Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Social Return on Investment dan Indeks Kepuasan Masyarakat Program Pemberdayaan Komunitas Pengelola TPS3R Desa Kalanganyar, Sidoarjo melalui Implementasi Sistem Budidaya Larva Black Soldier Fly untuk Mendukung Ekonomi Sirkular Riva Rizkiana Ramadhani; Doty Dewi Risanti; Erna Septyaningrum; Anandita Ade Putri; Faizah Putri Cahyani; Ramadhan Rafi Putra Prayitno; Mafaza Rahmah Nursy; Rico Dwi Firmansyah; Yustina Anindira Rosangela Ruma; Fikri Nurfauzan Nurmianto
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8336

Abstract

Desa Kalanganyar, Sidoarjo merupakan wilayah dengan potensi besar di sektorperikanan dan pengolahan hasil tambak, namun menghadapi tantangan serius dalampengelolaan limbah organik yang belum termanfaatkan secara optimal. Lebih dari65% sampah harian di TPS3R desa ini berupa limbah organik yang berisiko menimbulkanpencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan jika tidak ditangani secaratepat. Program pemberdayaan masyarakat ini mengimplementasikan sistem budidayalarva Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi berbasis teknologi. Larva BSFmampu mengonversi limbah organik menjadi biomassa bernutrisi tinggi untuk pakanikan serta menghasilkan kasgot sebagai pupuk organik yang memperkuat ekonomisirkular desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan survei kebutuhan,perizinan, instalasi sistem modular MagoBox Tower Lite, pelatihan teknis,hingga evaluasi produksi. Satu unit sistem menghasilkan 14,5 kg larva kering per siklus(potensi untung Rp1.015.000) untuk pakan, dengan nilai SROI 13,68, yang berartidampaknya 13 kali lipat biaya investasi. Masyarakat masih memerlukan dukunganeksternal untuk mengelola limbah dan mengintegrasikan berbagai sektor desa(perikanan, pertanian, peternakan) dalam satu ekosistem ekonomi sirkular terpadu.
Ergonomi dan Pemasaran Daring pada Industri Produk Kerajinan Kulit melalui Intervensi Analytic Hierarchy Process Eko Nurmianto; Yudi Sutarso; Arif Z. Djuned; Yudha Delonix Renzina; Alfiah Indasah; Dimas Panji Satrio; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Priyatama Febrian Nurachman; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/0mt1rx44

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat pada industri kerajinan kulit CV CMP dan UD DJA di Kabupaten Sidoarjo bertujuan meningkatkan kapasitas ergonomi, kesehatan keselamatan kerja, dan pemasaran daring guna mendukung ekspansi pasar ekspor. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan mitra yang meliputi pemasaran konvensional, rendahnya kesadaran keselamatan kerja, keterbatasan bahasa Inggris, dan minimnya pemanfaatan media daring. Empat pelatihan dilaksanakan, yaitu pemasaran daring, kesehatan keselamatan kerja, bahasa Inggris praktis, dan pendampingan pembuatan situs web. Untuk menentukan prioritas pelaksanaan program secara sistematis, diterapkan metode Analytic Hierarchy Process yang menyusun lima kriteria dan empat alternatif strategi berdasarkan penilaian pemangku kepentingan. Hasil pengabdian menunjukkan kriteria keberlanjutan program memperoleh bobot tertinggi (0,482), sedangkan alternatif perbaikan ergonomi dan keselamatan kerja menjadi prioritas utama (0,456) dengan rasio inkonsistensi 0,03. Setelah program berjalan, kedua mitra menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, tersedianya situs web sebagai media promosi, serta tumbuhnya kesadaran keselamatan kerja dibandingkan kondisi sebelum program. Kegiatan ini memberikan model prioritas intervensi yang dapat direplikasi pada program pendampingan UKM kerajinan sejenis.
Penentuan Prioritas Pelatihan Berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Pengembangan Mesin Pengering Hary Sudjono; Eko Nurmianto; Judiono Judiono; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Priyatama Febrian Nurachman; Dimas Panji Satrio; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Alfiah Indasah; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/v38z4955

Abstract

Dalam meningkatkan pemanfaatan komoditas porang, diperlukan strategi pemberdayaan masyarakat yang tepat melalui pelatihan atau penyuluhan yang efektif. Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang memiliki potensi besar dalam budidaya porang, namun masyarakat masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan kemampuan dalam pengolahan, pengemasan, manajemen keuangan, dan pemasaran produk porang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas bentuk pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis usaha porang. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis dan menentukan prioritas pelatihan berdasarkan empat kriteria utama: pelatihan pengolahan porang, pelatihan pengemasan, pelatihan keuangan, dan pelatihan pemasaran. Alternatif bentuk pelatihan yang dianalisis meliputi pelatihan langsung, pelatihan online, pendampingan usaha, dan pelatihan berbasis kelompok. Hasil akhir dari penelitian ini adalah penetapan bentuk pelatihan prioritas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Cupak. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan strategi pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Pemberdayaan Masyarakat Menggunakan Metode Business Model Canvas Pada Produk Kuliner Lodeh Kikil Mojosongo di Kabupaten Jombang Eko Nurmianto; Rudy Ananta; Rizka Mudyanti; Alfiah Indasah; Lilla Puji Lestari; Fahmia Nur Fauziah; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Gilang Samudra Trikurniawan; Keiko Alliyah Nugraha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/ash5p905

Abstract

Kabupaten Jombang adalah Kota Santri yang memiliki beberapa tempat wisata. Pengembangan potensi wisata dan kuliner di Jombang dengan sumber daya lokal adalah salah satu upaya untuk mengangkat citra makanan lokal agar bisa diminati masyarakat secara luas. Makanan khas Jombang yang melegenda adalah lodeh kikil yang merupakan makanan kesukaan Bapak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pengembangan bisnis Lodeh Kikil dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis produk ini menggunakan metode : Business Model Canvas (BMC), Inovasi Packaging, Manajemen Keuangan dan Digital Marketing. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kelas UMKM. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dan dosen merupakan kelompok mayoritas yang mengisi kuisioner lodeh kikil ini. Luaran penting yaitu kepuasan pembeli setelah makan lodeh kikil yaitu :  1. Aroma/Bau Kikil, 2. Warna Kikil, 3. Kemudahan Diperoleh, 4. Kebersihan Produk, 5. Bungkus Kuat, 6. Kekenyalan Kikil, 7. Produk Tahan Lama, 8. Ukuran Kikil, 9. Kesesuaian Rasa, 10. Bungkus Menarik, dan 11. Harga Produk. Selain itu luarannya adalah : beberapa jenis kemasan, stiker,  dan cara mengemas produk kepada para pengusaha lodeh kikil. Beberapa jenis kemasan, antara lain : paper bowl, thinwall, kemasan frozen, dan kemasan pincuk.
Desain Ergonomi Alat Pengasapan Ikan dengan Intervensi Internet of Things (IoT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Eko Nurmianto; Mochamad Saleh; Alfiah Indasah; Priyatama Febrian Nurachman; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Dimas Panji Satrio; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/e9g6r033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengevaluasi ergonomi alat pengasapan ikan melalui intervensi Internet of Things (IoT), sekaligus menentukan alat pengasapan yang paling aman dan sehat bagi penggunanya serta mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan, menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Tiga alternatif yang dianalisis adalah alat pengasapan tradisional, alat pengasapan C-MOX, dan alat pengasapan C-MOX berbasis IoT, yang dinilai berdasarkan lima kriteria, yaitu ergonomi, efektivitas, kualitas pengasapan, keamanan dan kesehatan pengguna, serta dampak lingkungan. Penilaian melibatkan tiga kelompok pemangku kepentingan (stakeholder), yaitu dua kelompok pelaku usaha ikan/masyarakat (A dan B) serta satu kelompok akademisi. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa kriteria dengan bobot tertinggi adalah keamanan dan kesehatan pengguna (0,351) dan dampak lingkungan (0,315). Pada tingkat alternatif, alat pengasapan C-MOX berbasis IoT memperoleh bobot tertinggi (0,459), disusul alat C-MOX (0,419), sementara alat tradisional menempati posisi terakhir (0,122). Temuan ini sejalan dengan hasil evaluasi ergonomi yang menekankan keunggulan intervensi IoT pada C-MOX dalam mengurangi risiko kesehatan dan meningkatkan kualitas hasil pengasapan. Integrasi desain ergonomi dan AHP memberikan dasar ilmiah yang kuat dalam pemilihan alat pengasapan ikan yang aman, sehat, dan ramah lingkungan.