Pemanfaatan lahan pekarangan rumah di Desa Rejoso Pinggir, Kabupaten Jombang, masih belum optimal sehingga masyarakat cenderung bergantung pada pasokan sayuran dari pasar. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya pengeluaran rumah tangga serta rendahnya kemandirian pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budi daya tanaman sayur secara vertikultur sebagai upaya optimalisasi lahan pekarangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan penyuluhan, pelatihan praktik pembuatan instalasi vertikultur, serta pendampingan berkelanjutan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket skala Likert lima tingkat melalui pretest dan posttest yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator dengan persentase kenaikan berkisar antara 40%–44%. Selain peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri dan motivasi masyarakat untuk menerapkan vertikultur secara mandiri di lingkungan rumah tangga. Dengan demikian, program pengabdian ini efektif dalam mendorong optimalisasi pekarangan sebagai sumber pangan keluarga serta berpotensi memperkuat ketahanan pangan rumah tangga secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026