Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penerapan Komunikasi Terapeutik terhadap Pelaksanaan Family Psychoeducation pada Extended Familydengan Hipertensi: Laporan Kasus Siti Hajar Salawali; Herni Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v12i2.165

Abstract

Abstrak Pelaksanaan terapi family psychoeducation pada extended familydengan hipertensitidak dapat dipandang sebelah mata. Keluarga yang merawat anggota keluarga dengan hipertensi memiliki resiko mengalami beban dan seluruh beban yang dirasakan oleh keluarga merupakan stresor yang harus dihadapioleh seluruh anggota keluarga bersama-sama. Perawat yang terlibat dalam upaya perawatan kepada klien juga harus memperhatikan masalah yang dihadapi oleh keluarga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi beban dengan pemberian terapi family psychoeducation.Metode yang digunakan adalah laporan kasus. Laporan kasus ini menjadi yang pertama kalinya bagaimana penerapan komunikasi terapeutik terhadap family psychoeducation pada extended family dengan hipertensi dilakukan serta disajikan dalam bentuk laporan kasus. Penulis melakukan terapi sebanyak 6 sesi dengan menggabungkan menggunakan tekhnik komunikasi terapeutik. Hasil studi ini didapatkan bahwa terapifamily psychoeducation dan penggunaan komunikasi terapeutik dapat digunakan sebagai cara untuk menyelesaiakan masalah dalam keluarga yang merawat anggota keluarga dengan penyakit fisik (seperti hipertensi) pada kondisi dengan extended family, dimana dalam melaksanaan family psychoeducation, perawat lebih menggunakan tekhnik komunikasi terapeutik terutama pada sesi 3 yaitu manajemen stres dan sesi 4 yaitu manajemen beban keluarga. Tekhnik komunikasi terapeutik yang lebih sering digunakan penulis dalam pemberian family psychoeducation pada keluarga dengan kondisi extended familyyaitu mendengarkan aktif dan mengulang, klarifikasi dan fokus, refleksi dengan menunjukkan rasa empati dan rasa hormat, menggunakan humor, dan diam serta sesekali memberikan sentuhan yang terapeutik.Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Psikoedukasi Keluarga, Keluarga Besar, Hipertensi Application of Therapeutic Communication to the Implementation of Family Psychoeducation at Extended Family with Hypertension: Case Report AbstractThe implementation of family psychoeducation therapy in extended families with hypertension cannot be underestimated. Families who care for family members with hypertension have a risk of experiencing the burden and all the burden felt by the family is a stressor that must be faced by all family members together. Nurses who are involved in care efforts to clients must also pay attention to problems faced by the family. One of the efforts that can be done to overcome the burden of therapy is family psychoeducation. The method used is a case report. This case report is the first time how the application of therapeutic communication to family psychoeducation in the extended family with hypertension is carried out and presented in the form of case reports. The author did therapy for 6 sessions by combining using therapeutic communication techniques. The results of this study found that family psychoeducation therapy and the use of therapeutic communication can be used as a way to solve family problems that treat family members with physical illness (such as hypertension) in conditions with extended families, where in implementing family psychoeducation, nurses use therapeutic communication techniques. especially in session 3, stress management and session 4, namely family burden management. Therapeutic communication techniques that are more often used by writers in giving family psychoeducation to families with extended family conditions, namely active listening and repetition, clarification and focus, reflection by showing empathy and respect, using humor, and being quiet and occasionally giving a therapeutic touch.Keywords: Comunication Therapeutic, Family Psychoeducation, Extended Family, Hipertention
HUBUNGAN USIA IBU HAMIL DENGAN GEJALA BABY BLUES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Sahrain, Patmawati; Jusuf, Herlina; Salawali, Siti Hajar
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i5.11553

Abstract

Baby Blues kini masih menjadi masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada ibu hamil dan melahirkan yang seringkali sulit dideteksi. Usia ibu hamil umumnya dapat menjadi faktor terjadinya baby blues, baik selama masa kehamilan maupun masa persalinan dikarenakan usia juga mempengaruhi kondisi dari rahim ibu Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia pada ibu hamil dengan gejala baby blues di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini yakni seluruh ibu hamil yang berjumlah 41 orang dengan teknik pengambilan sampel yakni Total Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara usia ibu hamil dengan gejala Baby Blues di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo yakni 0,002 yang berarti (p£0,05) dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan tenaga kesehatan dapat mengedukasi masyarakat khususnya para wanita terkait baby blues dan melakukan skrining awal pada ibu hamil untuk mendeteksi gejala baby blues serta diharapkan ibu hamil dan remaja dapat meningkatkan pengetahuannya tentang baby blues, bagaimana gejalanya, serta apa saja risikonya.
Pemberdayaan Pendidikan Melalui Pembentukan Rumah Belajar untuk Anak Pesisir: Program Penguatan Literasi Dasar dan Numerasi di Kec.Tallo Kota Makassar Ulfa Sufyaningsi; Ratih Ratih; Hendri Pitrio Putra; Hamisah Hamisah; Tikawati Tikawati; Ryryn Suryaman Prana Putra; Agus Darmawan; Edy Tadung; Ilham Ilham; Muhamad Ikbal; Siti Hajar Salawali; Auli Irfah; Muh Taufik
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2601

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu pilar utama pembangunan manusia, namun disparitas pendidikan di wilayah perkotaan dan pesisir, seperti di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, masih menjadi tantangan besar. Rendahnya tingkat literasi dan numerasi anak-anak pesisir menjadi perhatian utama, diperburuk oleh kurangnya fasilitas pendidikan, tenaga pengajar, dan dukungan belajar di rumah. Program pengabdian ini bertujuan membentuk rumah belajar sebagai pusat pendidikan gratis yang mendukung peningkatan literasi dasar (CALISTUNG) bagi siswa kelas 1–3 SD dan penguatan bahasa Inggris serta matematika bagi siswa kelas 4–6 SD. Kegiatan berlangsung selama enam bulan, menggunakan metode pembelajaran interaktif yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Anak-anak dibagi dalam kelompok kecil berdasarkan kemampuan, dengan tujuan meningkatkan fokus dan efektivitas belajar. Evaluasi program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dasar hingga 70% dan penguasaan matematika serta bahasa Inggris hingga 60%. Hasil ini menegaskan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dan pentingnya dukungan kolaboratif dari mitra strategis seperti PT Pelindo Makassar. Program ini tidak hanya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 terkait pendidikan berkualitas dan inklusif, tetapi juga menjadi model pemberdayaan pendidikan yang relevan untuk wilayah pesisir lainnya di Indonesia. Educational Empowerment Through the Establishment of Learning Homes for Coastal Children: Basic Literacy and Numeracy Strengthening Program in Tallo District, Makassar City Education is one of the main pillars of human development, yet disparities in education between urban and coastal areas, such as in Tallo District, Makassar City, remain a significant challenge. The low literacy and numeracy levels among coastal children are of primary concern, exacerbated by limited educational facilities, inadequate teaching staff, and lack of support for learning at home. This community engagement program aims to establish a learning center as a free educational hub to enhance basic literacy (CALISTUNG) for 1st–3rd grade students and strengthen English and mathematics skills for 4th–6th grade students. The program was conducted over six months, utilizing interactive teaching methods designed to create an enjoyable learning environment. Children were grouped into small clusters based on their abilities to improve focus and learning effectiveness. The program evaluation revealed significant improvements, with literacy skills increasing by up to 70% and mathematics and English proficiency by 60%. These results highlight the effectiveness of community-based approaches and the importance of collaborative support from strategic partners, such as PT Pelindo Makassar. This program not only supports the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 4 on inclusive and quality education but also serves as a relevant educational empowerment model for other coastal regions in Indonesia  
RELATIONSHIP BETWEEN NURSING SERVICE QUALITY AND PATIENT SATISFACTION IN EMERGENCY INSTALLATION dr. HASRI AINUN HABIBIE HOSPITAL GORONTALO PROVINCE Meiti Yolanda; Nasrun Pakaya; Siti Hajar Salawali
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.557

Abstract

Nursing Service Quality and Patient Satisfaction have a close relationship in determining patient response to service . Patient satisfaction and dissatisfaction responses depend on the service provided by the nurse. This research uses a descriptive design with a quantitative approach . cross-sectional. in the emergency installation of dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, the number of respondents was 60 with the sampling technique in this study using Accidental sampling. . Quality of Nursing Services in the Emergency Installation of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, Gorontalo Province Most of them provide maximum services with the Good category as many as 29 respondents (48.3%). and Patient Satisfaction in the Emergency Installation of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, Gorontalo Province Most of them were also satisfied with 36 respondents (60.0%), but most of them were still dissatisfied with 24 respondents (40.0%). The results of the Chi-square statistical test obtained a significant value or p-value (0.000) lower than the significant standard of 0.05 or (p <α), then Ho was rejected and H1 was accepted, which means there is a relationship between the quality of nursing services and patient satisfaction in the emergency installation of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, Gorontalo Province.
Penguatan Literasi Anti-Bullying Remaja Melalui Edukasi Komprehensif Berbasis Media Visual Interaktif Salawali, Siti Hajar; Hiola, Dewi Suryaningsi; Auli Irfah; Hunawa, Rachmawaty D; Arsad, Sitti Fatimah Meylandri
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i2.1325

Abstract

Bullying remains a pressing global issue, particularly among adolescents in educational settings. This community service program was designed to enhance students' knowledge and awareness of SMK Tridharma Lab School UNG regarding the definitions, causes, types, impacts, warning signs, prevention strategies, and appropriate responses to bullying. A structured, one-day intervention was conducted using interactive educational methods supported by visual media, including PowerPoint presentations, animated videos, thematic posters, and a practical pocket guidebook. A total of 28 students actively participated in thematic sessions, group discussions, and reflective activities. The effectiveness of the intervention was evaluated using pre- and post-activity questionnaires. The results indicated a significant improvement across all indicators: 95% of participants demonstrated accurate understanding of the concepts, types, and prevention strategies, while 90% showed a solid grasp of the causes and consequences of bullying. These findings emphasize the effectiveness of multimodal, youth-centered educational strategies in fostering anti-bullying literacy. The program highlights the importance of integrating innovative visual media into community engagement efforts to promote safer, more inclusive school environments.
Literasi Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja Dalam Menjaga Vulva Hygiene Hiola, Dewi Suryaningsi; Siti Hajar Salawali; Rachmawaty D. Hunawa; Sitti Fatimah M. Arsad
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i1.1333

Abstract

Vulva hygiene is the act of maintaining and preserving the cleanliness and health of reproductive organs for physical and psychological well-being (Hallimil, Rahmawati, and Maulida 2021). World Health Organization 2019 the incidence of reproductive disorders due to poor vulva hygiene in women is 35%. Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional 2020 found that 3.2 million adolescents have reproductive disorders. Good and correct vulva hygiene behavior is needed to improve women's reproductive health. Low knowledge and independent attitudes of reproductive health can endanger adolescent reproductive health. Efforts to increase knowledge and attitudes are through reproductive health literacy activities. The purpose of reproductive health literacy activities is to increase adolescent knowledge and independent attitudes in maintaining vulva hygiene. The results of the implementation have increased adolescent knowledge and independent attitudes in maintaining vulva hygiene.
The Breast Care Education and Breastfeeding Positions Hunawa, Rachmawaty D; Siti Hajar Salawali; Dewi Suryaningsi Hiola; Sitti Fatimah Meylandri Arsad
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i1.1334

Abstract

Lack of maternal knowledge about the importance of breast care during pregnancy affects the baby's milk production and exclusive breastfeeding behavior from birth to 6 months of age, Breast care is an important organ and therefore a matter that needs to be considered in preparation for the next breastfeeding., Knowledge of the correct breastfeeding techniques is necessary to breastfeed the baby while ensuring the proper bond and position of mother and baby for breastfeeding to be successful. The purpose of this study is to provide education on Breast Care and Breastfeeding Position for Pregnant and Lactating Women. The method of implementation in this activity is breast health care counseling and breastfeeding positions aimed at pregnant women and breastfeeding mothers in Hulawa village, Telaga district. The results obtained were that all participants experienced the same increase in score, which was 30 points, which reflected a positive change in their understanding of the material presented, Before the counseling, the participants' scores were in the range of 40 to 60, which reflected a low to moderate level of knowledge. However, after being given counseling, participants' scores increased to 70 to 90, indicating a better level of understanding. The percentage increase in scores varies between 50% to 75%, depending on each participant's initial score. The conclusion of Health counseling is an activity carried out to increase one's knowledge and abilities through learning practice techniques or instructions to change or influence one's behavior in achieving healthy living goals, Advice for pregnant and lactating women can practice breast care directly to help increase milk expenditure for baby nutrition and a good breastfeeding position can increase comfort for mothers and babies.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Kecemasan dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker Payudara Akili, Nurain Lista; Wulansari, Ika; Salawali, Siti Hajar
Gorontalo Journal of Public Health VOLUME 8 NOMOR 1, APRIL 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjph.v8i1.3936

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering didiagnosis dan mengancam jiwa pada wanita. Untuk mengurangi angka kematian pengobatan seperti kemoterapi perlu untuk dilakukan. Keberhasilan pengobatan bergantung pada kepatuhan pasien yang dapat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan kecemasan dengan kepatuhan kemoterapi pada pasien kanker payudara di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di dua rumah sakit yang ada di Provinsi Gorontalo yaitu RSUD. Prof. Dr. Aloei Saboe dan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Sampel pada penelitian ini berjumlah 37 responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling dengan kriteria telah menjalani kemoterapi minimal sebanyak 3 siklus berturut-turut . Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale (ZSAS) serta lembar observasi. Uji yang digunakan adalah Chi-square test untuk analisa data dengan hasil yang menunjukkan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (p-value 0,010) dan kecemasan (p-value 0,004) dengan kepatuhan kemoterapi pada pasien kanker. Dukungan keluarga yang baik dan kecemasan yang rendah dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani kemoterapi
Toxic Parenting and Mental Health Among Adolescents Suci Anggriani Albakir; Ridha Hafid; Siti Hajar Salawali
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v7i1.1782

Abstract

Adolescence is a transitional period that is vulnerable to various emotional and psychological changes, requiring a healthy family environment. One factor influencing adolescents’ mental health is parental parenting style. Toxic parenting is a negative parenting practice that can adversely affect adolescents' psychological well-being. This study aimed to examine the relationship between toxic parenting and mental health among adolescents at SMP Negeri 1 Limboto. The research used a quantitative approach with a cross sectional design and involved 82 subjects selected through proportional random sampling techniques.  The characteristics of subjects include age, gender, class, parents' marital status, parents' education, parents' occupation, parents' income, and history of bullying. The research instruments included a toxic parenting questionnaire and the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). The results showed that most teenagers experienced moderate levels of toxic parenting (65.9%) and had mental health in the borderline category (48.8%). The results of the Chi-square test showed that there was a significant relationship between toxic parenting and adolescent mental health at SMP Negeri 1 Limboto with a Pearson Chi-Square value of 12.551 and a p-value of 0.002 (<0.05). In conclusion, toxic parenting was associated with adolescent mental health, and parents should adopt positive parenting and open communication.
Peningkatan Kapasitas Kader: Edukasi Terintegrasi Cegah Komplikasi Diabetes Fisik dan Mental Siti Hajar Salawali; Sulistiani Ita; Pakaya Nasrun; Zainuddin Zainuddin
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/qhtmm733

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan dapat menimbulkan komplikasi fisik serta gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Kasus DM di Indonesia, termasuk di Desa Langge, Kabupaten Bone Bolango, masih tinggi dan menjadi prioritas penanganan penyakit kronis. Rendahnya kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi pencegahan komplikasi DM, baik fisik maupun mental, menjadi tantangan dalam upaya promotif dan preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui edukasi terintegrasi tentang pencegahan komplikasi fisik dan mental pada pasien DM. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, koordinasi, pre-test, pelatihan partisipatif, simulasi, role play, dan evaluasi post-test. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar DM, skrining depresi ringan menggunakan PHQ-2, teknik relaksasi napas dalam, afirmasi positif, komunikasi efektif, serta perawatan diri kader. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan kader, dari 60% kategori sedang dan 40% rendah pada pre-test menjadi 90% kategori tinggi setelah pelatihan. Temuan ini menunjukkan efektivitas pendekatan edukasi terintegrasi dalam memperkuat kapasitas kader sebagai agen perubahan di komunitas. Disarankan agar dilakukan pendampingan lapangan dan monitoring berkala untuk memastikan penerapan praktik yang berkelanjutan dan memperkuat peran kader dalam pencegahan komplikasi DM secara holistik.