ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman anggota Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI) DKI Jakarta mengenai pemanfaatan AI generatif dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 21 Juli 2026. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif dengan prinsip learning by doing melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, pelatihan prompt engineering menggunakan kerangka Role, Task, Context, Format, dan Requirement (RTCFR), praktik langsung, serta evaluasi. Pemahaman peserta dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test melalui Google Form yang terdiri atas 30 butir pertanyaan dengan butir yang sama pada kedua pengukuran. Hasil evaluasi menunjukkan skor pemahaman peserta meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 30 poin persentase. Namun, hasil tersebut menggambarkan perubahan pemahaman segera setelah pelatihan dan tidak dimaksudkan sebagai pengukuran kompetensi jangka panjang. Tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,5 dari skala 5. Peserta juga mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran berbantuan AI, meskipun produk yang dihasilkan belum dikumpulkan dan belum dinilai menggunakan rubrik khusus. Kegiatan ini memberikan penguatan pemahaman mengenai pemanfaatan AI generatif, penyusunan prompt terstruktur, verifikasi keluaran, pencegahan plagiarisme, serta perlindungan data dalam pembelajaran.Kata kunci: AI generatif; Pemahaman digital; Perangkat pembelajaran; Prompt engineering; Administrasi perkantoran.ABSTRACTThis community service program aimed to strengthen the understanding of members of the Jakarta Chapter of the Indonesian Association of Office Administration Scholars and Practitioners (ASPAPI) regarding the use of generative AI in the development of learning materials. The program involved 15 participants and was conducted online via Zoom Meeting on July 21, 2026. A participatory and collaborative approach based on the principle of learning by doing was employed through needs identification, material delivery, prompt engineering training using the Role, Task, Context, Format, and Requirement (RTCFR) framework, hands-on practice, and evaluation. Participants’ understanding was assessed through pre-test and post-test questionnaires administered via Google Forms, consisting of 30 identical items in both assessments. The results showed that participants’ understanding scores increased from 60% in the pre-test to 90% in the post-test, representing a 30-percentage-point increase. However, these results reflect changes in participants’ understanding immediately after the training and should not be interpreted as evidence of long-term competency improvement. The mean participant satisfaction score was 4.5 out of 5. Participants also practiced developing AI-assisted learning materials; however, the resulting products were not systematically collected or assessed using a specific rubric. Overall, the program strengthened participants’ understanding of generative AI use, structured prompt development, output verification, plagiarism prevention, and data protection in teaching and learning.Keywords: Generative AI; Digital understanding; Learning materials; Prompt engineering; Office administration.
Copyrights © 2026