Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS COST VOLUME PROFIT (CVP) UNTUK PERENCANAAN LABA PADA SELABINTANA HOTEL & CONFERENCE RESORT Syabrina, Syabrina; Nugroho, Gatot Wahyu
COMPETITIVE Vol 7, No 1 (2023): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v7i1.4772

Abstract

The hotel industry is currently experiencing a decline in profits due to government policies regarding the COVID-19 pandemic, in addition to classic problems such as rising costs every year and the increasing number of competitors affecting profit. to make a good profit planning managers need to understand the relationship between costs, sales volume and profit by using cost volume profit analysis. The method used is descriptive qualitative with triangulation data collection techniques. The results show that Selabintana Hotel & Conference Resort does not use cost volume profit analysis for its profit planning, profit declines from 2018 and losses in 2020. According to the results of cost volume profit analysis, the company needs to achieve sales at the break-even point first for the following year. , by reducing costs, finding cheaper raw materials, saving inventory, and limiting purchases. Increasing sales volume can carry out promotions and innovations that do not cost a lot, so that sales revenue is not absorbed much into cost.
PENERAPAN ANALISIS COST VOLUME PROFIT (CVP) ANALYSIS PUNTUK PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA TKIT AL FATHONY DEPOK Budi Santoso; Khusnul Prasetyo; Tuti Binastuti
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 04 (2022): EQIEN- JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v11i04.1280

Abstract

TKIT Al Fathony is a school located in Depok, West Java. In carrying out its activities for the last three years, TKIT Al Fathony has experienced a decrease in revenue until it suffers a loss in 2020. Facing this problem, TKIT Al Fathony needs to start doing good financial management and profit planning. Therefore the question in this study is about how the financial management at TKIT Al Fathony and how the profitability of TKIT Al Fathony by using Cost Volume Profit (CVP) analysis. The analytical method used in this research is to compare the budget and the realization of revenues and costs during 2021. In addition, it also uses CVP analysis to find out what the break even point and margin of safety are at TKIT Al Fathony. The results of the analysis show that in financial management, TKIT Al Fathony's financial planning is quite good, but in terms of controlling income and costs it is still weak. Profit calculation using CVP analysis produces almost the same profit as without using CVP analysis. So that the results of the calculation of the break even point and the margin of safety results can be applied at TKIT Al Fathony for profit planning.
Analisis Break Even Point Sebagai Dasar Perencanaan Laba Pada Rumah Makan Ayam Bakar Aa’ Bangunrejo Lampung Tengah Wardhana, Happy Chandra; Nusantoro, Jawoto; Sari, Gustin Padwa
Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 1 No. 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/exclusive.v1i3.3253

Abstract

and break even point analysis as profit planning at Aa' Bangunrejo Grilled Chicken Restaurant, Central Lampung. The theory used is the Theory of Constraint (TOC) or the Theory of Constraints. The method used in this research is descriptive qualitative. In this study, researchers used primary data through interviews. The subject of this research is Mr. Chairul as the owner of the restaurant. The data analysis method used is the calculation of cost plus pricing with the full costing method, the calculation of BEP on the basis of units and on the basis of the number of sales in rupiah. The results of this study indicate that the selling price with the application of the cost plus pricing method is higher. The details of the calculation are that there is a price difference of Rp. 5,208.3 from the CEP results of Rp. 23,741.3 and the calculation of restaurants of Rp. 18,533.3. The calculation obtained from the BEP analysis concluded that during the month of May 2022 the restaurant had experienced a profit, and the calculation in profit planning experienced an increase and decrease in profit.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA BANANAYS.CO Eva Khadijah; Yulia Amara Taufani
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 06 (2022): November: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v1i05.493

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana titik penjualan saat mengalami Break Even Point,Margin of Safety, dan perencanaan target laba pada bulan September – November 2022. Data yangdigunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian dapat diketahui pada bulanSeptember mencapai Break Even Point sebesar 252 unit atau Rp 523.994, dengan Margin of Safetysebesar Rp 51.006 atau 8,87% dan perencanaan laba 20%, maka penjualan periode selanjutnya harusmencapai Rp 628.792 atau 302 unit. Pada bulan Oktober mencapai Break Even Point sebesar 471 unitatau Rp 980.929, dengan Margin of Safety sebesar Rp 294.047 atau 23,06% dan perencanaan laba 20%,maka penjualan periode selanjutnya harus mencapai Rp 1.177.144 atau 565 unit. Pada bulan Novembermencapai Break Even Point sebesar 484 unit atau Rp 1.008.328, dengan Margin of Safety sebesar Rp541.639 atau 34,94% dan perencanaan laba 20%, maka penjualan periode selanjutnya harus mencapai Rp1.209.994 atau 581 unit.
Analisis cost volume profit (cvp) sebagai alat bantu perencanaan laba Diah Putri Wulansari; Yana Ulfah; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat break even point agar dapat membantu PT. Samindie Sinar Sejati dalam merencanakan laba. Analisis ini menggunakan analisis biaya volume laba (cvp) yang meliputi analisis break even point dan analisis perencanaan laba, untuk melihat seberapa besar tingkat kenaikan laba. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis maka Pada tahun 2014 total penjualan perusahaan sebesar Rp. 22.415.307.750 dan laba sebelum pajak yang diperoleh perusahaan sebesar Rp. 9.545.684.679, sementara titik impas pada tahun 2014 tercapai pada saat total penjualan sebesar Rp. 2.649.530.679. ini menunjukkan bahwa laba PT. Samindie Sinar Sejati berada diatas titik impas. Perusahaan menargetkan untuk meningkatkan laba sebesar 25% pada tahun 2015. Dari perhitungan penjualan yang telah dilakukan diketahui bahwa laba penjualan sebelum pajak adalah Rp. 9.545.684.565. perusahaan merencanakan kenaikan laba sebesar 25% dari yang telah didapat tersebut, maka rencana laba yang akan diperoleh perusahaan pada tahun berikutnya adalah sebesar Rp. 11.932.105.706. sehingga perusahaan harus dapat menjual produk minimal Rp. Rp. 27.401.752.299 agar target laba yang diharapkan dapat tercapai.    
Analisis cost-volume-profit (cvp) untuk perencanaan laba pada cv ayam sakti Gorby Ardiansyah; Yana Ulfah; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penjualan dan menentukan biaya paling efisien untuk CV Ayam Sakti dalam mencapai laba maksimal. Sebelum menggunakan analisis Cost-Volume-Profit (CVP), peneliti mengklasifikasikan biaya operasional menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Peneliti menggunakan rumus / rumus dasar analisis Cost-Volume-Profit untuk menentukan biaya variabel paling efisien untuk mencapai target laba yang diinginkan. Rumusan masalahnya adalah "Apakah dengan meningkatkan volume penjualan sebesar 20% dari target peningkatan laba yang telah direncanakan oleh manajemen minimum 15% dapat dicapai?". Berdasarkan analisis ini, dapat dilihat bahwa penjualan untuk tahun ke-5 tahun 2016 adalah sebesar Rp644.863.760,00, dan laba sebelum pajak sebesar Rp47.970.265,00, dan titik impas pada Rp192.117.169,00, dengan rinciannya adalah 1 Rp130.332.370,00 kandang 2 untuk Rp150.984.772,00 kandang 3 untuk Rp94.106.096,00 kandang 4 Rp146.980.942,00 kandang 5 Rp122.459.580,00. Ini menunjukkan bahwa pendapatan CV Ayam Sakti di Samarinda berada di atas titik impas. Perencanaan laba dilakukan oleh CV Ayam Sakti pada tahun pertama 2017 untuk meningkatkan volume penjualan sebesar 20%, yaitu Rp773.836.510,00 dengan laba sebelum pajak Rp57.657.869,00, sedangkan titik impas pada Rp203.586.850 , 00, dengan target laba yang diinginkan meningkat setidaknya 15% dari periode sebelumnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah perhitungan yang disebutkan di atas telah tercapai, CV Ayam Sakti merencanakan dengan meningkatkan volume produksi untuk mencapai target laba yang diinginkan dan biaya pemasaran sebanyak R4.300.000,00 akan berdampak pada peningkatan laba dan tingkat titik impas
Analisis break even point sebagai salah satu alat perencanaan penjualan dan laba Surawan Surawan; Hamid Bone; Musviyanti Musviyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 2, No 2 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v2i2.1465

Abstract

Analisis Break Even Point Sebagai Alat Bantu Dalam Perencanaan Laba Pada PT Syam Surya Mandiri in Kutai Kartanegara. Dosen pembimbing pertama adalah bapak Hamid Bone dan ibu Musviyanti sebagai dosen pembimbing kedua. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah penjualan dan menentukan biaya yang paling efisien untuk PT Syam Surya Mandiri Kutai Kartanegara dalam mencapai laba maksimal. Sebelum menggunakan analisis break even point, peneliti mengklasifikasikan biaya operasional menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Kemudian peneliti menggunakan metode kuadrat terkecil untuk memastikan jumlah penjualan selama tahun 2016 Peneliti menggunakan formula/rumus dasar dari analisis break even point untuk menentukan biaya variabel yang paling efisien demi meraih target laba yang diinginkan. Bisa dilihat bahwa penjualan tahun 2015 berjumlah Rp 163.437.445.212 sedangkan rugi operasi mengalami kerugian sebesar Rp 278.747.278 dan break even point pada Rp 169.354.003.032, ini menunjukkan bahwa pedapatan PT Syam Surya Mandiri berada di bawah Break Even Point. Walaupun laba sebelum pajak mencapai Rp 1.222.677.910, ini didapat dari penghasilan luar usaha perusahaan yang menutupi kerugian perusahaan sebesar Rp 1.501.425.188. Break Even Point dalam rupiah berada pada Rp 169.354.003.032, dengan rincian untuk size 4/6 sebesar Rp 10.840.450.793, untuk size 6/8 sebesar Rp 23.538.482.884, untuk size 8/12 sebesar Rp. Rp 56.978.539.059, untuk size 13/15 sebesar Rp 37.515.163.457, untuk size 16/20 sebesar Rp 29.151.155.307, untuk 21/25 sebesar  Rp 11.330.211.536. Perencanaan penjualan (kg) yang dilakukan PT Syam Surya Mandiri Kutai Kartanegara pada tahun 2016 agar mencapai titik impas adalah dengan  total 612.599,26 kg, dengan rincian masing-masing untuk size 4/6 sebanyak 30.667,98 kg, untuk size 6/8 sebanyak 73.250.22 kg, untuk size 8/12 sebanyak 189.978,74 kg, untuk size 13/15 sebanyak 140.093,69, untuk size 16/20 sebanyak 123.704,31, dan untuk 21/25 sebanyak 52.888,32 kg. Penelitian ini menunjukkan bahwa setelah perhitungan yang disebutkan di atas sudah tercapai, perencanaan PT Syam Surya Mandiri dengan meningkatkan volume produksi untuk mencapai titik impas akan berdampak pada peningkatan laba.
Analisis cost volume profit untuk perencanaan laba Sabilal Mahdi; Rusdiah Iskandar; Agus Iwan Kesuma
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 2 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i2.2632

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana analisis cost volume profit  dapat membantu pihak manajemen untuk merencanakan laba. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat titik impas (Break Even Poin) penjualan perusahaan dan untuk menentukan target laba ditahun yang akan datang. PT Alumindo Light Metal Industri, merupakan perusahaan produsen alumunium lembaran terbesar di Indonesia dan asia tenggara, didirikan pada tahun 1978 dan beroprasi secara komersil pada tahun 1983. Berlokasi di sidoarjo jawa timur dengan jenis produksi lembaran alumunium sheet dan alumunium foil, dan dengan kapasitas produksi sebesar 12.000 ton alumunium shet dan 4.800 ton untuk alumunium foil   
ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN MARGIN OF SAFETY SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA (Studi Pada B.O Coffee Shop Periode 2019-2021 Di Kab.Karawang) Devi, Devi; Sihabudin, Sihabudin; Fauji, Robby
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i1.4853

Abstract

Peramalan laba suatu perusahaan merupakan perkiraan seberapa besar laba yang ingin diperoleh perusahaan pada tahun berikutnya. B.O Coffee Shop menggunakan sistem manajemen persediaan yang menyesuaikan dengan tingkat permintaan, sehingga saat ini belum membuat perkiraan laba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui break even point dan margin of safety untuk perencanaan laba pada B.O Coffee Shop. Penelitian dilakukan di Jalan Raya Tamelang RT 07 RW 04, Desa Tamelang, Kecamatan Pulwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Periode penelitian ini dilakukan dari Juli hingga selesai. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan sebuah teknik analisis break even point (BEP) dan margin of safety (MOS). Hasil perhitungan ini menunjukkan berapa nilai minimum kopi dan franchise agar perusahaan dapat memberikan informasi seberapa besar penjualan untuk mencapai laba yang harapkan perusahaan tanpa mengalami kerugian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pencapaian titik impas setiap tahunnya. Titik impas tahun 2019 sebesar Rp 1.147.140.008 atau 82.542 unit. Titik impas untuk tahun 2020 adalah Rp 498.999034 atau 38.888 unit. Titik impas untuk tahun 2021 adalah Rp 533.872.700 atau 35.985 unit. Tingkat keamanan penjualan menunjukkan margin keamanan 9% pada tahun 2019. Margin keamanan untuk tahun 2020 adalah 9%. Margin keamanan untuk tahun 2021 adalah 99%. B.O Coffee Shop perlu menjual maksimal 24.081.cangkir atau pendapatan sebesar Rp 359.624.659 untuk mencapai rencana laba tahun 2022, jumlah target pengurangan pendapatan maksimum yang tidak menyebabkan kerugian usaha adalah 23,34% atau Rp 73.214.696.
Analisis Cost Volume Profit (CVP) Sebagai Alat Perencanaan Laba pada UMKM Pempek Palembang MWR Fitria Rahmi; Chintia Dwi Dwi Sayekti; Reni Dahar; Nino Sri Purnama Yanti
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas
Publisher : Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebd.v25i1.736

Abstract

UMKM Pempek Palembang MWR is a micro-business unit in the product processing and sales sector which has never calculated the production cost and applied cost volume profit (CVP), but only recorded costs incurred in one month for profit calculation. The purpose of this research is to calculate Cost Volume Profit (CVP) for UMKM Pempek Palembang MWR as a profit planning tool, so that alternatives can be obtained to get higher profits and determine the sales that must be obtained. The reserach method is descriptiv method with a case study approach. CVP analysis is carried out through analysis of break event point (BEP), contribution margin, and margin of safety. The research results show that in 2022 the contribution margin is Rp31.157.500. Minimum sales of Rp6.360.000 and a monthly break-even point of Rp6.360.000. The company set a profit of 14% from the previous year. To achieve the expected profit, sales are targeted at Rp17.160.000 in June 2022. Management can apply CVP analysis to assist in planning profit in the coming year. ABSTRAK UMKM Pempek Palembang MWR merupakan suatu unit usaha mikro di sektor pengolahan serta penjualan produk yang pada praktiknya belum pernah menghitung biaya pokok produksi dan menerapkan cost volume profit (CVP), namun hanya melakukan pencatatan atas biaya-biaya yang terjadi dalam satu bulan untuk perhitungan labanya. Tujuan dari penelitian adalah untuk melakukan perhitungan Cost Volume Profit (CVP) pada UMKM Pempek MWR Palembang sebagai alat bantu perencanaan laba, sehingga didapat alternatif yang bisa diambil untuk mendapatkan laba yang lebih tinggi dan menentukan penjualan yang harus diperoleh UMKM Pempek MWR Palembang untuk mencapai target laba yang ditetapkan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis CVP dilakukan melalui analisa break event point (BEP), contribution margin, dan margin of safety. Penelitian ini menunjukkan di tahun 2022 margin kontribusi sebesar Rp 31.157.500. Penjualan minimum sebesar Rp 42.978.000 dan titik impas per bulan Rp6.360.000. Perusahaan menargetkan kenaikan laba sebesar 14% dari tahun sebelumnya. Untuk mencapai laba sesuai yang diharapkan, penjualan ditargetkan sebesar Rp17.160.000 pada bulan Juni tahun 2022. Pelaku Usaha UMKM dapat menerapkan analisis CVP untuk membantu dalam merencanakan laba di tahun mendatang.

Page 20 of 40 | Total Record : 395