Plutella xylostella merupakan salah satu hama utama tanaman sawi yang merusak jaringan daun dan menyebabkan penurunan hasil. Pengendalian hama ini masih banyak mengandalkan insektisida sintetis yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi ekstrak akar tuba (Derris elliptica) dan mengevaluasi potensinya sebagai pestisida biorasional dalam mengendalikan P. xylostella. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–November 2024 di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Pengujian laboratorium meliputi uji toksisitas dan uji tanpa pilihan (no-choice test) menggunakan metode pencelupan daun/sandwich, dengan mortalitas larva diamati selama tujuh hari setelah aplikasi dan konsentrasi letal median (LC₅₀) ditentukan melalui analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak akar tuba 4% yang diformulasikan dengan Triton X-114 dan Agristik menyebabkan mortalitas larva masing-masing sebesar 62% dan 60%, dengan nilai LC₅₀ masing-masing sebesar 2,9% dan 2,5%. Evaluasi lapangan yang dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% menunjukkan bahwa kedua formulasi pada konsentrasi 4% secara signifikan menekan kepadatan populasi P. xylostella masing-masing menjadi 0,40 dan 0,30 larva. Perlakuan tersebut juga menurunkan intensitas serangan masing-masing sebesar 17,89% dan 25,84% serta menghasilkan produksi sebesar 11,96 dan 12,41 t ha⁻¹. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak akar tuba berpotensi dikembangkan sebagai pestisida biorasional untuk pengendalian P. xylostella pada tanaman sawi.
Copyrights © 2026