Angka Kematian Ibu (AKI) dan Anak (AKA) yang tinggi, termasuk di wilayah Kabupaten Bone Bolango, menuntut optimalisasi layanan kesehatan dan peran aktif keluarga, khususnya dukungan suami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi suami dan pengetahuan keluarga melalui Inovasi BUNGA Siaga (Bunda Unggul Cegah Komplikasi Bersama Suami Siaga) di Desa Bubeya, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan masyarakat dengan pendekatan active outreach menggunakan buku saku, serta dievaluasi menggunakan desain one-group pretest-posttest. Kegiatan ini melibatkan 14 peserta yang terdiri atas ibu hamil beserta suami atau pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 20,00%, yakni dari 76,43% pada saat pre-test menjadi 96,43% pada post-test. Peningkatan pemahaman ini membuktikan bahwa pemberian edukasi terstruktur yang didukung oleh media seperti buku saku, kartu saku Suami Siaga ber-barcode, dan video pijat oksitosin dapat diterima dengan baik oleh sasaran. Kesimpulannya, inovasi BUNGA Siaga yang berfokus pada keterlibatan keluarga dan penggunaan media berkelanjutan terbukti sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan masyarakat untuk menjaga kehamilan yang aman dan mencegah komplikasi persalinan.
Copyrights © 2026