Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Implementasi keamanan informasi file dokumen shipping menggunakan algoritma AES Shipping Dharmendra, I Komang; Januhari, Ni Nym Utami; Ramayasa, I Putu; Putra, I Made Agus Wirahadi
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 7 No. 1 : Tahun 2022
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jtiust.v7i1.1748

Abstract

Opinion is an important part of decision making, so it takes the ability to get information from opinions. Sentiment Analysis is a branch of science from Text mining that can be used for opinion analysis in the form of text to classify opinions into 3 types of opinions, namely positive opinions, neutral opinions and negative opinions. Support Vector Machine (SVM) is one method that is widely applied for text mining because it is able to show good performance (Styawati and Mustofa, 2019). SVM works with a learning system that uses a hypothetical space in the form of linear functions in a high-dimensional feature space. Maximum Entropy is a probabilistic classification algorithm that belongs to the class of exponential models, which is based on the principle of Maximum Entropy. Maximum Entropy can be used to solve text classification problems such as Language detection, topic classification, and sentiment analysis. Sentiment analysis was tested using the Support Vector Machine (SVM) and Maximum Entropy methods to test the accuracy of each method in analyzing the sentiments of college alumni opinions. from the test results show Maximum Entropy has a better level of accuracy with the results of 95.45%
Manajemen Keamanan Informasi di Perpustakaan Menggunakan Framework SNI ISO/IEC 27001 Muhammad Bahrudin; Firmansyah Firmansyah
Media Pustakawan Vol 25, No 1 (2018): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i1.191

Abstract

Abstrak Peran perpustakaan dengan berbagai jenis dan ukurannya salah satunya ialah menjadi sumber informasi yang mengelola dan menyebarkannya kepada pengguna. Informasi adalah aset penting bagi kelangsungan hidup perpustakaan dan menjamin kepercayaan penggunanya sehingga harus dikelola dengan baik. Perkembangan tata kelola teknologi informasi sangat berperan dalam pengelolaan, investasi dan penyebaran informasi di perpustakaan. Sehubungan dengan hal tersebut, keamanan informasi kemudian menjadi hal penting yang akan berdampak pada pemberdayaan informasi yang efektif. Kebutuhan untuk menyediakan manajemen keamanan informasi yang memadai di perpustakaan menjadi semakin mendesak seiring penerapan tata kelola teknologi informasi yang semakin masif. Makalah ini membahas topik keamanan informasi, pentingnya melindungi informasi dan akses informasi di perpustakaan menggunakan framework SNI ISO/IEC 27001:2013. Standar ini memberikan persyaratan yang harus dipenuhi dalam rangka mengimplementasikan sistem manajemen keamanan informasi pada suatu organisasi secara berkelanjutan. Makalah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran manajemen perpustakaan untuk mengamankan aset informasi yang dimiliki sehingga dapat diberdayakan sesuai dengan prinsip kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaannya (availability). Pentingnya manajemen keamanan informasi di perpustakaan ini tentunya akan bermuara pada kepuasan dan kepercayaan pengguna dalam memanfaatkan sumber daya di perpustakaan.
Implementasi keamanan informasi file dokumen shipping menggunakan algoritma AES Shipping Dharmendra, I Komang; Januhari, Ni Nym Utami; Ramayasa, I Putu; Putra, I Made Agus Wirahadi
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 7 No. 1 : Tahun 2022
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jtiust.v7i1.1748

Abstract

Opinion is an important part of decision making, so it takes the ability to get information from opinions. Sentiment Analysis is a branch of science from Text mining that can be used for opinion analysis in the form of text to classify opinions into 3 types of opinions, namely positive opinions, neutral opinions and negative opinions. Support Vector Machine (SVM) is one method that is widely applied for text mining because it is able to show good performance (Styawati and Mustofa, 2019). SVM works with a learning system that uses a hypothetical space in the form of linear functions in a high-dimensional feature space. Maximum Entropy is a probabilistic classification algorithm that belongs to the class of exponential models, which is based on the principle of Maximum Entropy. Maximum Entropy can be used to solve text classification problems such as Language detection, topic classification, and sentiment analysis. Sentiment analysis was tested using the Support Vector Machine (SVM) and Maximum Entropy methods to test the accuracy of each method in analyzing the sentiments of college alumni opinions. from the test results show Maximum Entropy has a better level of accuracy with the results of 95.45%
Kajian Kebijakan Keamanan Sistem Informasi Sebagai Bentuk Perlindungan Kerahasiaan Pribadi Karyawan Perusahaan XYZ Rio Jumardi
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol. 1 No. 1 (2018): JSAI - Applied Informatics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v1i1.8

Abstract

Teknologi yang saling menghubungkan komputer didunia memungkinkan untuk dapat saling bertukar informasi dan data bahkan saling berkomunikasi berupa gambar dan video. Semakin berharga sebuah informasi maka diperlukan sebuah standar kemanan untuk menjaga informasi tersebut.  Sasaran keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan terhadap informasi. Semakin tinggi standar keamanan yang diberikan semakin tinggi pula perlindungan privasi terhadap sebuah informasi. Perlindungan privasi karyawan dalam suatu perusahaan merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam penerapan sistem informasi.  Kebijakan keamanan sistem informasi meliputi: Pemeliharaan sistem, penanganan resiko, pengaturan hak akses dan sumber daya manusia, keamanan dan pengendalian asset informasi dan kebijakan keamanan server. Kebijakan-kebijakan yang telah dikaji tidak hanya akan menjadi bentuk perlindungan terhadap informasi perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk perlindungan terhadap kerahasiaan pribadi  karyawan Perusahaan XYZ.
PENILAIAN RESIKO KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN NATIONAL INSTITUTE OF STANDARDS AND TECHNOLOGY (NIST) CYBERSECURITY FRAMEWORK DI PUSAT TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI (PUTIK) UNIVERSITAS PAKUAN Victor Ilyas Sugara; Aries Maesya
Jurnal Teknologika Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.061 KB) | DOI: 10.51132/teknologika.v10i2.76

Abstract

Masalah kemanan informasi dapat mempengaruhi operasional di suatu perusahaan/perguruan tinggi. Resiko yang timbul dapat berakibat proses bisnis tidak optimal, kerugian finansial, berkurangnya kepercayaan pelanggan, menurunnya reputasi dan yang paling buruk adalah hancurnya bisnis. Untuk itu diperlukan suatu cara untuk memonitor keamanan informasi di perusahaan ini secara periodik. Metode yang bisa digunakan sebagai best practise adalah National Institute of Standards and Technology (NIST) Cybersecurity Framework. Framework ini menyediakan mekanisme penilaian yang memungkinkan perusahaan/perguruan tinggi menentukan kemampuan cybersecurity saat ini, menetapkan sasaran individual, dan membuat rencana untuk memperbaiki dan memelihara program cybersecurity. Dari penelitian ini didapatkan hasil pengujian untuk fungsi Mengenali (Identify) sebesar 68,75%, Melindungi (Protect) sebesar 41,43%, Mendeteksi (Detect) sebesar 22,22%, Menanggapi (Respond) sebesar 23.33% dan Memulihkan (Recover) sebesar 16,67%. Namun untuk keseluruhan nilai NIST Security Framework yang didapat hanya 40,31%.
PENGARUH PERSEPSI KEAMANAN, KUALITAS INFORMASI DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE (STUDY KASUS PADA KONSUMEN SHOPEE DI YOGYAKARTA) Susanto, Dedek; Fadhilah, Muinah; Udayana, Ida Bagus Nyoman
JURNAL ILMU MANAJEMEN Vol. 18 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.678 KB) | DOI: 10.21831/jim.v18i2.43925

Abstract

The study aims to analyze the partial and simultaneous effect of perceived security, information quality and trust on purchasing decisions with primary data from questionnaires. The population in this study were all Shopee consumers in Yogyakarta and the research sample was determined by probability sampling method with nonprobability sampling techniques so that 100 samples were obtained. This study uses multiple linear regression analysis with the results of the study concluded that simultaneously perceptions of security, information quality and trust affect purchasing decisions and partially security perception variables have no effect on purchasing decisions while information quality affect purchasing decisions.  Keywords: Security Perception, Information Quality, Trust and Purchasing Decisions
MENGUKUR INDEKS KEAMANAN INFORMASI DENGAN METODE OCTAVE BERSTANDAR ISO 27001 PADA UNIVERSITAS ALMUSLIM-BIREUEN Zulkifli Zulkifli
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v8i1.123

Abstract

Bagi sebuah Institusi  Informasi merupakan aset yang maha penting,dan  sangat diperlukan, keamanan dan perlindungan terhadap  informasi merupakan hal yang mutlak yang harus diperhatikan secara sungguh-sungguh dan serius. Maka untuk mengantisipasi tingkat keamanan informasi,  kami mencoba  untuk  mencari salah satu cara dalam rangka menggugah para pemakai informasi untuk dapat memperhatikan tingkat keamanan informasi pada sebuah institusi. Metode yang kami gunakan dalam penelitian  ini adalah metode yang berstandar internasional yaitu OCTAVE berbasis ISO 27001. Sistem kerja  yang dilakukan dengan metode ini, dimana  dalam pengukuran tingkat keamanan informasi  dengan  menggunakan 6 variabel yaitu peran dan tingkat kepentingan TIK, tata kelola keamanan informasi, pengelolaan resiko keamanan informasi, kerangka kerja keamanan informasi, pengelolaan asset informasi dan teknologi keamanan informasi. Pengujian yang telah kami lakukan menunjukkan hasil  bahwa  tingkat kesiapan Universitas Almuslim dalam hal menjaga keamanan Informasi masih  berada pada kondisi wilayah “Kerangka Kerja Dasar”.
PEMANFAATAN METODE WAVS (WEB APPLICATION SECURITY SCANNERS) MENGGUNAKAN BURP SUITE TOOLS DALAM AUDIT TEKNIS KEAMANAN SISTEM INFORMASI SURAT TUGAS SEKOLAH VOKASI UNDIP Arkhan Subari; Saiful Manan; Eko Ariyanto; Adnan Fauzi
Gema Teknologi Vol 21, No 4 (2022): October 2021 - April 2022
Publisher : Vocational School Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gt.v21i4.46828

Abstract

An official travel assignment letter is a type of assignment letter needed by an employee in carrying out work assignments. In many ways, the assignment letter information system is built based on web-programming. In web-programming there are two methods to send data from client to server. The two methods are the POST method and the GET method. Information security is an important aspect that needs to be considered in design a information system. There are many attacker spying data on information system daily. Usually the attacker uses the loopholes in the data transmission method to attack the system. There are many techniques used to attack information systems likes WAVs (Web Application Security Scanners). WAVs is a program that is used to find security holes in web-based information systems using several methods, such as XSS, SQL Injection, Intercept and Bruteforce. One program that can be used is Burp Suite. Burp Suite is often used by security auditors, researchers, and testers for analysis of different systems. Burp's core functionality is to intercept and display HTTP requests in a structured manner. The Vocational School of Diponegoro University has developed an information system that is used to manage this assignment letter. The information system is design using a web-based application. However, the system has never been technically audited on its security level. Therefore, it is necessary to audit the information system security techniques so that the level of information system security can be ascertained and corrective steps can be taken if there are security holes found. This study is intended to conduct a technical audit of the security of the UNDIP Vocational School assignment letter information system. The audit was conducted using the WAVs (Web Application Security Scanners) method with the Burp Suite application. The results of the brutefoce test using Burpsuite showed that there was no suitable password. However, the fact that an attacker can attack 30,0006 times is a weakness that needs to be fixed.
Kajian Dimensi Budaya Keamanan Informasi dalam Berbagai Organisasi Nur Andita Prasetyo; Bambang Setiawan
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 7, No 1: June 2022
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v7.i1.2022.73-82

Abstract

Budaya keamanan informasi yang sangat diperlukan dalam mengamankan data pribadi maupun data perusahaan. Penilaian tingkat budaya umumnya dilakukan dengan menghitung nilai indeks (indikator komposit) yang dibentuk dari dimensi-dimensi atau faktor-faktor yang mempengaruhi budaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor-faktor budaya keamanan informasi yang dapat digunakan untuk membentuk indeks tingkat budaya keamanan informasi. Metode yang digunakan adalah Sistematic Literature Review (SLR). SLR digunakan untuk mengidentifikasi, mengkaji, membahas, dan membahas semua penelitian yang tersedia dengan bidang fenomena yang menarik, dengan pertanyaan penelitian tertentu yang relevan. Penelitian ini mempelajari 39 makalah penelitian terkait budaya keamanan informasi pada organisasi dan individu antara tahun 2012 hingga 2021. Ada sembilan jenis organisasi yang dibahas, antara lain kesehatan, pemerintahan, Industri Kecil dan Menengah, organisasi publik, finansial, organisai umum, perusahaan perdagangan, telekomunikasi, dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 11 faktor yang digunakan dalam penilaian budaya keamanan informasi, yaitu kesadaran, kebijakan, pelatihan, pemantauan, kepatuhan, pengetahuan, pendidikan, perilaku, strategi, manajemen perubahan dan komunikasi. Dimana ada empat faktor yang digunakan lebih dari 25% makalah, yaitu kesadaran, kebijakan, pelatihan dan pemantauan.
EVALUASI RISIKO KEAMANAN INFORMASI DISKOMINFO PROVINSI XYZ MENGGUNAKAN INDEKS KAMI DAN ISO 27005 : 2011 I Putu Setyo Syahindra; Clara Hetty Primasari; Aloysius Bagas Pradipta Iriantor
Jurnal Teknoinfo Vol 16, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v16i2.1246

Abstract

Dalam proses pelaksanaan tata kelola teknologi informasi di suatu instansi, keamanan merupakan aspek yang sangat penting untuk melindungi aset dari segala bentuk ancaman. Evaluasi juga penting dilakukan oleh instansi untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengamanan yang sudah diterapkan. Diskominfo Provinsi XYZ merupakan instansi pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam melaksanakan proses bisnisnya. Proses bisnis tersebut merupakan aset utama bagi instansi yang harus dilindungi. Instansi sudah menerapkan pengamanan informasi dan melakukan evaluasi. Namun, hasilnya menunjukkan masih adanya kelemahan terutama di bagian risiko. Instansi memang belum menerapkan manajemen risiko keamanan informasi. Hal itu menyebabkan masih sering terjadinya insiden internal maupun eksternal. Pemerintah sudah berupaya dengan mengeluarkan peraturan mengenai penerapan tata kelola keamanan informasi bagi penyelenggara publik termasuk Diskominfo Provinsi XYZ untuk menggunakan seri ISO 27000. Oleh karena itu melalui penelitian ini dengan melakukan analisis terhadap hasil penilaian Indeks KAMI yang merupakan implementasi dari SNI ISO/IEC 27001. Kemudian dilanjutkan dengan pengelolaan risiko menggunakan ISO/IEC 27005 : 2011 untuk mengetahui bagaimana risiko yang timbul dari pengamanan yang sudah diterapkan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesiapan pengamanan informasi yang sudah diterapkan oleh instansi  dan membuat strategi perbaikan untuk manajemen keamanan informasi guna meningkatkan kualitas layanan kepada setiap pemangku kepentingan.

Page 49 of 131 | Total Record : 1305