Filter By Year

1945 2024


Found 190 documents
Search Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun

Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2 Tahun 7 Bulan dalam Aspek Fonologi Mutia Alkhaerat; Juanda Juanda
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3570

Abstract

Kajian pemerolehan fonologi adalah bidang penelitian yang utama karena mempengaruhi teori linguistik, yaitu teori bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah menyelidiki ujaran anak usia 2 tahun dan 7 bulan berdasarkan berbagai elemen, termasuk pemerolehan vokal dan konsonan melalui lensa pemerolehan fonologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dijalankan melalui pengamatan dan perekaman langsung terhadap ucapan anak-anak yang berperan sebagai subjek dalam studi ini. Studi ini menggunakan metode simak dan rekam. Subjek penelitian adalah seorang anak berinisial A berusia 2 tahun 7 bulan dan jenis kelamin laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak memiliki penguasaan fonologis yang lengkap, terutama dalam pengucapan vokal yang diikuti konsonan. Namun, bunyi vokal dan konsonan yang tidak terdengar jelas masih ada saat berkomunikasi. Empat determinan utama dalam pemerolehan bahasa meliputi faktor-faktor intrinsik, evolusi kognitif anak, konteks sosial, dan aspek herediter. Penelitian ini menawarkan kontribusi berharga bagi guru PAUD dan orang tua tentang tahapan kunci dalam perkembangan fonologi pada anak usia 2 tahun 7 bulan, memungkinkan mereka untuk lebih efektif dalam mendukung dan meningkatkan keterampilan berbicara anak.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN PADA TATARAN FONOLOGI (LANGUAGE ACQUISITION OF 3-4 YEAR OLD CHILDREN AT THE PHONOLOGICAL LEVEL) Ardhia Nadin Patresia Panggabean; Natalia Margaret Nababan; Prisilia August Sabria Sitompul; Zahara Husni Zalfana; Anggia Puteri
Journal Education and Government Wiyata Vol 3 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v3i1.204

Abstract

Language is the most important primary communication tool that allows humans to interact and share information with others. As a dynamic system, language is always evolving following changing times, this is marked by the emergence of new terms, variations in use and changes in meaning. In the context of children's language acquisition, early childhood is an important phase where linguistic development takes place significantly. This article aims to explore the theory of early childhood language acquisition by focusing on analysis at the levels of phonology, syntax and semantics. The discussion focuses on general patterns in phonological development such as the deletion or replacement of phonemes, children's syntactic abilities in producing various types of sentences, as well as semantic preferences for denotative meanings that are relevant to the environment. Social and environmental interactions play a big role in this process, so that appropriate stimulation becomes The key to enriching children's language skills. The method used in this article is literature study. This study is expected to provide theoretical insight into the dynamics of children's language acquisition, especially in the modern era which is full of communication challenges.
Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun pada Tataran Fonologi: Kajian Psikolinguistik Putri, Meysi Anisa; Awwalinda, Nisa; Fatmawati, Fatmawati
Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/s.v4i1.20952

Abstract

This study aims to describe the process of language acquisition in a 3-year-old child, focusing on phonological development, using a qualitative approach. Data were collected from recorded conversations and observations of the research subject, Angkasa Dexano Nugraha. A narrative analysis method was used to explore the variations in sounds produced, as well as phoneme omissions and substitutions that occurred. The results showed that Angkasa was able to produce significant sound variations, although phoneme omissions often occurred, such as the substitution of /k/ with /t/ in the word "makan" becoming "matan," and the omission of the /r/ phoneme in the word "telor" becoming "telol." These findings highlight the importance of social interaction and environmental factors in accelerating children's language development. This study provides theoretical contributions to the field of psycholinguistics by emphasizing the dynamics of language acquisition influenced by environmental and cognitive factors, as well as patterns of phoneme omissions and substitutions that reflect the child’s articulatory adaptation processes.
PEMEROLEHAN KALIMAT BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA 5 TAHUN (STUDI KASUS MARTA OKTAVIANI) Ta, Evita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i2.85332

Abstract

This research is the acquisition of Indonesian sentences in 5 year old children, case study of Marta Oktaviani, Syntax study. This research uses a descriptive method in the form of qualitative research. The data source for this research was obtained directly from the subject, a 5 year old child. The research data is the structure of Indonesian sentence patterns according to the chosen problem formulation. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, TSLC, note taking, recording. The data collection tools used were observation sheets, gadgets and note-taking sheets. After that, the results of the analysis found that there were 16 declarative sentences, 9 interrogative sentences, 3 imperative sentences. From the results of the analysis obtained, children aged 5 years are more likely to use declarative sentences, because children aged 5 years understand more and are able to pronounce sentences quite well. Therefore, the role of parents is very important in the acquisition of sentences in children aged 5 years.
PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 5 TAHUN: STUDI KASUS ASPEK FONOLOGI, MORFOLOGI, SINTAKSIS, DAN SEMANTIK Daniela Maretty Situmorang; Ida Binneka; Siti Fadilah aini Siregar; Tia Hairany Amanda; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengamati dan menganalisis kemampuan berbahasa seorang anak bernama Doris pada usia 5 tahun. Pengamatan difokuskan pada empat aspek utama pemerolehan bahasa, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung untuk memperoleh data kemampuan berbahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek fonologi, Doris telah mampu mengucapkan sebagian besar bunyi bahasa Indonesia dengan tepat, termasuk fonem /r/ yang biasanya sulit dikuasai anak seusianya. Pada aspek morfologi, Doris sudah menggunakan konstruksi morfologis sederhana meskipun masih sering menghilangkan kata ganti orang pertama. Aspek sintaksis menunjukkan Doris mampu menyusun kalimat sederhana walau masih didominasi kalimat pendek dan terkadang tidak lengkap. Sementara pada aspek semantik, Doris memiliki pemahaman yang baik terhadap makna kata dan kemampuan mengasosiasikan kata dengan objek atau konsep yang sesuai. Perkembangan bahasa Doris sesuai dengan tahap usianya yang berada pada fase transisi dari bahasa sederhana menuju struktur bahasa yang lebih kompleks. Hasil penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang pemerolehan bahasa anak usia prasekolah dan dapat dijadikan dasar dalam pengembangan metode pengajaran bahasa yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4 TAHUN MELALUI PENGUKURAN MEAN LENGTH OF UTTERENCE DALAM ASPEK FONOLOGI DAN SINTAKSIS Septiani, Ina; Setiawan, Hendra
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i1.871

Abstract

Penelitian ini merupakan pemerolehan bahasa pada anak yang berusia 4 tahun. Tujuannya adalah untuk menjelaskan hasil analisis pemerolehan bahasa melalui pengukuran mean length of utterence dalam aspek fonologi dan sintaksis. Penelitian ini difokuskan pada perhitungan MLU. Dalam penelitian diperoleh dari 1 informan, terdiri atas satu perempuan. Data dianalisis menggunakan deskripsi kualitatif. Langkah penelitian berupa pengumpulan data, analisis data, dan penyampaian hasil analisis. Pada tahap penyediaan data dengan teknik simak, wawancara dan rekaman. Pada analisis data menggunakan pendekatan sinkronik. Penelitian ini menunjukkan bahasa anak berada pada tahap III, sehingga perkembangan bahasanya masih rendah, terdapat pengucapan fonem yang belum sempurna yaitu bunyi /R/ saat dia mengucapkan bunyi /R/ yang dilafalkannya bunyi /L/. Adapun kelas kata yang sudah dikenal oleh Nabila seperti Nomina (N), verba (V) Adjektiva (Adj), Numeralia (Num), Preposisi (Pre), dan Konjungsi (K).
PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4 HINGGA 5 TAHUN DITINJAU DARI MEAN LENGTH UTTERANCE (MLU), FONOLOGI, MORFOLOGI, SINTAKSIS DAN SEMANTIK Putri Octavia Simbolon; Frischa Saria S; Kevin Pardede; Jesika Melissa Simanjuntak; Nurul Azizah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 3 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i3.1662

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak usia 4 hingga 5 tahun merupakan fase penting dalam perkembangan linguistik yang mencakup aspek fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerolehan bahasa anak dalam aspek-aspek tersebut dengan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara. Data diperoleh dari rekaman ujaran dua anak berusia 4 tahun 8 bulan dan 5 tahun, yang dianalisis menggunakan Mean Length of Utterance (MLU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia 5 tahun memiliki perkembangan fonologis yang lebih baik dibandingkan anak usia 4 tahun 8 bulan yang masih mengalami kesalahan substitusi fonem. Dari segi morfologi, anak yang lebih tua telah memahami penggunaan morfem gramatikal, sedangkan anak yang lebih muda masih mengalami kesulitan dalam afiksasi. Dalam aspek sintaksis, anak usia 5 tahun mulai membentuk kalimat lebih kompleks, sementara anak usia 4 tahun 8 bulan masih mengalami kesalahan dalam menyusun struktur kalimat. Studi ini menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa anak sangat dipengaruhi oleh faktor usia dan lingkungan sosial, sehingga stimulasi bahasa yang cukup sangat penting untuk mendukung perkembangan linguistik mereka.
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DESA LAWE SUMUR KECAMATAN LAWE SUMUR KABUPATEN ACEH TENGGARA Ari Purnama Eryan; James Marudut; Najaruddin
Tuwah Pande: Jurnal  Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): Juni : Tuwah Pande: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STKIP USMAN SAFRI KUTACANE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/tuwahpande.v3i1.479

Abstract

Ari purnama eryan, 2023. Pemerolehan Bahasa Kedua Pada Anak Usia 3-4 Tahun di Desa Lawe Sumur Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Usman Safri. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perolehan Bahasa pada anak usia 3-4 tahun bidang fonologi dan sintaksis dengan menggunakan tiga teori, yaitu: 1. Teori pemerolehan bahasa yang behaviorisme (Skinner), 2. Teori pemerolehan bahasa yang mentalistik (Chomsky), dan 3. Teori pemerolehan bahasa yang kognitivisme (Piaget) Penelitian meggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara teknik rekam menggunakan tape corder dan video tape. Hasil penlitian ini menyimpulkan bahwa pemerolehan bahasa anak usia 3- 4 tahun dalam bidang fonologi, anak dikatakan belum mampu mengucapkan konsonan /s/ menjadi fonem /c/, /j/ menjadi fonem /d/ atau /dz/, /r/ menjadi fonem /l/, dan penghilangan bunyi konsonan /h/, /p/, dan /k/, pada pemerolehan sintaksis anak sudah mampu menggunakan kalimat-kalimat satu kata, dua kata, dan multikata.
Analisis Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 3-5 Tahun (Kajian Mean Length of Utterance [MLU]) Dinda Ayu Dewita; Gizka Febrianka Taringan
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARI-MARET 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 4 tahun 5 bulan dan 3 tahun 7 bulan dengan fokus pada aspek fonologi, morfologi, sintaksis, dan pragmatik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi partisipatif, rekaman percakapan, dan wawancara dengan orang tua dalam konteks alamiah selama periode satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam pemerolehan bahasa kedua subjek. Anak usia 4 tahun 5 bulan telah menguasai sebagian besar fonem bahasa Indonesia dan mampu membentuk kalimat kompleks dengan konjungsi, sementara anak usia 3 tahun 7 bulan masih menunjukkan kesulitan dalam bunyi konsonan tertentu (/r/, /s/, /f/) dan cenderung menggunakan kalimat sederhana. Pada aspek morfologi, anak yang lebih tua telah mampu menggunakan afiks secara lebih konsisten, sedangkan anak yang lebih muda masih dalam tahap pemerolehan awalan dan akhiran dasar. Kedua subjek menunjukkan perkembangan pragmatik yang sesuai usia, namun dengan variasi dalam pemahaman konteks sosial percakapan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang tahapan perkembangan bahasa anak dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta dapat menjadi acuan bagi pendidik dan orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia prasekolah.
PEMEROLEHAN FONOLOGI BAHASA PERTAMA PADA TIKTOKERS DMITRIEV ABRAHAM (ANAK USIA 2 TAHUN) Vera Erviana Rosyida; Imroatus Ridhow Fathonah; Nabilla Putri Irdiansyah; Mintowati Mintowati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.369

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemerolehan bahasa pertama pada aspek pemerolehan fonologi anak usia 2 tahun meliputi bunyi -bunyi vokal dan bunyi konsonan. Pemerolehan bahasa diawali dari semenjak lahir sampai dapat memperoleh bahasa pertama. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data berupa bunyi vokal dan konsonan pada anak usia 2 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah data dari video youtube Dmitriev Abraham atau Abe yang berjudul “Abe React Jalan-Jalan Dino” yang diunggah pada 2 Januari 2024. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Data yang diperoleh kemudian ditranskripsikan dalam bentuk tabel berdasarkan unsur fonologi yang menjadi titik fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia 2 tahun sudah dapat mengucapkan bunyi konsonan dan bunyi vokal, walaupun masih ada beberapa bunyi konsonan yang belum dapat diucapkan dengan baik dan jelas. Namun, pada bunyi vokal baik diawal, ditengah, dan dibelakang mampu mengucapkan dengan baik dan jelas.

Page 17 of 19 | Total Record : 190