Hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 060886 Medan masih rendah, dengan 60% siswa pada kategori perlu perbaikan, sehingga diperlukan pembelajaran yang lebih konkret dan melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPAS materi Keberagaman Budaya. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design dengan subjek 25 siswa kelas V yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 060886 Medan pada Tahun Pembelajaran 2025/2026. Alur penelitian meliputi pretest, perlakuan berupa pembuatan proyek diorama budaya, posttest, dan pengisian angket. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan uji normalitas Lilliefors, korelasi Product Moment, koefisien determinasi, dan uji-t. Hasil menunjukkan rata-rata nilai naik dari 54,8 menjadi 80,2 dan ketuntasan bertambah dari 24% menjadi 80%. Korelasi tergolong sangat kuat (r = 0,840; r² = 70,6%), dan thitung = 7,437 > ttabel = 2,069 (Sig. 0,000). Dengan demikian, model ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Guru disarankan menerapkannya dengan pendampingan intensif bagi siswa berkemampuan awal rendah, sedangkan penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol.
Copyrights © 2026