Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober

Pengaruh Variasi Suhu Pencelupan Menggunakan Ekstrak Kulit Kayu Mangrove (Rhizophora mucronata) terhadap Hasil Pewarnaan pada Kain Rayon

Fadhilla Husna (Universitas Negeri Padang)
Samuel Martin Pradana (Universitas Negeri Padang)
Adriani Adriani (Universitas Negeri Padang)
Rima Agustia Utami (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2026

Abstract

Pewarna alami merupakan salah satu alternatif pewarna tekstil yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pewarna sintetis. Kulit kayu mangrove (Rhizophora mucronata) berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pewarna alami karena mengandung senyawa yang dapat menghasilkan warna pada bahan tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nama warna (hue) dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian pada kain rayon yang dicelup menggunakan ekstrak kulit kayu mangrove (Rhizophora mucronata) dengan variasi suhu pencelupan 30°C, 60°C, dan 90°C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Identifikasi nama warna dilakukan menggunakan aplikasi Color Blind Assistant dan penilaian oleh 15 panelis, sedangkan ketahanan luntur warna terhadap pencucian diuji berdasarkan SNI ISO 105-C06:2020 dengan penilaian perubahan warna menggunakan Grey Scale dan penodaan warna menggunakan Staining Scale. Data Grey Scale dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu 30°C menghasilkan warna dominan Wheat Light Brown dengan nilai Grey Scale 1, sedangkan suhu 60°C menghasilkan Raw Sienna dan suhu 90°C menghasilkan Golden Sundance, masing-masing dengan nilai Grey Scale 2. Penilaian Staining Scale pada seluruh variasi suhu menghasilkan nilai 4 pada serat kapas dan 4–5 pada serat poliester. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,333 > 0,05, sehingga variasi suhu pencelupan tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap ketahanan luntur warna berdasarkan Grey Scale. Secara deskriptif, suhu 60°C dan 90°C menunjukkan perubahan warna yang lebih kecil setelah pencucian dibandingkan suhu 30°C, tetapi belum dapat ditentukan satu suhu yang paling optimal karena keduanya memperoleh nilai Grey Scale yang sama.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijmst

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Engineering Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang ...