Filter By Year

1945 2024


Found 24,893 documents
Search Information

Prototype Information Security Risk Assessment Tool Berbasis Lotus Notes Dalam Rangka Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 Hadi Syahrial
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.078 KB)

Abstract

Makalah ini membahas  tentang  pengembangan prototype sebuah aplikasi  yang dapat digunakan untuk menyimpan dan melakukan  penilaian  risiko keamanan informasi yang diberi nama Information Security Risk Assessment Tool  yang disesuaikan dengan kebutuhan  dalam  rangka implementasi  Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)  ISO 27001. Protoype ini dibuat dengan menggunakan  Lotus Notes  agar mudah dalam  penyimpanan, penelusuran, dan kolaborasi. Dengan sistem ini diharapkan  dapat membantu  dalam melakukan  penilaian   risiko keamanan informasi menjadi lebih efisien dan efektif.
Penentuan Variabel Lokasi Jarak Ritel Modern dengan Pasar Tradisional Menggunakan Metoda Agile Berbasis Geographics Information System (GIS) Ayu Pertiwi
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.506 KB)

Abstract

Hampir di setiap jalan utama akan dijumpai gelar ritel modern. penduduk atau masyarakat setempat hal tersebut sangat terbantu dengan hadirnya ritel modern tersebut untuk membeli  barang kebutuhan sehari-harinya. Ketersediaan barang yang memadai, kualitas barang yang terjaga, harga yang bersaing, dan kenyamanan tempatnya akan menjadi pilihan pengunjung dibandingkan mereka membeli di toko kelontong atau di pasar tradisional. Di lain  pihak, para pengusaha atau pemilik toko domestik (kelontong) mereka merasa terancam ekonominya. Dari barang yang tidak cepat laku, tampilan barang menjadi lebih kusam, dan harganya tidak lebih baik dibandingkan yang ditawarkan oleh ritel modern menjadikan  pasar tradisional dan toko kelontong menjadi bukan pilihan utama bagi pembeli khususnya barang kebutuhan sehari -hari non fresh. Dengan penelitian Penentuan variabel faktor lokasi jarak pasar ritel modern dan pasar tradisonal ini, dan dengan dukungan MetodeAgile dan Metode Delphi diharapkan dapat membantu pembuat kebijakan dalam menentukan arah pertumbuhan ekonomi lokal dan pemerataan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Juga penelitian ini diharapkan dapat mempermudah pembuat kebijakan dalam proses perijinan yang lebih transparan, dan terukur untuk pendirian dan penentuan jarak antara ritel modern dan pasar tradisional maupun toko domestik atau toko kelontong.
INVESTIGATING CHINESE EFL STUDENTS’ PERCEPTIONS OF WRITING PROMPTS OF DIFFERENT AMOUNTS OF INFORMATION Su You
English Review: Journal of English Education Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to explore how Chinese EFL students perceive the advantages and disadvantages of prompts providing different amount of information, namely prompt with more information and prompt with less information. Both qualitative and quantitative data were collected through questionnaire survey and semi-structured interview. Research results indicate that: 1) Respondents hold a mixed attitude towards the prompt effect on their task accomplishment. 2) Students believe that prompt type can affect their expression in writing; 3) Students generally agree that prompt with more information facilitate their writing in terms of content and organization; 4) Students’ preference for the prompt type differs across different English proficiency level.Keywords: prompt effect, English writing, testing writing, perceptions
Pemetaan Degradasi Ekosistem Mangrove dan Abrasi Pantai Berbasis Geographic Information System di Kabupaten Brebes-Jawa Tengah ,, Suyono; ,, Supriharyono; Hendrarto, Boedi; Radjasa, Ocky Karna
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.556 KB)

Abstract

Issu degradasi mangrove dan abrasi pantai secara ekologis, sosial, ekonomis senantiasa aktual . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi vegetasi mangrove dan tingkat abrasi pantai di wilayah Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan teknologi GIS (Geographic Information System) dan inderaja melalui interpretasi dan analisis citra satelit Landsat 7 TM. Penentuan model keeratan hubungan dinamika faktor ekologis dengan degradasi mangrove dan abrasi pantai dilakukan melalui analisis system dinamis dengan bantuan soft ware Power Sim 2.0. Hasil intepretasi data satelit menggunakan metode NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) menunjukan bahwa luasan mangrove di wilayah pantai Kabupaten Brebes tinggal 243.20 hektar tersebar di wilayah pantai Kecamatan Losari 26.56 ha., di Kecamatan Tanjung 5.60 ha., di Kecamatan Bulakamba 35.42 ha., di Kecamatan Wanasari 14.31 ha. dan di Kecamatan Brebes 161.31 ha.. Nilai kerapatan vegetasi mangrove secara total untuk Kecamtan Losari, Tanjung, Bulakamba,Wanasari dan Kecamatan Brebes (Kaliwlingi dan Randusanga Wetan) berturut-turut 10.79 ; 19.46 ; 18.50 ; 13.03 ; 36.43 dan 22.79 individu/ha. dengan kategori berturut-turut : sangat jarang, jarang , jarang, jarang, sedang dan jarang. Di wilayah penelitian dijumpai tiga jenis vegetasi mangrove dalam jumlah layak hitung yakni : Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata , Avicennia marina dimana Rhizophora mucronata memiliki kepadatan paling tinggi (35.73 individu/ha). di Kaliwlingi, Kecamatan Brebes.Degradasi mangrove dan abrasi di wilayah pantai Kabupaten Brebes masing-masing 68 ha./tahun dan 63ha./tahunKata Kunci : Degradasi, mangrove, abrasi, NDVI, Rhizophora
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI SERVICE CENTER MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) BERBASIS GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) (Studi Kasus PT. Eltra Aneka Tehnik Semarang) Bambang Suhartono, Muhammad Toha ,
ELKOM Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.612 KB)

Abstract

Sistem pendukung keputusan didefinisikan sebagai sebuah sistem yang mendukung kerja seorang manager maupun sekelompok manager dalam memecahkan masalah semi terstruktur dengan memberikan informasi ataupun usulan menuju pada keputusan tertentu. Perancangan sistem ini digunakan pendekatan metode R & D (Research And Development) menurut Borg & Gall (1983:775) dan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai metode perhitungannya, adapun yang di perhitungkan adalah kriteria, dimana kriteria tersebut yaitu: jumlah konsumen, pusat keramaian, jalan akses, keamanan, potensi perkembangan. Aplikasi ini dibuat dengan bahasa pemrograman PHP, MySql sebagai database, dan perangkat lunak yang digunakan yaitu: Adobe Dreamweaver dan Apache. Pemilihan lokasi untuk pembangunan lokasi service center yang tepat merupakan sebuah permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. Eltra Aneka Tehnik Semarang. Pimpinan merasa kebingungan dalam menentukan lokasi yang tepat untuk dibangunnya service center karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan agar pembangunannya tidak sia-sia dan dapat mengatasi permasalah perusahaan. Sistem pendukung keputusan ini mampu memberikan kemudahan pimpinan perusahaan dalam menentukan lokasi service center yang tepat, melalui proses-proses perhitungan yang tepat dan sistem yang terintegrasi dengan Geographic Information System (GIS) yang dapat menunjuk langsung lokasi secara online. Hasil yang diperoleh yaitu Tunjungan Elektronik Center dengan nilai 97,00, ITC Mega Grosir dengan nilai 87,00, Galaxy Mall dengan nilai 86,00, Delta Plaza dengan nilai 85,00, Hi-tech Mall dengan nilai 84,00, Citra Wold Surabaya dengan nilai 83,00 sehingga alternative yang dipilih yaitu Tunjungan Elektronik Center dengan perolehan nilai tertinggi 97,00.   Kata kunci:Sistem Pendukung Keputusan, SAW, R & D, GIS, Service Center
PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ICT (INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY) DALAM MATERI VERTEBRATA PADA SISWA MA MUHAMMADIYAH 1 MALANG Afifatun Nisa, Nurisma; Latifa, Roimil; Krisno Budiyanto, Moch. Agus
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 1 (2015): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.489 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i1.2299

Abstract

PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ICT (INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY) DALAM MATERI VERTEBRATA PADA SISWA MA MUHAMMADIYAH 1 MALANG   Nurisma Afifatun Nisa1, Roimil Latifa1, Moch. Agus Krisno Budiyanto1 1Pendidikan Biologi FKIP Universtias Muhammadiyah Malang, e-mail: biologi.umm@gmail.com   ABSTRAK The development of ICT in Indonesia increasing along with the time passed by. Hopefully little by little the teacher start to accustomed to used ICT based learning to adapt with the mushroom growth of time mowdays. Interactive learning media based on ICT hopefully be able to help students in comprehend the difficult materials which complicates to be mastered by the students especially in vertebrate material. In this interactive learing media development research at vertebrate material serve the purpose of learning media for student and teacher to facilitate teacher in deliver the material, also the researcher be able to know the usage of interactive learning media based on ICT in the effectiveness of student learning. This research codunsted at 10 March 2013 until 19 Octobeer 2013 in MA Muhammadiyah 1 Malang. The result of this development is produce interactive learning media product based on ICT (Information and Communication Technology) that have been made.which is had pass through testing process and revised based on suggestion and input from material expert and media expert also comment from the trial run student. Student learning activity getting off the ground from dependent class to independent class. The effectiveness of learning result and process in interactive learning media development based on ICT to increasing student achievement grade X student of  MA Muhammadiyah 1 Malang getting off the ground based the data that have been obtained.   Kata kunci: Vertebrate, Interactive Learning Media, ICT (Information and Communication Technology)
The Effects Of Information And Communication Technologies (ICT) On The Teachings/ Learning Of Arabic And Islamic Studies Sulaiman, Kamal-deen Olawale
Ar Raniry : International Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2015): Ar-Raniry : International Journal of Islamic Studies
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.668 KB) | DOI: 10.20859/jar.v2i1.27

Abstract

Arabic and Islamic Studies are very wide to be covered extensively within the confines of classroom lessons. These confines can be broadening to cover all areas of the subjects using modern information and communication technologies to meet and stimulate the interest, appreciation and curiosities of students. This paper, therefore, intends to investigate the overall effects of ICT in the teaching/learning of Arabic and Islamic Studies for the 21st century in Nigeria. It, also, investigates the role of ICT in the teaching/learning of the two subjects and the challenges facing the teachers of the subjects. The ICT resources for teaching/learning of the subjects would also be examined. The methodology employed in this study was derived from books, journals, archives, newspapers, reports, internet and the Holy Qur’an. The paper emphasizes the importance of making schools conducive for learning and one major factor that contributes to learning process is the use of ICT. It, also, revealed that, ICT is used as a teaching aid possibly in the demonstration and discussion processes. The paper recommended that it is significantly important for the Arabic and Islamic studies teachers to understand the skills and knowledge required in the ICT era. Also, priorities for future development and acquiring of ICT knowledge is essential to Arabic and Islamic Studies teachers so as to be able to apply ICT knowledge where appropriate in their professional lives as educators, education analysts and school managers. While it concluded that the ICT has a lot of roles in the teaching/learning of Arabic and Islamic studies.
MOBILE CLOUD GEOGRAPHICS INFORMATION SYSTEM SARANA KESEHATAN DENGAN MONGO DATABASE Budi Santosa; Agus Sasmito Aribowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Geografis dapat dioperasikan dalam perangkat mobile. Penelitian ini menghasilkan suatu aplikasi yang berada di dalam sebuah smartphone khusus Android. Aplikasi ini membantu user untuk mengetahui posisi sarana prasarana kesehatan, khususnya apotik dan ruang praktek dokter. Dalam pengembangan sistem, metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan perangkat lunak ini adalah metode Grapple. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah java eclipse dan pemetaan menggunakan teknologi Google Maps dan Cloud Mongo Database sebagai database server serta smartphone Android sebagai alat pendukung. Hasilnya berupa aplikasi mobile yang dapat membantu pengguna mencari sarana kesehatan terdekat di wilayah Daerah istimewa Yogyakarta. Sistem ini akan membantu masyarakat mencari sarana kesehatan terdekat dengan kualitas terbaik hingga jalur perjalanannya.
DASHBOARD INFORMATION SYSTEM BERBASIS KEY PERFORMANCE INDICATOR Henderi Henderi; Sri Rahayu; Bangun Mukti Prasetyo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemimpin organisasi membutuhkan akses terhadap informasi strategis untuk melakukan monitoring, pengukuran kinerja, dan menyoroti adanya anomali pada organisasi. Sementara secara tradisional organisasi tidak memiliki tool enterprise performance management (EPM) yang efektif untuk melaksanakannya. Kegiatan monitoring, pengukuran kinerja, dan identifikasi terhadap anomali biasanya dilakukan seadanya, melalui laporan bagian terkait, dan disampaikan pada sebuah rapat. Akibatnya proses monitoring, pengukuran kinerja, dan identifikasi terhadap anomali organisasi membutuhkan sumber daya yang banyak. Bahkan, kadangkala hasilnya juga tidak mencerminkan kinerja dan anomali yang sesungguhnya. Untuk itu, paper ini membahas tentang pengembangan aplikasi dashboard information system (DIS) berbasis key performance indicator (KPI) sebagai tool EPM. Aplikasi DIS berbasis KPI dikembangkan menggunakan metode data URL (uniform resource located). Dalam implementasinya, untuk memberikan tampilan grafik yang interaktif dan kuat pada executive dashboard, digunakan software FusionChart dan XML (eXtensible Markup Language ) sebagai data interface. Berdasarkan hasil uji coba dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa aplikasi DIS berbasis KPI sebagai tool EPM yang dikembangkan pada penelitian ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi dalam melakukan monitoring, pengukuran kinerja, dan identifikasi terhadap anomali yang terjadi. Peningkatan efisiensi dan efektivitas tercapai karena aplikasi DIS yang dihasilkan dapat menampilkan informasi strategis berdasarkan KPI yang telah ditetapan dalam bentuk dashboard, interaktif, real time, dan visual.
PENGEMBANGAN MODEL INFORMATION TECHNOLOGY (IT) GOVERNANCE PADA ORGANISASI PENDIDIKAN TINGGI MENGGUNAKAN COBIT 4.1 DOMAIN PO DAN AI Suryani, Arie Ardiyanti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Information Technology Governance (IT Governance) merupakan faktor penting bagi organisasi dalam memanfaatkan teknologi informasi. Adanya IT Governance akan memberikan jaminan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sejalan dengan tujuan organisasi. Dalam membangun sebuah IT Governance, dapat diadopsi beberapa standar seperti ITIL, COSO, ISO27001, ISO38500 dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan COBIT 4.0, dengan pertimbangan COBIT dibuat dengan menggunakan standar IT lain sebagai referensinya, sehingga keselarasan pengembangan IT dengan tujuan institusi relatif lebih terjamin. Pengembangan model IT Governance dimulai dengan menentukan critical success factor (CSF) dari sasaran IT institusi, pengukuran tingkat kematangan current IT Governance, analisa gap hingga analisa resiko untuk mengidentifikasi proses IT yang urgent untuk diimplementasikan. Pada bagian akhir diberikan rekomendasi perbaikan proses IT sesuai dengan maturity level-nya. Hasil penelitian ini adalah usulan model IT Governance yang diharapkan cukup sesuai bagi organisasi Pendidikan Tinggi X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk domain PO dan AI pada COBIT 4.0, IT maturity level institusi berada diantara tingkat initial dan repetable, dengan skor rata-rata proses sebesar 1.68. Secara umum, untuk mencapai tingkat yang lebih baik organisasi perlu mendefinisikan (secara formal) dan mensosialisasikan kebijakan, prosedur serta standar yang dibutuhkan dalam pengelolaan informasi; mengelola dokumen pengoperasian setiap proses layanan IT; menjalankan fungsi pengawasan, pelaporan dan evaluasi proses, serta memfasilitasi knowledge sharing antar individu penanggung jawab proses sehingga diharapkan ketergantungan sistem IT terhadap individu dapat diperkecil.

Page 109 of 2490 | Total Record : 24893