Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS BEP DAN MOS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA UMKM DI TOKO BERLIAN PANCING Husna, Rifdah Nur; Syafina, Laylan; Nasution, Yenni Samri Juliati
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v13i03.36682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Break Even Point dan Margin Of Safety dapat digunakan sebagai alat perencanaan laba pada UMKM di Toko Berlian Pancing. Dalam analisis ini, penulis mengkaji Break Even Point dan Margin Of Safety sebagai alat perencanaan laba pada UMKM tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dari sumber data sekunder seperti laporan keuangan perusahaan, artikel, jurnal (penelitian-penelitian terdahulu). Hasil analisis menunjukkan bahwa Break Even Point dan Margin Of Safety sangat penting dalam perencanaan laba pada UMKM. BEP menunjukkan dimana laba menjadi nol, sedangkan MOS menunjukkan selisih antara harga jual dan biaya produksi. Dengan menggunakan Break Even Point dan Margin Of Safety, UMKM dapat menentukan berapa biaya yang harus ditanggung sebelum mencapai titik keuntungan.
ANALISIS CVP (COST VOLUME PROFIT) UNTUK PERENCANAAN LABA PADA CV. ZAM-ZAM COLLECTION KABUPATEN JOMBANG Sa’adah, Lailatus; Azizah, Indy Asna
Jurnal Investasi Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Investasi Vol. 9 No 3
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v9i3.282

Abstract

This study aims to determine the calculation of profit planning on CV. Zam-Zam Collection as a whole uses cost-volume-profit analysis (CVP) with reference to the last year, that’s on 2022. The research method with primary data sources and secondary data. From the results of reseacrh in 2022 CV. Zam=Zam managed to sell 10.211 headscarves, earning Rp. 304.447.000. While the variable cost incurred are Rp. 233.780.490. and a fixed fee of Rp. 17.961.250. From the results of these calculations, the contribution margin result is Rp. 70.666.510 and the contribution margin ratio is 23%. The break even point result is IDR 78.092.781 and the BEP unit is 1.150 pcs. Result Margin of Safety of Rp. 226.354.609 with a percentage ratio of 74.35% the operating laverage is 1,34. Based on the calculation results of the cost-volume-profit (CVP) analysis, it shows that CV. Zam-Zam Collection has not yet carried out profit planning, but judging from the profit target with the reality of the profit generated, CV. Zam-Zam Collection has been able to achieve it.
Analisis Break Even Point Dan Margin Of Safety Sebagai Perencanaan Laba Pada Depot Air Minum Aulia Tirta Kabupaten Bekasi Ramadhan, Asyraf Aulia; Setiawan, Barick Ahmad
Jurnal E-Bis Vol 8 No 1 (2024): Vol. 8 No.1 2024
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v8i1.1451

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada UMKM Depot Air Minum Aulia Tirta. Depot Air Minum Aulia Tirta Merupakan depot yang belum mengetahui kapan usahanya mencapai titik impas dan seberapa besar margin of safety yang dimiliki. Dengan diketahui titik impas dan margin of safety juga dapat sebagai acuan dalam merencanakan laba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, didapatkan hasil dalam periode enam bulan Januari sampai dengan Juni dengan total pendapatan sebesar Rp. 58.020.000, dengan total biaya sebesar Rp. 31.134.020 dengan titik BEP sebanyak 3912 Unit atau dalam rupiah sebesar Rp 19. 560.000. Dengan target perencanaan laba dengan kenaikan 10%, Depot Air Minum Aulia Tirta harus melakukan penjualan sebanyak 12.374 Unit dengan total pendapatan Rp. 61. 870.000. Margin of safety atau penurunan penjualan maksimal yang boleh dialami oleh Depot Air minum Aulia Tirta adalah sebesar Rp. 38.460.000 atau sekitar 66%.
Analisis Perencanaan Laba Melalui Perhitungan Break Even Point (BEP) Pada Usaha Pinang Mama Mila di Pasar Remu Kota Sorong, Papua Barat Daya Safitri, Nur; Bria, Aprinda Pricilia; Asmuruf, Evelin Marlin; Rombon, Semuel; Ahmad, Nardin; Lahallo, Fensca Fenolisa
Jurnal Jendela Ilmu Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/ji.v5i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengertian, kegunaan, tujuan dan metode perhitungan analisis Break Even Point (BEP) baik dalam Unit maupun Rupiah dalam penjualan pinang di Kota Sorong. Dengan diketahuinya titik impas (Break Even Point), kita dapat menentukan jumlah pengeluaran dan pendapatan sesuai target yang ingin dicapai. Lokasi penelitian ini bertempatan di dalam Pasar Remu Kota Sorong, Papua Barat Daya. Lokasi tersebut dipilih karena perannya sebagai sentra perdagangan. Penelitian ini menggunakan analisis statistik untuk mengolah data penjualan dan menghitung BEP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan BEP dalam Unit penjualan pinang di Pasar Remu, pada bulan Januari 2024, titik impas pada 375 unit dengan tingkat penjualan sebesar Rp. 3.750.000 dan selama bulan Januari dijual 1.500 unit, pendapatannya Rp. 15.000.000 makatingkat keuntungannya sebesar Rp.2.700.000. kemudian perencanaan laba di bulan februari 2024, menunjukkan peningkatan kapasitas penjualan menjadi 3.000 unit dengan pendapatan kotornya adalah Rp. 30.000.000, laba yang diperoleh adalah Rp. 8.700.000. Titik impasnya berada pada 281 unit dengan penjualannya sebesar Rp. 2.812.500. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan laba mengalami peningkatan dibulan Februari.
ANALISIS PERHITUNGAN COST VOLUME PROFIT (CVP) UNTUK PERENCANAAN LABA SEKTOR PERIKANAN (Study Kasus Pada Perikanan Kebon Gurami Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung) Sri Sutrismi; Muttaqin Mafaza
JAT : Journal Of Accounting and Tax Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jat.v3i1.1067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan laba dengan menggunakan analisis Cost Volume Profit (CVP) pada Kebon Gurami sehingga perusahaan mendapatkan laba atau keuntungan sebanyak banyaknya. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode deskriftifkuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder,sedangkan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan datasekunder, sedangkan Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan memakai dokumentasi, wawancara dan pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh suatu kesimpulan bahwa perusahaan Kebon Gurami dalam perencanaan target labadengan rekomendasi untuk peningkatan volume penjualan dengan laba sebesar Rp200.000.000 pada tahun 2022-2023 dengan menggunakan perhitungan CostVolume Profit (CVP) yaitu metode analisis Cost Volume Profit Penjualan (Q)sebanyak 1.058 unit dan Cost Volume Profit Rupiah (RP) sebesar Rp133.358.474 dan margin of safety sebesar 93%. Dapat diketahui bahwa perhitungan volumepenjualan (Q) produk ikan untuk pencapaian target laba pada tahun 2022-2023 adalah sebesar Rp. 133.358.474 dan untuk mendapatkan laba yang lebih besar makavariable cost khususnya pakan mengalami penurunan dikarenakan pada tahun2022-2023 tidak 100% menggunakan pakan pabrik melainkan pakan mandiri ataubuat sendiri sehingga perusahaan Kebon Gurami dapat melakukan penjualan tahun 2022-2023 senilai Rp503.131.034 dengan laba optimal sebesar Rp200.000.000. Hasil pencapaian pada tahun 2021-2022 dengan penjualan sebesar Rp2.076.300.000. Dengan harga pokok penjualan mulai dari persediaan barang jadi (awal) Rp178.745.000, harga pokok budidaya sebesar Rp592.820.000, barangtersedia untuk dijual sebesar Rp771.565.000, persediaan barang jadi (akhir)sebesar Rp118.115.000, harga pokok penjualan sebesar Rp653.450.000, labakotor sebesar Rp1.0001.600.000, biaya benih sebesar Rp12.570.000, biaya pakansebesar Rp699.435.000, biaya listrik sebesar Rp1.920.000, biaya pompa dan aerator sebesar Rp2.200.000, biaya jaring dan keramba sebesar Rp2.500.000,biaya aksesoris sebesar Rp2.000.000. Dan semua ini memperoleh laba bersihsebesar Rp190.975.000
Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba pada PT. Cidas Supra Metalindo Anida, Anida; Setiawan, Ade Budi; Afif, M Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10584

Abstract

Analisis Break Even Point (BEP) adalah instrumen metodologis yang digunakan untuk memastikan ambang batas di mana suatu perusahaan tidak mengalami kerugian atau memperoleh keuntungan, kadang-kadang disebut sebagai Break event point. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pemanfaatan kategorisasi biaya, mengidentifikasi penyebab yang berkontribusi terhadap penurunan laba, dan memberikan strategi untuk perencanaan laba di masa depan. Penelitian ini bercirikan penelitian deskriptif kuantitatif, yang dilakukan sepanjang rentang waktu 2018-2019. Penelitian dilakukan di PT. Cidas Supra Metalindo Bogor, dengan menggunakan alat analisis berupa analisis Contribution Margin, analisis Break Even Point, dan perencanaan laba. Temuan menunjukkan bahwa PT. Cidas Supra Metalindo memiliki sistem kategorisasi biaya yang terdiri dari dua kategori yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Hilangnya keuntungan pada PT. Cidas Supra Metalindo dapat disebabkan oleh banyak variabel, yaitu kenaikan biaya produksi tanpa disertai peningkatan volume output. Selain itu, korporasi juga menahan diri untuk tidak menaikkan harga jual produknya sehingga berdampak pada berkurangnya pertumbuhan laba akibat kenaikan biaya produksi secara bersamaan. Selain itu, semakin banyak perusahaan yang secara aktif terlibat dalam sektor trafo, memproduksi beragam jenis trafo dengan harga berbeda. Berkembangnya pilihan ini memberi pelanggan berbagai alternatif ketika memilih trafo yang paling sesuai untuk kebutuhan spesifik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Break event point PT. Cidas Supra Metalindo tahun 2019 sebagai landasan perencanaan laba pada tahun berikutnya. Perusahaan bercita-cita mencapai margin keuntungan sebesar 15% berdasarkan Break event point keseluruhan pada tahun 2019. Proyeksi laba ini diperkirakan mencakup biaya-biaya tambahan yang tidak diperhitungkan dalam biaya produksi.
Analisis Perhitungan Cost Volume Profit Sebagai Dasar Perencanaan Laba pada PT Mulia Boga Raya TBK yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Agustini, Siska; Lilianti, Emma; Putra, Andri Eko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13969

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan CVP dalam perencanaan laba pada PT Mulia Boga Raya Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan dan perhitungan CVP pada PT Mulia Boga Raya Tbk. Data yang diolah adalah data yang bersumber dari data sekunder berupa laporan laba rugi PT Mulia Boga Raya Tbk tahun 2018-2021. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Laba Rugi PT Mulia Boga Raya Tbk tahun 2018-2021. Data-data tersebut dikumpulkan dengan studi pustaka dan dokumentasi. Pengukuran CVP yang digunakan adalah break even point, contribution margin, operating leverage, margin of safety dan analisis target laba. Berdasarkan hasil analisis CVP penjualan perusahaan selalu berada diatas nilai titik impas. Kontribusi marjin telah mampu menutupi biaya tetap yang terjadi selama periode tersebut. Operating leverage tahun 2018-2021, pada tahun 2018 diatas 2%, namun menurun di 3 tahun berikutnya yakni 1%, penulis menyarankan sebaiknya perusahaan lebih meningkatkan dan menerapkan strategi pemasaran guna meningkatkan penjualan pada tahun-tahun berikutnya.
Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Rumah Makan Berkah Cahaya di Desa Kerang Kecamatan Batu Engau Rusmiati, Rusmiati; Syam, M Yunus; Amalia, Agustin Nur
ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting Vol. 3 No. 1 (2022): July 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/arbitrase.v3i1.449

Abstract

This research was conducted with the aim of (1) knowing the amount of rupiah for grilled chicken and beef bone soup that must be obtained to reach the break even point at the Berkah Cahaya Restaurant in Kerang Village, Batu Engau District. (2) Knowing the number of servings of grilled chicken and beef bone soup consumed must be sold to reach the break even point at the Berkah Cahaya Restaurant in Kerang Village, Batu Engau District (3) knowing the amount of sales in order to achieve the planned profit at the Berkah Cahaya Restaurant in Kerang Village, Batu Engau District. Break even point analysis or break even point which is an analytical technique to study the relationship between total costs, expected profit and sales volume. In general, this analysis also provides information regarding the margin of safety which is useful as an indication and illustration to management of how much a decline in sales can be estimated so that the business being carried out does not suffer a loss. Rumah Makan Berkah Cahaya is a small trading business that sells food and drinks. The types of products are grilled chicken and beef bone soup. The results of the analysis are as follows: BEP in 2021 for grilled chicken is IDR 69,878,371 and beef bone soup is IDR. 159,084,803 The number of portions that must be sold so that the Berkah Cahaya Restaurant does not suffer losses in 2012 for grilled chicken was 2,795 portions while for beef bone soup as many as 6,363 portions. The sales that must be achieved in order for the roasted chicken to earn a profit of IDR 100,000,000 is IDR 303,523,231 while for the beef bone soup in order to obtain a profit of IDR 80,000,000, the sales must reach IDR. 584,616,718.
ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN MARGIN OF SAFETY SEBAGAI DASAR PERENCANAAN LABA PADA PT INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK TAHUN 2017-2021 Juhriah Lukitawati, Lia; Ridwan, Rahmina Puspa Aliza Ridwan; Rizal, Rahyang; Fajar Nugroho, Markus
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56244/jimia.v15i1.759

Abstract

Tujuan utama dari pendirian sebuah usaha yaitu untuk mendapatkan laba atau keuntungan. Keuntungan tersebut perlu direncanakan guna mengetahui berapa anggaran yang perlu dikeluarkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Analisis Break Even Point menjadi alat yang dapat digunakan untuk melihat perkiraan keuntungan dari hasil penjualan produk yang ditawaran. Sedangkan Margin Of Safety yang tinggi akan melindungi perusahaan dari risiko kerugian. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui perencanaan laba dengan objek PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa penjualan telah melampaui BEP yang telah ditetapkan, begitupun nilai MOS yang diperoleh memiliki tren positif (adanya kenaikan). Agar mendapat hasil (laba) yang lebih maksimal perusahaan perlu juga memperhatikan pencapaian target penjualan. Target tersebut dapat tercapai apabila perusahaan dapat melakukan efisiensi biaya dan meningkatkan volume penjualan.
Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Perusahaan Jasa Konstruksi : Studi Kasus Pada CV. Bello Desain Studio Buleleng Aditya, Dewa Gede Bagus; Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Akuntansi Profesi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jap.v15i02.51232

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi: (1) bagaimana perencanaan laba yang diterapkan pada CV. Bello Desain Studio, (2) bagaimana perencanaan laba melalui mengaplikasikan Break Even Point pada CV. Bello Desain Studio, (3) bagaimana kendala perencanaan laba melalui mengaplikasikan BEP pada CV. Bello Desain Studio, (4) bagaimana manfaat perencanaan laba melalui mengaplikasikan BEP pada CV. Bello Desain Studio. Riset ini memakai teknik kuantitatif desktiptif. Riset ini mengaplikasikan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui Library Research dan Field Research. Hasil riset menginterpretasikan bahwa (1) Perencanaan laba pada CV. Bello Desain Studio diterapkan secara sederhana tanpa mengaplikasikan perencanaan laba melalui BEP, (2) Dari analisis yang diterapkan, penjualan guna proyek pembangunan rumah tinggal tersebut telah melebihi titik impas. Penjualan guna proyek tersebut sebesar Rp. 678.127.000 sedangkan titik impasnya sebesar Rp. 240.489.154. Pada proyek pembangunan rumah tinggal tersebut, CV. Bello Desain Studio masih tetap dalam keadaan aman karena jumlah margin of safety yang masih tinggi yakni 65%. (3) Kendala perencanaan laba melalui mengaplikasikan BEP pada CV Bello Desain Studio yakni tidak adanya pemahaman manajemen badan usaha terkait melalui penentuan fixed cost dan variable cost, (4) Manfaat analisis BEP pada CV. Bello Desain Studio yakni alat perencanaan guna menghasilkan laba, sebagai acuan dalam mengendalikan aktivitas operasi, sebagai media perbandingan dalam penetapan harga jual, sebagai media perbandingan manajer dalam penentuan keputusan, dan sebagai alat guna mengidentifikasi keamanan dalam menurunkan penjualan supaya tidak mengalami kerugian.

Page 26 of 40 | Total Record : 395