Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya beban administrasi analisis manual serta terbatasnya pemahaman dari 74 pendidik di SDN Total Persada dan SDN Sangiang Jaya dalam menyusun dan mengolah asesmen diagnostik kognitif maupun non-kognitif berbasis digital. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan alur pendampingan terstruktur empat tahap yang meliputi analisis kebutuhan melalui survei dan wawancara, tahap pelatihan melakukan penyusunan kisi-kisi instrumen, pendampingan mandiriĀ dengan kegiatan pembuatan kuesioner digital (coaching), serta tahap evaluasi ialah tahap penjelasan keberhasilan program. Hasil pelaksanaan penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogis dan digital pendidik yang sangat signifikan. Hal tersebut dibuktikan dari kenaikan rata-rata nilai tes dari 47,40 (pre-test) menjadi 84,58 (post-test) dengan nilai N-Gain 0,71 yang masuk dalam kriteria tinggi. Selain itu, kegiatan ini berhasil menciptakan 11 paket instrumen diagnostik digital berbasis Google Forms dan Quizizz untuk jenjang SD dari Fase A hingga C. Terciptanya instrumen digital ini terbukti efektif dalam memangkas waktu analisis data secara otomatis, sehingga memudahkan para pendidik merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi yang responsif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2026