Pembelajaran IPA menekankan pengalaman langsung melalui kegiatan praktikum. Keterbatasan fasilitas menyebabkan siswa kurang optimal dalam pelaksanaan praktikum dan berdampak pada rendahnya keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis melalui pelaksanaan praktikum. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 24 siswa kelas VIII SMPN 2 Bunobogu. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, keterampilan proses sains, serta tes kemampuan berpikir kritis, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 85% kategori baik, menjadi 91% dengan kategori sangat baik, keterampilan proses sains siswa dari 62% kategori cukup menjadi 75% dengan kategori baik, serta kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 55% kategori cukup menjadi 71% dengan kategori baik. Hasil tersebut menyimpulkan bahwa pelaksanaan praktikum IPA di kelas VIII SMPN 2 Bunobogu dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Keterampilan Proses Sains, Praktikum
Copyrights © 2026