Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

PEMEROLEHAN B2 (BAHASA INDONESIA) PADA MAHASISWA BIPA UNISMA PROGRAM DARMASISWA 2019/2020 Vita Diah Setyoningrum
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 25 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.725 KB)

Abstract

Abstrak: Bahasa Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya dipelajari oleh orang asing sebagai bahasa kedua atau bahasa asing. Pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing atau BIPA mendapat dukungan penuh dari pemerintah, salah satunya dengan adanya beasiswa program Darmasiswa. Masing-masing negara tentunya memiliki kesulitan tersendiri dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia dan pemerolehan bahasanya. Pemerolehan bahasa mahasiswa BIPA bisa dilihat dari bahasa lisan maupun bahasa tulisnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemerolehan bahasa Indonesia mahasiswa BIPA pada aspek fonologis, morfologis, sintaksis, dan semantis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif didasarkan pada tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pemerolehan B2 (bahasa Indonesia) mahasiswa asing.Kata Kunci: pemerolehan bahasa, bahasa kedua, linguistik, mahasiswa asing
PENINGKATAN MEDIA PEMBELAJARAN "EKOWADANA" UNTUK KETERAMPILAN MEMBACA BAGI MAHASISWA ASING TINGKAT B2 DI PROGRAM BIPA UNISMA 2021 Muchammad Maulana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 28 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.184 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yakni 1) mendeskripsikan karakteristik kebutuhan media ajar komik wayang e-book legenda bagi penutur asing tingkat B2 di BIPA Unisma 2021, 2) memperoleh deskripsi objektif hasil pengembangan media pembelajaran komik wayang e-book legenda bagi penutur asing tingkat B2 di BIPA Unisma 2021, 3) memperoleh deskripsi objektif tentang hasil validasi pengembangan media pembelajaran komik wayang e-book legenda bagi penutur asing tingkat B2 di BIPA Unisma 2021. Pada penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa komik yang didalamnya menceritakan legenda yang ada di Indonesia yakni legenda gunung arjuna dengan karakter wayang punokawan. Produk dari penelitian ini di validasi oleh para ahli bahasa dan ahli media yakni salah satu dosen yang ada di Universitas Islam Malang. Dalam pelaksaananannya penelitian dan pengembangan ini mengikuti suatu model tertentu. Suatu model dapat diartikansebagai suatu representasi baik visual maupun verbal. Model menyajikan sesuatu atau informasi yang kompleks atau rumit menjadi suatu yang lebih sederhana atau mudah. Hasil dari penelitian ini antara lain (1) proses Pengembangan Media Pembelajaran E-Book komik wayang digital Cerita Rakyat untuk Mahasiswa Asing Tingkat B2 di BIPA Universitas Islam Malang  (2) hasil Pengembangan Media Pembelajaran E-Book Cerita Rakyat untuk Mahasiswa Asing Tingkat B2 BIPA Universitas Islam Malang  (3)uji ValidasiKata kunci: Pengembangan, media, membaca
Tradisi Sodoran Tengger sebagai Alat Diplomasi Budaya Indonesia melalui Pembelajaran BIPA Siti Nur Azizah; Sony Sukmawan; Ismatul Khasanah
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3570.294 KB) | DOI: 10.30872/diglosia.v5i3.441

Abstract

Culture in BIPA learning as a tool of cultural diplomacy has become an interesting theme for researchers. The cultural aspect of BIPA is also related to the cultural closeness of BIPA students to the place where they study (the area/city where BIPA is studied in Indonesia). This study aimed to identify and describe the use of the Sodoran Tengger tradition in BIPA learning of B2 level activities to increase Indonesian knowledge competence. This research is a qualitative type with a descriptive method. The use of descriptive analysis methods is carried out to describe the facts, which are then studied with the relevant theory. The results of this study are the use of the Tengger Sodoran dance as BIPA teaching material and the use of traditional sodoran fairy tales as BIPA teaching materials. Utilizing Sodoran Tengger's local tradition material on aspects of the meaning of dance moves and fairy tales is an innovative and interesting choice for BIPA class teachers. The existing aspects can be explored and collaborated into various fun learning activities. Besides improving linguistic competence, it is also a means of introducing local Tengger culture (Javanese culture) to BIPA students.
Tuturan Ekspresif Pengajar BIPA dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara dengan Metode Dengar Pandang Rudi Rudi; Gigit Mujianto
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 10, No 1 (2021): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.626 KB) | DOI: 10.35194/alinea.v10i1.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tuturan ekspresif pengajar BIPA, dan sintaks pembelajaran dengan metode dengar pandang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitati. Sumber data penelitian adalah interaksi pembelajaran antara pengajar dan pemelajar BIPA dalam video Pesta Akademia 21 Tahun APPBIPA: Kelas Maya APPBIPA Jawa Timur dan Sumatra Utara. Adapun data penelitian berupa kalimat yang mencerminkan tuturan ekspresif pengajar BIPA dan sintaks pembelajaran keterampilan berbicara dengan metode dengar pandang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bentuk tuturan ekspresif pengajar BIPA meliputi ucapan terima kasih, ucapan minta maaf, ucapan memuji, dan ucapan selamat. (2) Sintaks pembelajaran keterampilan berbicara dengan metode dengar pandang meliputi tahapan, penyajian konten oleh pengajar BIPA,  pengajar BIPA menjelaskan konten, pengulangan konten, dan pemelajar BIPA mengembangkan keterampilan berbicara.Katakunci: dengar pandang,  sintaks pembelajaran, tuturan ekspresif Abstract:This study aims to describe the expressive speech act of BIPA teachers and the syntax of learning using dengar pandang method. This research used descriptive qualitative approach. The source of research data was learning interaction between BIPA teachers and learners in the video Pesta Akademia 21 Tahun APPBIPA: Kelas Maya APPBIPA Jawa Timur dan Sumatra Utara. The data were sentences that show the BIPA teacher's expressive speech act and the syntax of learning speaking skills using the pandang dengar method. Data were collected by using observation technique. The data analysis technique used Miles and Huberman model, including the stage of data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The results showed: (1) the expressive speech acts of BIPA teachers include thanking, apologizing, praising, and congratulating. (2) The syntax of learning speaking skills using pandang dengar method including stages of content presentation by BIPA teachers, content explanation, content repetition, and BIPA learners develop their speaking skillsKeywords: dengar pandang, learning syntax, expressive speech
Penggunaan Laman Languagesonline pada Proses Pembelajaran BIPA Level 1 Year 1-3 di Surabaya European School Andriyanto, Octo Dendy; Hardika, Meilita; Mintowati, M; Kisyani, K
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2020: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.812 KB) | DOI: 10.23917/iseth.1280

Abstract

Teknologi informasi berkembang sangat cepat hingga berdampak dalam dunia pendidikan. Penggunan komputer dalam pembelajaran bahasa khususnya BIPA memiliki kontribusi positif karena memudahkan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran BIPA memerlukan strategi khusus dalam prosesnya, salah satunya penggunaan laman languagesonline dalam pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan manfaat penggunaan languagesonline pembelajaran BIPA di year 1-3 di Surabaya European School. Penelitian pemanfaatan laman languagesonline adalah penelitian kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi di kelas saat pembelajaran berlangsung pada siswa Year 1-3 (TK Besar - Kelas 2 SD) di Surabaya European School saat pembelajaran BIPA. Hasilnya didapati bahwa pembelajaran BIPA menggunakan languagesonline memberi stimulus serta membuat siswa lebih aktif, interaktif, kritis, dan mandiri dalam belajar bahasa Indonesia. Rangkaian perminan dan lembar kerja memberikan stimulus dan motivasi pada siswa saat belajar bahasa Indonesia.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BIPA BERBASIS BUDAYA pertiwisalama salama
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v3i1.14699

Abstract

Tujuan pembelajaran BIPA, selain bertujuan membelajarkan bahasa Indonesia pembelajar BIPA juga harus tahu budayanya. Dalam pembelajaran ini, selain strategi yang digunakan, media juga memiliki peran yang sangat penting. Media berbasis budaya merupakan salah satu sarana yang betujuan untuk memberikan informasi kepada pembelajar BIPA terkait budaya Indonesia. Jika pembelajar BIPA sudah mengetahui budaya Indonesia, maka ini akan membantu mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan mereka pada saat tinggal di Indonesia. Selain itu, pembelajar BIPA bisa dengan mudah mengaplikasikan bahasa yang mereka kuasai dan mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dengan baik. Penulis tertarik membahas terkait media berbasis budaya agar pembahasan ini dapat meningkatkan pemahaman kita terkait fungsi, manfaat, dan peran media berbasis budaya dalam pembelajaran BIPA serta menambah pengetahuan kita terkait berbagai media berbasis budaya yang dapat digunakan dalam pembelajaran BIPA. Kata Kunci: Media, BIPA, budaya
DESAIN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) TINGKAT INTERMEDIATE MID BERBASIS PENDEKATAN KOMUNIKATIF Nurul Dwi Lestari
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2022): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.788 KB)

Abstract

This study aims to describe (1) BIPA Learning Scenarios for Intermediate Mid Level Learners through a Communicative Approach, (2) Intermediate Mid Level BIPA Learning Materials based on a Communicative Approach, and (3) Evaluation of BIPA Learning on Intermediate Mid Level Speaking Ability. This study used descriptive qualitative method. The results showed that a communicative approach was used to achieve learning goals with good, effective, and fun language mastery. Learning activities that are based on a communicative approach that includes related activities related to criticism, praise, and suggestions; complete sentences of criticism, praise, and suggestions; the practice of verbally conveying criticism, praise, and suggestions. Exercises to support the language skills of learners at the intermediate mid level, include exercises to complete gap dialogues, role playing (dialogues) involving the speaker and the interlocutor, and making statements of agreement and disagreement from a real event, and other linguistic support exercises. Aspects of oral communication, including (1) facial expressions, (2) gestures, (3) choice of words, (4) structure of words and sentences, (5) speech, and (6) intonation/stressing of voice in expressions Certain expressions become aspects that play in the practice of communicating.
PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) LEVEL A-1 DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN KARTU KATA DAN KARTU GAMBAR Hirza Rahmayati
Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia (Jurnal APIC) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal APIC
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.777 KB) | DOI: 10.54583/apic.vol5.no2.99

Abstract

Indonesian for Foreign Speakers or BIPA is a branch of basic Indonesian linguistic teaching that focuses on foreigners as learners. These learners prepare themselves to learn Indonesian formally for educational or work needs. In this study, the students consisted of eight female and male students, Universitas Pendidikan Indonesia who came from South Korea. They are BIPA level A-1 learners or beginners with educational and work purposes. The focus of the material in this research is learning Indonesian vocabulary BIPA level A-1 by using word card games and picture cards. Vocabulary is fundamental in learning a new language. The higher one's vocabulary, the more communicative one's language skills will be. to maximize this learning process, word card game techniques and picture cards were used which were created by the teacher as well as the researcher. Data collection techniques used are tests, questionnaires, and interviews. The results of this study indicate that students are very enthusiastic and interested in learning vocabulary using word cards and picture card game techniques. Based on the results of the data obtained, it was found that there was a significant increase in test scores between the pretest and posttest. The test presented is a multiple-choice test with 10 questions with 5 alternative answers. Then, the mean of the questionnaire data shows a strong category with a score of 78.7. Questionnaires were distributed to students using a Likert Scale with 10 questions and 5 alternative categories of answers. This significant increase in posttest scores is relevant to the interviews that have been conducted. The students hope that this kind of learning technique will continue to be improved by BIPA teachers.
Keefektifan Media Pembelajaran Film untuk Meningkatkan Pembelajaran BIPA Tingkat Awal dan Menengah Wicaksono, Yoga Pradana
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 4 (2022): Volume 7 Nomor 4, November 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.495 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i4.1023

Abstract

Bahasa Indonesia semakian diminati oleh bangsa asing. Hal ini terbukti dari makin banyaknya warga asing yang mengikuti program BIPA dengan berbagai tujuan. Tidak sedikit, peserta didik asing datang ke Indonesia belum menguasai bahasa Indonesia, bahkan hanya untuk kepentingan percakapan sehari-hari, sehingga menjadi permasalahan ketika mengikuti pendidikan di Indonesia. Oleh sebab itu, berbagai permasalahan-permasalahan tersebut perlu memperoleh perhatian dan solusi pemecahan. Program BIPA merupakan program yang diperuntukan mahasiswa asing untuk meningkatkan kemampuan dalam menggunakan bahasa Indonesia. Tidak semua strategi dan metode efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dari masing-masing peserta didik. Ada peserta didik yang efektif menggunakan metode dan strategi A, tetapi dapat saja tidak efektif diterapkan untuk peserta didik B. Oleh sebeb itu, instruktur BIPA perlu membekali diri dengan kemampuan dalam memanfaatkan berbagai sumber, strategi, metode, bahkan media yang akan digunakan untuk pendidikan sehingga dapat memfasilitasi setiap peserta didik. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah media film. Film sebagai potret kehidupan masyarakat juga mengandung unsur budaya yang sangat bermanfaat untuk peserta didik. Belajar bahasa tanpa mengenal budaya maka akan mempersulit akuisisi di dalam diri masing-masing peserta didik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENYIMAK BERBASIS KOPI BAGI PEMELAJAR BIPA TINGKAT PEMULA Yohanna Nirmalasari
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 6 No 1 (2022): KLAUSA Vol 6 No 1 Year 2022
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.38 KB) | DOI: 10.33479/klausa.v6i1.564

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu keterampilan reseptif dalam berbahasa yang bisa mempengaruhi kualitas keterampilan yang lain. Bahan ajar menjadi komponen penting dalam jalannya sebuah pembelajaran, termasuk pembelajaran BIPA. Sebuah bahan ajar dalam pembelajaran BIPA dapat dikembangkan sesuai kondisi, karakter pemelajar, kurikulum, dan juga pendekatan yang digunakan oleh pengajar, misalnya saja di dalam pendekatan diskret. Di dalam pendekatan diskret, keterampilan berbahasa diajarkan secara terpisah sehingga bahan ajar yang digunakan juga bisa terpisah. Namun selama ini belum banyak bahan ajar yang dikembangkan khususnya terkait dengan keterampilan menyimak sehingga hal ini perlu dilakukan. Bahan ajar yang dikembangkan menggunakan metode pengembangan 4D. Hasil data dalam metode ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahan ajar BIPA menyimak dengan menggunakan KoPi atau Kode Pintar sudah baik dan dapat diterapkan dalam pembelajaran BIPA. Hal ini didukung dengan presentase penilaian yang diperoleh dari tim uji ahli sebesar 97,72% dan dari tim uji lapangan sebesar 97,8%.

Page 47 of 118 | Total Record : 1176