 Pinrang dan SMPN 2 Lanrisang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 dan 30 Juli 2025 dengan jumlah peserta 58 siswa. Metode yang digunakan adalah ceramah, studi kasus dan permainan edukatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada ketiga aspek yang menjadi indikator dari awalnya berkisar antara 38-41 dan 47-58. Namun setelah dilaksanakannya program smart kids kemudian meningkat menjadi 75-82 untuk di SDN 69 Pinrang dan 82-91 di SMPN 2 Lanrisang. Dengan demikian, program ini berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam bermedia sosial, berpikir kritis dalam menerima informasi dan dapat mengenali konten-konten hoaks yang sering kali bersumber dari AI. Melalui pelatihan ini juga, diharapkan siswa lebih bijak dalam menggunakan gawai khususnya pada media sosial agar dapat menghindari fenomena Brain Rot yang sering terkena pada anak-anak usia sekolah.
Copyrights © 2026