Keberadaan bahasa dan aksara Bugis (Lontara’) sebagai salah satu warisan budaya penting di Sulawesi Selatan mengalami tantangan besar di tengah derasnya arus digitalisasi dan globalisasi. Generasi muda, khususnya kalangan pelajar, cenderung semakin terasing dari literasi lokalnya sendiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan minat, keterampilan, dan apresiasi sastra daerah melalui pelatihan menulis puisi Bugis (Elong/Kelong) yang mengintegrasikan teknologi aksara Bugis digital (kibor Lontara’ digital). Mitra kegiatan ini adalah kelompok masyarakat pelajar di UPT SPF SMP Negeri 33 Makassar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif humanis melalui tahap sosialisasi, pelatihan penulisan puisi, praktik penggunaan papan ketik digital Lontara’, serta pendampingan karya dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap kaidah estetika puisi Bugis sebesar 82% dan keterampilan mengoperasikan aksara Bugis pada perangkat digital sebesar 90%. Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran bahasa daerah tidak hanya mempermudah proses penulisan, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali rasa bangga dan kepemilikan generasi muda terhadap warisan budaya lokal secara inklusif dan relevan dengan zaman.
Copyrights © 2026