Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MY LIFE MY ADVENTURE: BAHASA IKLAN PARIWISATA DI ERA DISRUPSI Sudartomo Macaryus; Yoga Pradana Wicaksono; Anselmus Sudirman; Akbar Al Masjid
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan potensi wacana iklan rokok Djarum Super episode My Life My Anventure sebagai media promosi wisata alam Indonesia. Artikel ini menggunakan sumber data tayangan iklan yang diperoleh dari kanal youtube https://www.youtube.com/watch?v=Mmyo58Ncjto. Sumber data cenderung didominasi teks visual/nonverbal. Data verbal diperoleh dengan menggunakan teknik simak dan catat, sedangkan data visual diperoleh melalui observasi dan penyimpanan dengan menggunakan fasilitas screen shot. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan teori wacana multimodal yang membedakan adanya teks verbal dan teks visual. Interpretasi data dilakukan dengan memperhitungkan hubungan antardata secara keseluruhan untuk mendapatkan simpulan secara komprehensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa tayangan wacana visual iklan rokok Djarum Super menyajikan informasi mengenai lingkungan alam tumbuh-tumbuhan, gua vertikal, sungai, ruang dasar bumi, dan cahaya matahari. Dari segi oleh raga, Gua Jomblang menawarkan olah raga turun tebing, skateboard, dan arung sungai. Semua kegiatan olahraga tersebut sekaligus dilakukan dengan menikmati keindahan destinasi wisata bawah tanah yang memesona dan eksotik. Tayangan visual potensi wisata alam Gua Jomblang menjadi salah satu inspirator pemirsa untuk melakukan perjalanan wisata ke lokasi tersebut. Informasi yang didominasi wacana visual berpotensi menjadi media informasi kepada wisatawan domestik dan asing. Kata kunci: alam, iklan, teks verbal, teks visual
PERLAWANAN TERHADAP KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL NAMAKU MATAHARI KARYA REMY SYLADO: PERSPEKTIF FEMINISME LIBERAL Yoga Pradana Wicaksono; Wening Sahayu; Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i2.6164

Abstract

Kajian ini memiliki dua tujuan. Tujuan pertama untuk mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender dalam novel Namaku Mata Hari. Tujuan kedua mendeskripsikan wujud perlawanan terhadap ketidakadilan gender dalam novel Namaku Mata Hari. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan data penelitian berupa kata-kata, kalimat, dan ungkapan. Data diperoleh dengan teknik baca catat yang terdiri dari tiga tahap, yaitu membaca secara intensif, mengidentifikasi data, dan mengklasifikasikan data. Data divalidasi dengan uji semantis dan diuji reliabilitas dengan cara pembacaan secara berulang-ulang. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik hermeneutik dan heuristik dengan model analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidakadilan gender dan kekerasan yang dialami perempuan dalam novel Namaku Mata Hari. Akibat kekerasan tersebut timbul perlawanan yang dilakukan tokoh Mata Hari untuk mendapatkan keadilan yang sama dengan laki-laki.
POSTER DI RUANG PUBLIK: SUARA PEREMPUAN CALON LEGISLATIF Yoga Pradana Wicaksono; Sudartomo Macaryus
CARAKA Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/.v6i2.7761

Abstract

This paper explains the knowledge, attitudes, enthusiasm, and ideology of female legislative candidates as stated in posters in public spaces. Using the theory of critical discourse analysis, this paper explains the characteristics of the contents of the slogans of women legislative candidates. It assumes verbal formulation on posters that are supported by the knowledge, attitudes, enthusiasm, and ideology of legislative candidates who are part of the posters posted in the public space.
Efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia berbasis media Youtube pada masa pembelajaran online Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri; Yoga Pradana Wicaksono; Ruslan Yusoh
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.13514

Abstract

Kajian ini mengungkap keefektifan pembelajaran berbasis Youtube sebagai media pembelajar-an. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di kampus swasta di Yogyakarta, sedangkan sampel penelitian berasal dari dua kampus berbeda dengan total jumlah mahasiswa 100 orang. Hasil normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa populasi berasal dari data yang normal dan homogen. Analisis data dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa pembelajaran yang memanfaatkan Youtube sebagai media pembelajaran jarak jauh lebih efektif dibandingkan hanya sekadar tatap muka virtual dengan menggunakan Zoom, Google Meet, ataupun platform lain yang sejenis.   Abstract: This study reveals the effectiveness of YouTube-based learning as a learning medium. The population in this study were all students at the Tamansiswa Bachelor of Wiyata University, while the research sample was Management study program students in class 2A01 and 2A02, totaling 100 students. The results of normality and homogeneity show that the population comes from normal and homogeneous data. Data analysis using the t test shows that learning that utilizes YouTube as a distance learning medium is more effective than just virtual face-to-face using Zoom, Google Meet, or other similar platforms.
LAGU “JOGJA ISTIMEWA”: REPRESENTASI IDENTITAS DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sudartomo Macaryus; Yoga Pradana Wicaksono
Widyaparwa Vol 47, No 2 (2019)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.403 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v47i2.368

Abstract

This paper is to explain the contents of the song poem "Jogja Istimewa" which contains information, descriptions, imperatives, and messages that show the identity of Yogyakarta (DIY). Verbally formulated lyrics reflect the writer's knowledge, experiences, hopes, and ideology that appear through the mention of names of places, characters, events, interactions, and invitations. Explanations were made using qualitative and qualitative, contextual, and intertextual methods. Textual explanation by interpreting song-poems that have been formulated verbally written. Contextual explanation by linking song lyrics with the historical, cultural and social background of the DIY community. Intertextual explanation by linking the contents of the lyrics with other texts, namely assumptions that are the crystallization of the wisdom of the community. This explanation is done by placing each phenomenon as a cultural sign that all represent the cultural identity and the people of Yogyakarta (DIY). Meaning is done by linking relationships between data to get the full conclusion. The analysis shows that the song poem "Jogja Istimewa" represents Yogyakarta's identity as a city of history, culture, and struggle that continues to be lived and developed by supporting communities and bureaucratic competition in the Government of DIY.Tulisan ini bertujuan menjelaskan isi syair lagu “Jogja Istimewa” yang memuat informasi, deskripsi, imperasi, serta pesan yang menunjukkan identitas Yogyakarta (DIY). Lirik yang diformulasikan secara verbal mencerminkan pengetahuan, pengalaman, harapan, dan ideologi penulis yang tampak melalui penyebutan nama tempat, tokoh, peristiwa, situasi, dan ajakan. Penjelasan dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode tekstual, kontekstual, dan intertekstual. Penjelasan tekstual dengan memaknai syair lagu yang telah diformulasikan secara verbal tulis. Penjelasan kontekstual dengan mengaitkan lirik lagu dengan latar belakang sejarah, budaya, dan sosial masyarakat DIY. Penjelasan intertekstual dengan mengaitkan isi lirik dengan teks lain, yaitu ungkapan-ungkapan yang merupakan kristalisasi kearifan masyarakat. Penjelasan tersebut dilakukan dengan menempatkan setiap gejala sebagai tanda budaya yang secara keseluruhan merepresentasikan identitas budaya dan masyarakat Yogyakarta (DIY). Pemaknaan dilakukan dengan mengaitkan hubungan antardata secara keseluruhan untuk mendapatkan simpulan secara komprehensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa syair lagu “Jogja Istimewa” merepresentasikan identitas Yogyakarta sebagai kota sejarah, budaya, dan perjuangan yang terus dihidupi dan dikembangkan oleh masyarakat pendukung dan kalangan birokrat di lingkungan Pemerintah DIY. 
Analisis wacana kritis model van Djik dalam pemberitaan reshuffle kabinet pada harian tempo.co Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri; Yoga Pradana Wicaksono
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11465

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro teks berita pada harian Tempo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model van Djik. Hasil analisis menunjukkan bagian makro struktur menggambarkan secara umum tema isu reshuffle kabinet. Bagian superstruktur skematik terdiri atas summary dan story yang menggambarkan upaya penulis untuk menampilkan efek tertentu. Bagian mikro struktur terdiri atas latar, detil, maksud, koherensi, koherensi pembeda, bentuk kalimat, kata ganti, leksikon, praanggapan, grafis, dan metafora yang menggambarkan upaya penulis untuk menggiring opini pembaca agar Jokowi menambah jumlah menteri dari kalangan profesional.   Critical discourse analysis of van Djik's model in the coverage of the cabinet reshuffle on daily tempo.co   Abstract: This research aims to describe the macrostructure, superstructure, and microstructure of the news text on tempo.co daily. The method used is descriptive qualitative with van Djik's critical discourse analysis approach. The analysis results show that the macrostructure section describes the general theme of the cabinet reshuffle issue. The schematic superstructure section consists of a summary and a story that describes the author's efforts to display a certain effect. The microstructure section consists of background, details, intent, coherence, distinguishing coherence, sentence forms, pronouns, lexicon, presuppositions, graphics, and metaphors that describe the author's efforts to lead readers' opinions so that Jokowi will increase the number of ministers from professional circles.
Efektivitas penerapan strategi membaca dalam pembelajaran pemahaman bacaan Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri; Yoga Pradana Wicaksono
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14804

Abstract

Aktivitas membaca memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang kualitas pendidikan. Hampir sebagian besar kegiatan pembelajaran menuntut peserta didik untuk dapat memahami informasi dengan baik. Inilah alasan kemampuan membaca harus dikuasai peserta didik. Akan tetapi, berdasarkan hasil peneltian PISA tahun 2018 kemampuan membaca peserta didik Indonesia masih jauh dari kata menggembirakan. Evaluasi dalam pembelajaran membaca diperlukan, yaitu dengan penerapan strategi membaca yang dapat membantu peserta didik memahami bacaan dengan komprehenisf. Sebanyak 8 penelitian terdahulu menunjukkan penerapan strategi membaca efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan. Penelitian berbasis studi literatur ini mengkaji efektivitas penerapan strategi membaca terhadap kemampuan pemahaman bacaan peserta didik.   Effectiveness of reading strategy implementation in learning reading comprehension   Abstract: Reading activities play a crucial role in supporting the quality of education. Almost all learning activities require students to be able to comprehend information effectively. This is why reading skills must be mastered by students. However, according to the results of the PISA 2018 assessment, the reading ability of Indonesian students is far from satisfactory. Evaluation in reading instruction is necessary, which involves the implementation of reading strategies that can help students comprehend texts comprehensively. Eight previous studies have shown the effectiveness of implementing reading strategies in improving reading comprehension skills. This literature-based research examines the effectiveness of implementing reading strategies on students' reading comprehension abilities.
MURAL: EKSPRESI NARASI VISUAL VERBAL DAN NONVERBAL Sudartomo Macaryus; TMA Kristanto; Edi Setiyanto; Joko Santoso; Yoga Pradana Wicaksono
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2023: THE 31st HISKI INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERARY LITERACY AND LOCAL WISDOM (JUNI 2023)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v3i0.122

Abstract

            Artikel ini bertujuan menemukan kekuatan estetik wacana narasi visual verbal dan nonverbal mural yang terdapat di kota Pati, Jawa Tengah. Mural merupakan salah satu media informasi di ruang publik dengan memanfaatkan bidang datar seperti tembok, pilar, pagar, dan benteng. Sebagai bagian dari bentang bahasa atau lanskap linguistik, mural cenderung disusun dengan meminimalkan jumlah kata karena dibaca secara sekilas sambil berkendaraan. Sumber data penelitian adalah wacana mural di kota Pati Jawa Tengah. Data berupa satuan-satuan lingual yang digunakan dalam mural dan unsur visual nonverbal yang menyertai satuan-satuan lingual. Data diperoleh dengan mendokumentasikan dan mentranskripsikan secara ortografis, sedangkan data visual nonverbal berupa dokumentasi foto. Analisis data dilakukan dengan, pertama melihat keselarasan antara unsur visual verbal dan unsur visual nonverbal, kedua melihat keselarasan antarsatuan lingual, dan ketiga dinamika yang dibangun dengan menggunakan unsur visual verbal dan nonverbal. Hasil penelitian mengungkapkan adanya saling keterkaitan secara menyeluruh antara unsur visual verbal dan nonverbal dalam membangun informasi secara komunikatif dan estetis. Unsur visual nonverbal sebagai konteks membangun deskripsi dan narasi yang cenderung tidak disertai narasi secara rinci. Kekuatan estetis dibangun dengan menggunakan komparasi dan analogi lingkunagan alam dan binatang yang sekaligus menjadi daya tarik secara visual.
Sekar Pambayun dan Raden Rangga: Representasi Budaya Keagrarisan dan Kemaritiman Susanti, Theresia Nia; Wicaksono, Yoga Pradana; Macaryus, Sudartomo
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2023): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.022.02

Abstract

Artikel ini bertujuan mengeksplorasi representasi budaya keagrarisan dan kemaritiman yang ditampakkan pada tokoh Sekar Pambayun dan Raden Rangga dalam novel Sihir Pambayun (SP) karya Joko Santosa. Novel tersebut sebagai sumber data primer. Data berupa rangkaian peristiwa dengan konteksnya masing-masing dihimpun melalui pembacaan. Data pendukung diperoleh melalui studi pustaka berupa artikel, berita, seni pertunjukan, dan memori kolektif masyarakat Mangir. Analisis data dilakukan secara terus-menerus sejak tahap penyediaan data dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi. Identifikasi dilakukan dengan menempatkan setiap data yang menunjukkan ciri atau berkaitan dengan budaya keagrarisan dan kemaritiman yang sekaligus sebagai dasar klasifikasi data. Interpretasi data dilakukan secara kontekstual dengan menempatkan setiap data sebagai bagian dari keseluruhan dan hubungan antardata secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekar Pambayun merepresentasikan budaya keagrarisan dalam relasinya dengan keluarga, mitra, dan lawannya. Raden Rangga merepresentasikan budaya kemaritiman dengan kembalinya ke pangkuan ibundanya Kanjeng Ratu Kidul dan menyatu dengan laut dan menjauhi darat.
Iklan Rokok Sampoerna Go a Head: dari Komersial ke Edukatif Wicaksono, Yoga Pradana; Macaryus, Sudartomo; Sudirman, Anselmus; Putri, Titis Kusumaningrum Witdaryadi
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2024): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.032.04

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan dinamika iklan rokok merespons pembatasan promosi produk berbahan tembakau. Di Indonesia, tema produk iklan rokok cenderung pada upaya mengedukasi masyarakat. Penelitian wacana ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa satuan lingual lisan dan tulis pada iklan rokok Sampoerna Go A Head, bertema “Kecil buat lo, besar buat semua”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana iklan rokok ini menampakkan kecenderungan isi yang bersifat edukatif khususnya berkaitan dengan isu kebersihan lingkungan. Formulasi ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan disampaikan secara tidak langsung dengan pola ungkapan berulang. Informasi verbal lisan dan tulis didukung unsur nonverbal yang mengikuti dan bersifat fungsional.