LEBAH
Vol. 20 No. 1 (2026): September: Pengabdian

Pembuatan pupuk organik cair berbahan baku limbah buah-buahan oleh kelompok tani di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke

Mani Yusuf (Universitas Musamus, Indonesia)
Nurul Musdalifah (Universitas Musamus, Indonesia)
Jefri Sembiring (Universitas Musamus, Indonesia)
Irba Djaja (Universitas Musamus, Indonesia)
Rizki Al Khairi Barus (Universitas Musamus, Indonesia)
Mariana Lusia Resubun (Universitas Musamus, Indonesia)
Diana Sri Susanti (Universitas Musamus, Indonesia)
Anwar Anwar (Universitas Musamus, Indonesia)
Rangga Kusumah (Universitas Musamus, Indonesia)
Abdullah Sarijan (Universitas Musamus, Indonesia)
Adrianus Adrianus (Universitas Musamus, Indonesia)
Amelia Agustina Limbongan (Universitas Musamus, Indonesia)
Johana Anike Mendes (Universitas Musamus, Indonesia)
Maya Sari Rupang (Universitas Musamus, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke dalam memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan praktik langsung pembuatan POC dengan memanfaatkan limbah buah-buahan, serta menggunakan molase dan EM4 sebagai bahan pendukung proses fermentasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pupuk organik cair, dilanjutkan dengan praktik pembuatan yang melibatkan peserta secara langsung agar mampu memahami tahapan sekaligus memiliki keterampilan teknis untuk menerapkannya secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memperoleh respons positif dari peserta. Sebanyak 75% peserta menyatakan sangat setuju bahwa materi sesuai dengan kebutuhan, 65% menyatakan sangat setuju bahwa materi disampaikan secara jelas dan menarik, 90% menyatakan sangat setuju terhadap kecukupan waktu pemberian materi, 85% menyatakan sangat setuju bahwa materi bermanfaat bagi masyarakat, dan 90% menyatakan sangat setuju terhadap kegiatan pelatihan pembuatan POC. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk.

Copyrights © 2026