Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengevaluasi ergonomi alat pengasapan ikan melalui intervensi Internet of Things (IoT), sekaligus menentukan alat pengasapan yang paling aman dan sehat bagi penggunanya serta mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan, menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Tiga alternatif yang dianalisis adalah alat pengasapan tradisional, alat pengasapan C-MOX, dan alat pengasapan C-MOX berbasis IoT, yang dinilai berdasarkan lima kriteria, yaitu ergonomi, efektivitas, kualitas pengasapan, keamanan dan kesehatan pengguna, serta dampak lingkungan. Penilaian melibatkan tiga kelompok pemangku kepentingan (stakeholder), yaitu dua kelompok pelaku usaha ikan/masyarakat (A dan B) serta satu kelompok akademisi. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa kriteria dengan bobot tertinggi adalah keamanan dan kesehatan pengguna (0,351) dan dampak lingkungan (0,315). Pada tingkat alternatif, alat pengasapan C-MOX berbasis IoT memperoleh bobot tertinggi (0,459), disusul alat C-MOX (0,419), sementara alat tradisional menempati posisi terakhir (0,122). Temuan ini sejalan dengan hasil evaluasi ergonomi yang menekankan keunggulan intervensi IoT pada C-MOX dalam mengurangi risiko kesehatan dan meningkatkan kualitas hasil pengasapan. Integrasi desain ergonomi dan AHP memberikan dasar ilmiah yang kuat dalam pemilihan alat pengasapan ikan yang aman, sehat, dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026