Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN USAHA RUMAH TANGGA MAKANAN DAN KERAJINAN BERBASIS KERANG Eko Nurmianto; Alfiah Indasah; Adji Pamungkas; Lilla Puji Lestari; Fikri Fauzan Nur Nurmianto; Fahmia Nur Fauziah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37597

Abstract

Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, memiliki potensi besar dalam pengolahan hasil tangkapan laut, terutama kerang. Masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, saat ini memanfaatkan hasil tangkapan seperti kerang, udang, dan kepiting bakau, namun usaha pengolahan kerang masih terbatas. Pengolahan hasil tangkapan laut menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi, seperti makanan dan kerajinan berbasis kerang, memiliki peluang yang sangat besar. Hal ini sesuai dengan program pemerintah yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa dan meningkatkan ekonomi kerakyatan. Dengan pengolahan yang tepat, kerang dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar lokal dan nasional.
Ergonomi dan Pemasaran Daring pada Industri Produk Kerajinan Kulit melalui Intervensi Analytic Hierarchy Process Eko Nurmianto; Yudi Sutarso; Arif Z. Djuned; Yudha Delonix Renzina; Alfiah Indasah; Dimas Panji Satrio; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Priyatama Febrian Nurachman; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/0mt1rx44

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat pada industri kerajinan kulit CV CMP dan UD DJA di Kabupaten Sidoarjo bertujuan meningkatkan kapasitas ergonomi, kesehatan keselamatan kerja, dan pemasaran daring guna mendukung ekspansi pasar ekspor. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan mitra yang meliputi pemasaran konvensional, rendahnya kesadaran keselamatan kerja, keterbatasan bahasa Inggris, dan minimnya pemanfaatan media daring. Empat pelatihan dilaksanakan, yaitu pemasaran daring, kesehatan keselamatan kerja, bahasa Inggris praktis, dan pendampingan pembuatan situs web. Untuk menentukan prioritas pelaksanaan program secara sistematis, diterapkan metode Analytic Hierarchy Process yang menyusun lima kriteria dan empat alternatif strategi berdasarkan penilaian pemangku kepentingan. Hasil pengabdian menunjukkan kriteria keberlanjutan program memperoleh bobot tertinggi (0,482), sedangkan alternatif perbaikan ergonomi dan keselamatan kerja menjadi prioritas utama (0,456) dengan rasio inkonsistensi 0,03. Setelah program berjalan, kedua mitra menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, tersedianya situs web sebagai media promosi, serta tumbuhnya kesadaran keselamatan kerja dibandingkan kondisi sebelum program. Kegiatan ini memberikan model prioritas intervensi yang dapat direplikasi pada program pendampingan UKM kerajinan sejenis.
Penentuan Prioritas Pelatihan Berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Pengembangan Mesin Pengering Hary Sudjono; Eko Nurmianto; Judiono Judiono; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Priyatama Febrian Nurachman; Dimas Panji Satrio; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Alfiah Indasah; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/v38z4955

Abstract

Dalam meningkatkan pemanfaatan komoditas porang, diperlukan strategi pemberdayaan masyarakat yang tepat melalui pelatihan atau penyuluhan yang efektif. Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang memiliki potensi besar dalam budidaya porang, namun masyarakat masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan kemampuan dalam pengolahan, pengemasan, manajemen keuangan, dan pemasaran produk porang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas bentuk pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis usaha porang. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis dan menentukan prioritas pelatihan berdasarkan empat kriteria utama: pelatihan pengolahan porang, pelatihan pengemasan, pelatihan keuangan, dan pelatihan pemasaran. Alternatif bentuk pelatihan yang dianalisis meliputi pelatihan langsung, pelatihan online, pendampingan usaha, dan pelatihan berbasis kelompok. Hasil akhir dari penelitian ini adalah penetapan bentuk pelatihan prioritas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Cupak. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan strategi pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal.