Filter By Year

1945 2024


Found 190 documents
Search Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun

Analisis Pemerolehan Bahasa Pertama Pada Anak Usia Lima Tahun Melalui Ilmu Linguistik Septianingsih, Reno; Riantiarna, Ratna; Aulia Mufidha, Tiara; Handhayani, Suci; Saputra, Saputra; Fauziah, Muhardila
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i1.807

Abstract

This research aims to analyze language acquisition in children, obtained directly and supported by several factors, such as internal factors from both parents. The initial language acquisition in children is found and obtained from their mother. The research method used is qualitative descriptive. The data collection techniques employed are observation and interviews. The research subject is a five-year-old male child. The results of the study indicate that the initial language acquisition in a five-year-old child is obtained through interactions with their mother. At this age, the child can utter several words and sentences commonly used in their communication with family and friends. However, the language proficiency of the five-year-old is somewhat unclear in terms of the original words and sentences. Interactions in the child's environment influence language proficiency and vocabulary knowledge. The child uses both Indonesian and a mixture of regional languages in daily communication, both at home and at school. The child acquires new knowledge about various words through school, reading books, and watching videos on YouTube.
Analisis Proses Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2 Tahun Herdiani, Anisa Nurul; Riansi, Erwin Salpa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i1.2052

Abstract

Bahasa merupakan identitas suatu bangsa yang digunakan ketika berinteraksi. Manusia membutuhkan bahasa menjadi alat berkomunikasi. Bahasa memegang peranan penting sebagai alat komunikasi pada kehidupan manusia kerena dengan bahasa manusia bisa saling berinteraksi dan berbicara mengenai apa saja. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 2 tahun ini bahasa yang diperoleh seorang anak dapat bersumber dari manapun, bahasa bahasa yang diperoleh pada anakpun cenderung dari lingkungan sekitar, baik itu secara langsung, maupun elektronik. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana orang tua mengontrol pemerolehan pada bahasa anak. Selain itu, pemerolehan bahasa yang didapat perlu ditinjau terlebih dahulu seperti apakah bahasa tersebut. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif.  Hasil yang didapat adalah 10 kata yaitu angan, aju, alas, alon, ama, ayi, alang, lambut, ana, alung. Pembelajaran bahasa pada anak cenderung menghilangkan salah satu fonem. Setelah melakukan penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pada anak usia 2 tahun, pemerolehan bahasa ini cenderung menghilangkan menghilangkan bunyi dari suku kata.
Pemerolehan bahasa aspek fonologi pada anak usia 2 Tahun Harahap, Nadiyah Iklimah; Qolbi, Mauritsa Fitriyah; Putra, Dona Aji Karunia
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 25, No 2 (2024): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aksara/v25i1.pp367-375

Abstract

This study aims to describe language acquisition in children aged 2 years and 2 months in terms of phonological aspects. This research was conducted using a qualitative descriptive method. The subject in this study was a child aged 2 years 2 months, male and with the initials MFA. The data in the research are speech produced by children aged 2 years and 2 months. The data collection techniques applied in this research are observation and documentation. The results showed that MFA subjects were able to pronounce vowels in front-high /i/, front-middle /e/, high-back /u/, middle-middle /ǝ/, middle-low /a/ and back-middle /o /, but has difficulty pronouncing vowels such as /u/ and /e/ in word-final position. Regarding consonant phonemes, there are several phonemes that the subject cannot pronounce correctly, such as the consonants /b/, /c/, /h/, /k/, /l/, /p/, /r/, /s/ and /t/ especially in word initial position. The strategy applied by the subject to overcome these difficulties is phoneme deletion and substitution.Keywords: Language Acquisition, Phonological Aspects, and 2 Years Old Child
Pemerolehan Bahasa Pertama dengan Aplikasi Secil pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Kelompok Bermain Ulul Albab Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang Kartikasari, Dian; Sulistyowati, Heny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12598

Abstract

Pemerolehan bahasa dipakai dalam proses penguasaan bahasa pertama sebagai salah satu perkembangan yang terjadi pada seorang manusia sejak lahir. Aplikasi secil berbasis IT memiliki keunggulan yang mampu menarik perhatian anak dengan banyaknya series pembelajaran yang beragam, dari series cerita sampai bermain sambil belajar. Karakter dan bahasa yang disuguhkan sesuai dengan usia anak-anak dengan warna-warna menarik. Secara umum tujuaan penelitian ini untuk mendeskripsikan secara objektif tentang pemerolehan bahasa pertama dengan aplikasi secil pada anak usia 4-5 tahun di Kelompok Bermain ULUL ALBAB kecamata Peterongan kabupaten Jombang. Tujuan Khusus untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama bidang semantik kelas kata nomina dengan aplikasi secil pada anak usia 4-5 tahun di Kelompok Bermain ULUL ALBAB kecamata Peterongan kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif, metode tersebut dipilih untuk mengetahui pemerolehan bahasa pertama bidang semantik pada anak usia 4-5 tahun di KB Ulul Albab kecamatan Peterongan kabupaten Jombang berdasarkan kelas kata nomina yang muncul dalam ujaran anak. Subjek penelitian adalah 9 anak yang dianggap memenui kriteria untuk dijadikan subjek penelitian, dengan melihat keanekaragaman ujaran yang digunakan anak ketika berinteraksi dengan temannya. Sumber data dalam penelitian ini berupa ujaran siswa di KB Ulul Albab kecamatan Peterongan kabupaten Jombang, serta datanya berupa kata yang didalamnya memuat nomina. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan langkah observasi, wawancara, penentuan objek, perekaman, dokumentasi, transkrip data, identifikasi data, kodefikasi, dan tabulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas tiga tahap yaitu, deskripsi data, analisis data, dan simpulan. Hasil penelitian pemerolehan bahasa pertama kelas kata nomina dengan menggunakan aplikasi secil menunjukkan beberapa ujaran kata menggunakan bahasa Jawa dan menggunakan bahasa Indonesia. Misalnya dalam bahasa Jawa yaitu ujaran kata boyo dan kali, dan dalam bahasa Indonesia subjek mengujarkan kata cekolah, nlambutan, tapi, dan aelnya. Ujaran yang diujarkan banyak mengalami pengurangan, penambahan, dan perubahan, baik huruf maupun kosa kata. Ujaran kata cekolah termasuk dalam pengelompokan nomina tipe II, ujaran kata nlambutan termasuk dalam pengelompokan nomina tipe V, ujaran kata tapi dan boyo termasuk dalam pengelompokan nomina tipe III, ujaran kata aelnya termasuk dalam pengelompokan nomina tipe VIII, dan ujaran kata kali termasuk dalam pengelompokan nomina tipe IX.
Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2 Tahun 7 Bulan dalam Aspek Fonologi Alkhaerat, Mutia; Juanda, Juanda
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3570

Abstract

Kajian pemerolehan fonologi adalah bidang penelitian yang utama karena mempengaruhi teori linguistik, yaitu teori bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah menyelidiki ujaran anak usia 2 tahun dan 7 bulan berdasarkan berbagai elemen, termasuk pemerolehan vokal dan konsonan melalui lensa pemerolehan fonologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dijalankan melalui pengamatan dan perekaman langsung terhadap ucapan anak-anak yang berperan sebagai subjek dalam studi ini. Studi ini menggunakan metode simak dan rekam. Subjek penelitian adalah seorang anak berinisial A berusia 2 tahun 7 bulan dan jenis kelamin laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak memiliki penguasaan fonologis yang lengkap, terutama dalam pengucapan vokal yang diikuti konsonan. Namun, bunyi vokal dan konsonan yang tidak terdengar jelas masih ada saat berkomunikasi. Empat determinan utama dalam pemerolehan bahasa meliputi faktor-faktor intrinsik, evolusi kognitif anak, konteks sosial, dan aspek herediter. Penelitian ini menawarkan kontribusi berharga bagi guru PAUD dan orang tua tentang tahapan kunci dalam perkembangan fonologi pada anak usia 2 tahun 7 bulan, memungkinkan mereka untuk lebih efektif dalam mendukung dan meningkatkan keterampilan berbicara anak.
Pengaruh Pola Asuh Terhadap Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia Tiga Tahun Sintya Nur Alifah; Umardi, Sifana
REFEREN Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v2i2.9185

Abstract

Lingkungan keluarga merupakan faktor penting dalam proses pemerolehan bahasa. Pola asuh orang tua menjadi bagian utama dari lingkungan keluarga yang dapat memberikan dampak langsung terhadap pemerolehan bahasa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak usia dini tiga tahun. penelitian ini dilakukan dengan metode deskripsi kualitatif. subjek dalam penelitian ini adalah anak usia tiga tahun. pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat. analisis data dilakukan dengan wawancara dan observasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia tiga tahun dengan pola asuh dibatasi penggunaan gawai dan tidak dibatasi waktu bermainnya, pemerolehan bahasa cenderung lancar dan terhambat. sedangkan yang tidak dibatasi penggunaan gawai dan dibatasi waktu bermainnya, pemerolehan bahasa cenderung terhambat.
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia Tiga Tahun Ditinjau dari Segi Sintaksis (Kajian Pskilolinguistik) Nuraini, Arvina; Harras, Kholid Abdullah
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 4 No 2 (2024): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v4i2.8662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun. Pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun ini ditinjau dari segi sintaksis. Data dalam penelitian ini adalah tuturan anak usia 3 tahun. Metode kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun melalui wawancara dan analisis isi sintaksis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada usia tiga tahun, Alvin sudah mampu mengucapkan beberapa jenis kata verba, kata nomina, kata numeralia, kata adjectiva, dan kata adverbial. Kata kunci: Linguistic, Pemerolehan Bahasa, Sintaksis
Pemerolehan Kosakata Bahasa Indonesia pada Anak Usia 4 Tahun di Desa Singkil Rahmawati, Finka; Sabardila, Atiqa
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v12i2.128169

Abstract

The study of children's language processing is always intriguing. The purpose of this study is to identify and analyze the vocabulary processing abilities of 4-year-old children in Singkil Village, Indonesia. This qualitative case study involved 10 deliberately selected participants who were 4 years old. The data collected for this study included basic vocabulary such as verbs, nouns, adjectives, conjunctions, adverbials, pronominals, prepositions, numerals, and interjections. Notes and interviews were the data collection techniques used in this research. The analysis method employed in this study was the commensurate method, which included the use of the speech organ sorting technique. This variation in understanding highlights the individualized nature of language acquisition among preschool-aged children. The findings revealed that the most mastered word types were verbs (153 words), pronominal words (86 words), adjectives (70 words), nouns (63 words), conjunctions (58 words), adverbials (44 words), numerals (27 words), prepositions (13 words), and interjections (12 words). Therefore, it can be concluded that the acquisition of Indonesian vocabulary in 4-year-old children in Singkil Village, Sukoharjo Regency, is still categorized as underdeveloped (BB), as the process of acquiring Indonesian vocabulary in these children occurs naturally through daily activities.Key words: Indonesian language skills, vocabulary development, 4 year old children 
Rerata Panjang Ujaran dan Aspek Fonologis pada Pemerolehan Bahasa Anak Usia 2 Tahun 1 Bulan Nurcahyo Yudi Hermawan; Prima Gusti Yanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86086

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan rerata panjang ujaran dan pemerolehan fonologis yang diujarkan pada anak usia 2 tahun 1 bulan. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan observasi terhadap ujaran yang diucapkan oleh anak BTS pada periode 1 bulan. Observasi dilakukan dengan pengamatan mendalam dan merekam ujaran. Data diperoleh saat anak BTS berbicara dengan memberikan stimulus dan wawanacara sederhana. Metode yang digunakan dalam memperoleh data adalah dengan metode simak libat cakap dengan pendekatan kualitatif. Analisis dilakukan dengan mentranskripsikan ujaran untuk dihitung jumlah kata setiap ujaran. Data kemudian dianalisis berdasarkan kemampuan penguasaan bunyi. Temuan dari penelitian ini adalah rerata panjang ujaran anak BTS adalah di atas rata-rata anak seusianya, tetapi ciri-ciri perkembangan bahasanya tidak sesuai dengan kelompok rerata panjang ujaran yang didapatkan. Dari segi fonologis, seluruh bunyi vokal telah dikuasai oleh anak BTS. Akan tetapi, bunyi konsonan anak BTS agak berbeda dengan perkembangan fonologis anak seusianya. Bunyi [r] umumnya mulai diujarkan pada tahap akhir hampir bersamaan dengan bunyi [x] dan [z], tetapi anak BTS telah menguasai bunyi [r] di semua posisi. Anak BTS justru belum sempurna mengujarkan bunyi [b] dan [s] yang seharusnya pada anak seusianya telah dikuasai secara sempurna. Oleh karena itu, perkembangan fonologis anak BTS tidak begitu sejalan dengan universalitas perkembangan fonologis anak.
ANALYSIS OF LANGUAGE DEVELOPMENT IN CHILDREN AGED 3 YEARS IN KARAWANG: ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 3 TAHUN DI KARAWANG Julaeha
SOSIOEDUKASI Vol 13 No 2 (2024): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v13i2.4471

Abstract

This study analyzes the language acquisition of 3 year old children in Karawang. The aim of this research is to analyze the language acquisition of 3 year old children in Karawang. The focus of this research is to understand the language development of children in this age group and the factors that influence it. Research methods used include observational studies and direct recordings. The study was conducted with her 3-year-old child named Ais, who lives in Karawang. The steps that need to be taken when conducting research are direct observation, to observe children's language development in their everyday environment. Record directly to the child to get more information about the language environment at home and the language stimulation given to the child. The results of this study indicate that children aged 3 years in Karawang have different abilities in language acquisition. Some children have reached the stages of perfect word pronunciation and sentence formation, while others are still in the early stages of developing language skills. Factors such as the social environment, language stimuli, and personal factors all influence the language development of these children. This research allows us to better understand language acquisition in 3 year old children in Karawang. The implications of this research can be used to design intervention programs and environmental developments that optimally support children's language development. Further research is also recommended to involve a larger sample and examine other factors that can influence language acquisition in children of Ayes' age.

Page 15 of 19 | Total Record : 190