Filter By Year

1945 2024


Found 37 documents
Search PRESERVASI BAHAN PUSTAKA

Peran Pustakawan dalam Kegiatan Preservasi Bahan Pustaka di Perpustakaan FMIPA Universitas Padjadjaran Nurcahyani, Hestianna; Rodiah, Saleha
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 6 No. 1 (2022): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v6i2.157

Abstract

Pendahuluan. Preservasi bahan pustaka menjadi kegiatan penting yang perlu diperhatikan oleh pustakawan karena menyangkut pelestarian baik dari segi fisiknya maupun kandungan informasinya. Peran pustakawan dalam menjalankan preservasi bahan pustaka perlu ditegaskan agar pelaksanaan preservasi dapat berjalan secara maksimal. Perpustakaan FMIPA harus mampu melaksanakan preservasi bahan pustaka dengan peran pustakawan yang berbeda-beda tergantung metode preservasi yang digunakan. Metode Penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil dan Pembahasan. Pustakawan Perpustakaan FMIPA dalam setiap kegiatan preservasi bahan pustaka memiliki peran masing-masing tergantung metode preservasi yang digunakan. Terdapat beberapa faktor penunjang dalam preservasi bahan pustaka di Perpustakaan FMIPA yakni tersedianya sarana dan prasarana yang terdiri dari ruangan yang luas, kursi dan meja yang tersedia cukup banyak, dan tersedianya beberapa komputer. Namun, dalam pelaksanaanya Perpustakaan FMIPA masih menghadapi beberapa kendala yaitu anggaran yang terbatas, teknologi yang kurang memadai, dan jumlah pustakawan yang terbatas. Kesimpulan dan Saran. Perpustakaan FMIPA telah menjalankan preservasi bahan pustaka dengan cukup baik dimana preservasi dilakukan secara manual dan tidak ada yang dilakukan secara khusus. Namun, ada beberapa yang perlu untuk diperhatikan oleh Perpustakaan FMIPA dalam pelaksanaan yakni meningkatkan kinerja pustakawan.
Analisis Penerapan Preservasi Kuratif terhadap Bahan Pustaka di Perpustakaan Museum Konferensi Asia Afrika Indah, Rosiana Nurwa; Fahriansyah, Muhammad Aldy
Jurnal Tadwin Vol 3 No 1 (2022): Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.383 KB) | DOI: 10.19109/tadwin.v3i1.14304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prervasi kuratif di Perpustakaan Museum Konferensi Asia Afrika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan preservasi kuratif yang dilakukan melalui laminasi dan penjilidan. Adapun kendala yang dihadapi dalam penerapan preservasi kuratif adalah sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan mayoritas koleksi termasuk warisan dunia.
Kegiatan Preservasi dan Konservasi Bahan Pustaka di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Nadia Nur Azizah; Samson CMS; Lutfi Khoerunnisa
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v7i12023p115-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kegiatan preservasi dan konservasi bahan pustaka di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran dan kendala yang dihadapi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang berasal dari informan yang dikumpulkan melalui proses observasi, wawancara serta dokumentasi dan analisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad melakukan kegiatan preservasi dan konservasi terhadap fisik bahan pustaka dengan pengoptimalan kebersihan lingkungan, suhu, cahaya, penyimpanan, penjilidan dan laminasi. Sedangkan untuk kebutuhan bahan kebutuhan koordinasi koordinasi kebijakan lebih lanjut.
Kegiatan Preservasi dan Konservasi Bahan Pustaka di Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Angeli Shelya Noviyanti
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v7i12023p9-16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan preservasi yang dilakukan pada Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universita Padjadjaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara kepada staf perpustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan preservasi yang dilakukan di Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universita Padjadjaran masih tergolong sederhana dan menggunakan alat-alat seadanya. This study aims to determine the preservation activities at the Library of the Faculty of Cultural Sciences, Padjadjaran University. The method used in this research is descriptive qualitative by conducting interviews with library staff. This study shows that the preservation activities carried out in the Library of the Faculty of Cultural Sciences, Padjadjaran University is still relatively simple and use makeshift tools.
Kegiatan Preservasi Bahan Pustaka di Perpustakaan IKOPIN University Salsa Amalia Putri; Ninis Agustini D; Ute Lies Siti Khadijah; Saleha Rodiah; Samson CMS; Evi Nursanti Rukmana; Lutfi Khoerunnisa
LibTech: Library and Information Science Journal Vol 4, No 1 (2023): Libtech (Library and Information Science Journal)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/libtech.v4i1.19624

Abstract

Preservation is a series of activities that include maintenance, care, preservation, and prevention of collection materials. The essence of the existence of preservation activities is to ensure that the information content is in a good condition to be used or accessed in an unspecified time. The purpose of this study is to determine the preservation activities carried out on collection materials at the IKOPIN University Library. The research method used is descriptive qualitative method with a case study approach. The data collection techniques used in this research are interviews, observation, and literature study. Interviews were conducted with 2 resource persons, namely the Head of the IKOPIN University Library and the user. Interviews and observations were carried out directly. The data analysis carried out is the data analysis model by Miles and Huberman which consists of 3 stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of the study show that the IKOPIN Library has carried out a series of preservation activities. The activities carried out were packaging books with plastic covers, bookbinding, cleaning book collections, transfer of collection materials, environmental control, temperature regulation, lighting regulation, hygiene monitoring, and awareness training on preservation activities. In the research conducted, it was also found that the factors causing damage to collections in the IKOPIN library were the main factors, namely book characteristics and human factors. The conclusion from the research is that the IKOPIN library has an awareness of the importance of preservation activities, therefore the IKOPIN library has carried out preservation activities both actively, passively, and preventively. The preservation implementation found 2 obstacles, namely in the field of HR (Human Resources) and the field of funding.
Kegiatan preservasi bahan pustaka di Diperpuska Ciamis Bagas Agung Pratama; Evi Nursanti Rukmana
Jurnal Informatio Vol 3, No 2 (2023): 2023
Publisher : Faculty of Communication, Padjadjaran University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/inf.v3i2.46642

Abstract

Preservation research at the Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten (Diperpuska) of Ciamis is needed to increase understanding of preservation activities and the methods used. To identify challenges and limitations faced to increase the effectiveness of the preservation process and realize the important role of preservation in maintaining the sustainable use of library collections. This study aims to explore preservation activities carried out by the Diperpuska of Ciamis. Research method used was a qualitative descriptive method which includes interviews, literature studies, and observations. Data analysis using interactive model data analysis techniques. The results showed that the Diperpuska of Ciamis carried out library material preservation activities through preventive activities by conducting collection education, environmental regulations, prohibitions and sanctions, as well as collection control and security. Then curative activities by carrying out periodic cleaning, weeding, maintenance, and fumigation. Finally, restorative activities by binding to library materials that have been damaged. Preservation activities carried out by the Diperpuska of Ciamis are to ensure that library materials can still meet the needs of the community in the Ciamis Regency area. Damage to library materials can be caused by internal and external factors. There are several obstacles in carrying out preservation activities such as the lack of supporting tools, special rooms, and human resources. It was concluded that preservation activities had been carried out by the Diperpuska of Ciamis by carrying out preventive, curative and fumigation activities and required additional facilities and professional staff so that preservation activities could be carried out more optimally.
PRESERVASI BAHAN PUSTAKA La Ode Rusadi
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v1i2.7

Abstract

Pokok masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana bagaimana kegiatan preservasi bahan pusatak, factor penyebab kerusakan bahan pustaka, dan pencegahan kerusakan bahan pustaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yaitu Catatan Observasi yaitu suatu metode atau teknik penulisan yang digunakan oleh penulis untuk mengumpulkan data yang dilakukan secara sistematis dan mencatat melalui pengamatan dan pencatatan terhadap tanda-tanda atau gejala-gejala yang akan diselidiki. Literatur pendukung kajian, Pedoman Wawancara yaitu proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara si penanya atau pewancara dengan si penjawab atau informan, Chek List Dokumentasi yaitu mengumpulkan data dari sumber-sumber non-insani (bukan manusia). Teknik Pengolahan Data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Proses analisis data dilakukan secara terus-menerus di dalam proses pengumpulan data selama penelitian berlangsung. Penelitian ini menunjukan bahwa dalam kegiatan preservasi bahan pustaka antara lain penjilidan, laminasi, enkapsulasi, dan penyiangan atau weeding. Manusia merupakan faktor utama penyebab kerusakan bahan pustaka, pemustaka kadang merobek bagian-bagian tertentu sebuah buku, adapula pemustaka sengaja membuat lipatan tanda batas bacaan atau melipat buku belakang akibatnya perekat buku akan terpisah dari jilidnnya. Faktor lainnya yaitu buku dipegang dengan tangan kotor atau berminyak, buku akan kotor dan ternoda. Selain itu petugas perpustakaan menempatkan bahan pustaka terlalu padat di dalam rak sehingga menyebabkan bahan pustaka pada punggung dan kulitnya rusak. Tindakan pencegahan kerusakan bahan pustaka yaitu tidak meninggalkan sisa makanan dalam perpustakaan, senantiasa memelihara kebersihan ruangan, lemari dan rak buku serta ruang-ruang sekitarnya.
STRATEGI PRESERVASI BAHAN PUSTAKA TERCETAK DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN BOYOLALI Gidot, Donatus; Koerniawati, Tintien; Sri Lestari, Elizabeth
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v6i1.2656

Abstract

Penelitian ini mengangkat topik strategi preservasi bahan pustaka tercetak yang diterapkan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali. Topik ini mencakup berbagai aspek, seperti strategi preservasi, metode preservasi (konservasi dan restorasi), serta pembinaan sumber daya manusia (SDM) dalam hal pustakawan dan pemustaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan rinci tentang situasi yang terjadi di lapangan. Dalam penelitian ini, informasi akan diperoleh melalui wawancara dengan informan, yaitu petugas bagian preservasi dan kepala Dinas Arpus Kabupaten Boyolali. Data yang akan diambil terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer akan dikumpulkan melalui wawancara yang direkam dan kemudian ditranskripsi ke dalam bentuk tulisan. Sedangkan data sekunder akan diperoleh melalui pencarian informasi terkait objek penelitian. Analisis data kualitatif akan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya upaya preservasi bahan pustaka, dan peneliti tertarik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi pelestariannya di perpustakaan tersebut.
Analisis Preservasi Preventif Koleksi Bahan Pustaka Cetak di Perpustakaan Umum DISARPUS Kota Bandung Rizki Ismail Hidayat
ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jap.v3i2.8118

Abstract

Perpustakaan merupakan sebuah lembaga informasi yang memiliki tugas mengumpulkan koleksi bahan pustaka dan mengolah informasi didalamnya agar berguna bagi para pemustaka. Kegiatan menjaga koleksi bahan pustaka beserta informasi didalamnya disebut preservasi. Kegiatan preservasi mencakup menata ruang peyimpanan koleksi, menyeleksi pegawai perpustakaan, menentukan teknik atau metode yang digunakan dalam pemeliharaan perpustakaan, mengoleksi bahan pustaka, dan merawat informasi yang terkandung didalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Fokus penelitian kualitatif pada kegiatan yang berhubungan dengan preservasi preventif di DISARPUS Kota Bandung, yaitu merawat dan menjaga keadaan fisik koleksi bahan pustaka serta menjaga kandungan informasi didalamnya. Preservasi preventif yang dilakukan di perpustakaan dimulai dari membersihkan debu secara teratur setiap hari dengan menggunakan penyedot debu, menggunakan rak besi sebagai tempat penyimpanan buku, mengecat rak buku tiap tahun, melakukan pengasapan (fogging), menabur kapur barus, dan menjaga suhu ruangan pada kisaran 20-24 derajat celcius. Kendala yang ditemui anatar lain: minimnya teknologi, SDM yang masih kurang, dan kurangnya anggaran. Kegiatan preservasi preventif yang sudah dilakukan di perpustakaan umum DISARPUS Kota Bandung dapat dinilai baik. Nilai terebut diperoleh karena proses kegiatan yang dilakukan sesuai dengan prosedur preservasi dan koleksi buku perpustakaan yang mengalami kerusakan parah dinilai minim. Analysis of Preventive Preservation of Print Library Material Collection at DISARPUS Public Library Bandung City. The library is an information institution that collects as many library collections as possible and processes the information it contains to be valid for visitors. Library activities to maintain library collections and their data are usually called preservation. Preservation includes activities that carry out the arrangement of the library collection storage space, the selection of library staff, the method techniques used in library maintenance, library collections, and the information contained therein. The research method used by researchers is using qualitative methods. The focus of this qualitative research is on preventive preservation activities in the Bandung City DISARPUS to care for and maintain the state of the library collection and maintain the information content contained in the library materials of the Bandung City DISARPUS public library so that people can continue to get the information they need. Preventive preservation carried out at the DISARPUS public library in Bandung City starts from regularly starting every day by using a vacuum cleaner, using iron shelves as a book storage area, painting bookshelves every year, fogging, sowing new chalk, and also maintaining room temperature 20 - 24 degrees Celsius. Constraints that are owned are the lack of technology, lack of human resources, and lack of budget. Preventive preservation activities that have been carried out at the DISARPUS public library in Bandung City can be considered reasonable. This value was obtained because the activity process was under existing preservation procedures and also because of the lack of collections of library books that were severely damaged.
PRESERVASI PREVENTIF PADA KOLEKSI BAHAN PUSTAKA OPEN LIBRARY TELKOM UNIVERSITY Zahra Wenning Tyas
VISI PUSTAKA: Buletin Jaringan Informasi Antar Perpustakaan Vol. 25 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Perpustakaan Nasional RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/visipustaka.v25i2.3400

Abstract

Perpustakaan dijadikan sebagai pusat informasi dan pengetahuan karena berbagai macam koleksi yang terhimpun di dalamnya. Informasi yang terkandung di dalam koleksi sudah seharusnya tetap terjaga dan tersedia bagi masyarakat luas di era informasi seperti saat ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh perpustakaan adalah preservasi preventif. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang rutin dilakukan oleh Open Library Telkom University. Fokus dan tujuan penelitian yang dilakukan adalah menjelaskan tentang kegiatan preservasi preventif terhadap bahan pustaka yang dilaksanakan oleh Open Library Telkom University. Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui tujuan utama, pihak yang terlibat, koleksi yang diprioritaskan, peran pengelola perpustakaan, dan kebijakan dalam melaksanakan kegiatan preservasi preventif di Open Library Telkom University. Adapun prosedur dalam penelitian ini (1) membuat draft pertanyaan yang akan ditujukan kepada narasumber, (2) melakukan observasi dan wawancara dengan narasumber, (3) mengumpulkan data-data pendukung dari artikel jurnal, (4) menganalisis data dan temuan yang didapatkan dari hasil observasi dan wawancara serta studi literatur untuk mengkaji dan menjelaskan kegiatan preservasi preventif yang dilaksanakan di Open Library Telkom University. Hasil dari penelitian ini adalah Open Library Telkom University telah melakukan kegiatan preservasi preventif secara rutin, dimulai dari pembersihan lingkungan di sekitar ruangan penyimpanan koleksi, mengatur suhu dan kelembaban di kisaran 18-20℃, mengatur tingkat pencahayaan, menyampul buku, mengadakan sosialisasi dan penyuluhan kepada pemustaka dan pustakawan, serta membuat salinan cadangan (backup) metadata untuk koleksi karya ilmiah digital. Dalam pelaksanaanya, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, diantaranya, bagian pengolahan koleksi, bagian layanan, bagian logistik, juga dari pemustaka.

Page 2 of 4 | Total Record : 37