Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap manajemen keselamatan laboratorium berbasis pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (SMA MuAD) Metro, Lampung. Kegiatan dilatarbelakangi oleh keterbatasan literasi siswa mengenai identifikasi bahaya, penggunaan bahan kimia, dan penerapan keselamatan kerja di laboratorium sekolah. Program dilaksanakan melalui koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan platform digital Quizizz. Materi meliputi konsep dasar pengelolaan B3, identifikasi simbol bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), penyimpanan bahan kimia, pengelolaan limbah sederhana, dan analisis studi kasus risiko laboratorium. Kegiatan diikuti oleh 146 siswa kelas XI dan menunjukkan peningkatan pemahaman berdasarkan hasil pre test dan pos test. Nilai rata-rata materi teori meningkat dari 63 menjadi 81, identifikasi simbol B3 dari 47 menjadi 90, dan analisis studi kasus dari 58 menjadi 88. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan identifikasi simbol B3 sebesar 91,49%, diikuti analisis studi kasus sebesar 51,72% dan penguasaan teori sebesar 28,57%. Hasil menunjukkan bahwa integrasi ilmu kimia, keselamatan kerja, dan teknologi pembelajaran interaktif dapat meningkatkan literasi keselamatan laboratorium dan mendukung pengembangan budaya keselamatan berkelanjutan di sekolah.
Copyrights © 2026