Filter By Year

1945 2024


Found 1,219 documents
Search PENELITIAN DI INDONESIA

Investigasi Kualitatif: Sinegritas Perguruan Tinggi dalam Mencegah Perilaku Bunuh Diri Mahasiswa di Indonesia (Sebuah Proposal Penelitian) Cili Fatria Fajarwati
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.193 KB)

Abstract

Isu kesehatan mental sudah menjadi fenomena nyata global, akibatnya menjadi beban kesehatan dunia karena menjadi penyebab individu bunuh diri di usia produktif baik di negara berkembang dan negara maju. Upaya pencegahan terus dilakukan namun masih sedikit bukti nyata program-program pencegahan. Indonesia memiliki catatan kasus bunuh diri usia remaja menuju dewasa, tantangan besar saat ini adalah kehadiran generasi millennial dan generasi z yang dianggap memiliki masalah kesehatan mental dan notabene adalah mahasiswa, kaum intelektual pun masih bergelut menghadapi permasalahan ini. Penelitian ini dilakukan sesuai dengan urgensi atau fenomena kesehatan mental mahasiswa yang masih menjadi fundamental, agar mendapat jawaban lebih mendalam penelitian ini akan di analisis dengan pendekatan kualitatif dimana sudut pandang mahasiswa secara terbuka mengenai penyebab paling utama dan bagaimana cara mencegahnya. Sinegritas perguruan tinggi dengan praktisi serta pemerintah ikut andil menjadi informan untuk mendapatkan solusi terbaik melalui wawancara dan mencari temuan baru yang akan dipublikasikan.
TREN PENELITIAN DISPOSISI MATEMATIS DI SELURUH INDONESIA Wiwik Haryanti; Ariyadi Wijaya
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.075 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6736

Abstract

Abstrak Pentingnya pembelajaran matematika tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif, tetapi juga afektif. Salah satu kemampuan afektif adalah disposisi matematis. Berbagai penelitian terkait disposisi matematis telah dilaksanakan peneliti di Indonesia. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tren penelitian tentang disposisi matematis di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) yang mengkaji artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal pendidikan matematika yang terakreditasi oleh Science and Technology Index (SINTA2). Fokus utama penelitian adalah disposisi matematis. Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan jumlah publikasi artikel disposisi matematis siswa pada beberapa tahun. Pada publikasi tersebut, jenis penelitian yang paling banyak dilakukan adalah jenis penelitian kuantitatif. Mahasiswa S1 menjadi subjek penelitian yang paling banyak diteliti, sedangkan pendekatan Problem-Based Learning merupakan perlakuan atau model pembelajaran yang sering digunakan pada penelitian tersebut. Disposisi matematis paling banyak dikaitkan dengan aspek kemampuan kognitif HOTS. Analisis statistik deskriptif dan Uji-t adalah metode analisis data yang paling umum digunakan pada penelitian terkait disposisi matematis siswa. Berdasar pada temuan penelitian ini, beberapa rekomendasi diusulkan untuk penelitian mendatang yang mendukung disposisi matematis siswa antara lain meningkatkan keragaman jenis penelitian, dalam hal ini penelitian tidak terbatas pada penelitian jenis kuantitatif dan kualititatif, tetapi pada penelitian jenis lain yang belum atau jarang dilakukan yaitu Class Room Action Research (CAR) atau Research & Development (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan produk instruksional untuk meningkatkan kemampuan diposisi matematis.Abstract The importance of learning mathematics not only does go beyond the development of cognitive skills but also includes affective skills such as mathematical disposition. Several studies related to mathematical disposition have been conducted in Indonesia. Therefore, the aim of this study is to examine the research trend on mathematical disposition in Indonesia. This current study utilizes Systematic Literature Review (SLR) to review scientific articles published in mathematics education journals accredited by the Science and Technology Index (SINTA2). The focus was on mathematical disposition. The study found an increasing number of publications on students' mathematical disposition in recent years. The research revealed that quantitative research was the most common type of research. Undergraduate students were the most researched subjects and Problem-Based Learning was the treatment or learning model commonly used. Mathematical disposition was found to be most often associated with higher-order thinking skills (HOTS). Descriptive statistical analysis and t-test were the most used data analysis methods related to students' mathematical disposition. Based on the findings, several recommendations were proposed for future research to support students' mathematical disposition. These include increasing the diversity of research types, such as Classroom Action Research (CAR) or Research & Development (R&D) to improve mathematical disposition. Furthermore, future research should expand the scope of research by including other types of research that are rarely or not yet conducted, such as qualitative research. It is important to emphasize the significance of developing students' mathematical disposition as it can positively impact their future academic and career success.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia melalui Teknik Bercerita (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VII-3 SMPN 13 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2022/2023) Meliyanti, Meliyanti
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2023): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v16i1.1103

Abstract

The ability to speak is one of the language skills that a person needs to have. That is someone who lives in the community and school environment and anywhere. Speaking is common to us, but the failure of learning speaking skills is still widely heard among schools. This study used a classroom action research method that lasted for three months, carrying out various activities. The results possessed in learning Indonesian speaking skills through storytelling techniques can increase, this can be seen from the results of the pre-test nlai average children 40.5 while in the results of the children's test 77.15, and cycle 1 children get an average score of 63.3 and cycle II an average of 73.58. The above improvement can be seen that learning Indonesian language skills through storytelling techniques at SMPN 13 Bandar Lampung can increase, this shows that storytelling techniques are feasible and can be used to be applied in schools because they provide good results, especially in speaking skills.
Penelitian perilaku kewargaan organisasi di Sekolah Pelita Harapan di Indonesia Alex Alex; Niko Sudibjo
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v11i1.52521

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh dari spiritualitas di tempat kerja, komitmen afektif dan kepuasan kerja terhadap perilaku kewargaan organisasi. Jumlah koresponden yang mengambil bagian dalam penelitian adalah sebanyak 204 orang. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, perhitungan rasio analisis jalur dan analisis lain dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil dari penelitian memperlihatkan (1) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap  perilaku kewargaan organisasi , (2) komitmen afektif tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap  perilaku kewargaan organisasi, (3)  spiritualitas di tempat kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, (4)  spiritualitas di tempat kerja berpengaruh positif terhadap komitmen afektif, (5)  spiritualitas di tempat kerja berpengaruh positif terhadap  perilaku kewargaan organisasi, (6)  spiritualitas di tempat kerja tidak mempunyai pengaruh signifikan  perilaku kewargaan organisasi dengan komitmen afektif sebagai variabel mediasi, (7)  spiritualitas di tempat kerja berpengaruh positif terhadap  perilaku kewargaan organisasi dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi.
Literature Review: Konsep Religiusitas Dan Spiritualitas Dalam Penelitian Psikologi di Indonesia Muhammad Anjar Gagahriyanto
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 4 (2023): Mei
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study, using the narrative literature review method, was conducted to rediscuss the concepts of religiosity and spirituality in Indonesia, specifically in psychological research. Based on 10 articles that had been investigated, it is known that religiosity in Indonesian psychological research has been explained consistently. In short, religiosity is understood as the feelings and experiences that a person has towards their religion, how far a person believes in the said religion, and how obedience a person is when it comes to the rules and rituals that need to be done. Meanwhile, spirituality tends to have several meanings that may or may not involve religions. Generally, spirituality can be understood as a way of being, perception, and awareness that a person has towards the transcendence or beyond their existence that become the driving force to search for the meaning and understanding of life. The transcendence or the beyond human aspect in spirituality concept can be seen as one of the reasons why spirituality overlaps with religiosity. The difference between them is that spirituality tends to be universal and not limited to specific religion or belief system, thus making it more abstract, subjective, and personal compared to religiosity. Despite having overlaps, religiosity and spirituality can be distinguished from one another and have their own roles for individuals. 
Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian Inovasi Kebijakan di Indonesia Hardiyanto Rahman
Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/mp.7.1.2023.37-48

Abstract

Policy innovation in Indonesia is not only interpreted as digitalization, but also as the values of a policy (policy values). Related to the statement, this study aims to look at research trends related to policy innovation in Indonesia. This research uses bibliometric analysis and content analysis sourced from the Scopus database to be processed and analyzed from the topics and contents of the articles, as well as using the Vosviewer application to create bibliometric maps. This research reveals that the most publications were made in 2022 with 6 articles, and the most citations in 2017 with 81 out of 20 other articles with the title Perception across scales of governance and Indonesian peatland fires. For Co-Authorship, the authors are joined in 19 clusters with 20 state additions from Indonesia. It was also found that the most published policy innovations in Indonesia relate to digital and online economic technology innovation policies, natural resource policies and sustainable development, health policies, policies on transportation and public facilities, employment policies, economic policies, village financial management, tourism development. Meanwhile, Policy Innovations, which are the least frequently published, relate to science and technology governance, urban planning, environmental management, competition law and policy, So that the future is potentially for research and publication.
Penelitian berpikir kritis calon guru pendidikan matematika Di Indonesia (2015-2023): Tinjauan bibliometrik Muhammad, Ilham; Siahaan, Erika Yohanna Seventina; Dasari, Dadan; Maharani, Swasti
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v9i1.19734

Abstract

Critical thinking involves being mentally organized and participating in a judgmental process to solve problems. The purpose of this study is to look at the focus of research related to critical thinking of pre-service teacher teachers of mathematics education, especially in Indonesia from 2015 to 2023. The method used in this study is a descriptive bibliometric analysis method. The Scopus database is used to obtain the necessary data. The results of the research show that publications related to the critical thinking of pre-service teacher teachers of mathematics education in Indonesia have increased from 2018 to 2020. Most of the publications were published in conference papers and some were in Q2 journals. The research focus is divided into 4 sections, namely, 1) mathematics teacher , mathematical problems , algebra , and qualitative research ; 2) critical thinking skills , mathematics education , and learning systems ; 3) problem based learning and STEM; 4) data analysis techniques, information analysis. The material that is the focus of research is algebra. New themes for this field are experimental research, digital platforms, quantitative methods, and group theory. The keywords of critical thinking skills are not directly connected with these new themes
MASIH TERBUKANYA PELUANG PENELITIAN PROSES CARON UNTUK MENGOLAH LATERIT KADAR RENDAH DI INDONESIA Puguh Prasetiyo
Metalurgi Vol 26, No 1 (2011): Metalurgi Vol. 26 No. 1 April 2011
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.96 KB) | DOI: 10.14203/metalurgi.v26i1.7

Abstract

Indonesia memiliki cadangan nikel pada peringkat dua dunia. Cadangan tersebut berupa bijih nikel oksida yang  lazim disebut  laterit, berada di Kawasan Timur Indonesia (KTI) terutama di Sulawesi Tenggara dan Halmahera. Adapun laterit terdiri dari limonit berkadar Ni<1,5 % dan saprolit berkadar Ni>1,5 %. Laterit kadar tinggi saprolit berkadar   Ni>1,8 % sudah diolah di Sulawesi Tenggara dengan jalur pyrometalurgi oleh PT Antam (Aneka Tambang) untuk memproduksi FeNi (ferro nikel) di Pomalaa, dan PT INCO Canada untuk memproduksi nikel mattte (Ni-matte) di Soroako. Laterit kadar rendah yang terdiri dari limonit dan saprolit dengan kandungan Ni<1,8 %, belum diolah di dalam negeri. Secara komersial untuk mengolah laterit kadar rendah digunakan proses Caron yang pertama kali dibangun di Nicaro Cuba oleh Freeport USA pada tahun 1942. Atau proses HPAL (High Pressure Acid Leaching) juga pertama kali dibangun di Moa Bay Cuba oleh Freeport USA pada tahun 1959. Kedua proses tersebut tergolong dalam jalur hydrometalurgi, dan pemilihan proses tergantung  dari  kondisi  bijih  terutama  pada  kandungan  Mg  (magnesium).  Laterit  kadar  rendah  dengan kandungan Mg (magnesium) rendah (Mg < 6 % atau MgO < 10 %) lebih sesuai untuk diolah dengan proses HPAL, dan magnesium tinggi (Mg > 6 % atau MgO > 10 %) diolah dengan proses Caron. Dalam perkembangannya setelah tahun 1990-an, proses Caron mulai ditinggalkan karena mengkonsumsi energi tinggi dengan perolehan yang rendah untuk nikel (Ni : 70 – 80 %) maupun kobal (Co maks 50 %). Selanjutnya beralih ke proses HPAL karena proses ini mengkonsumsi energi rendah dengan perolehan tinggi untuk nikel (Ni > 90%) maupun kobal (Co > 90 %). Dengan melihat kenyataan kegagalan tiga HPAL plant generasi kedua di Australia (Bulong tutup 2003, Cawse tutup 2008, dan Murrin Murrin berpindah kepemilikan ke Minara pada 2003/2004 dan beralih ke heap leach tahun 2007). Serta masih berlangsungnya Caron plant di Cuba (Nicaro dan Punta Gorda), Queensland Nickel di Yabulu Australia, dan Tocantin Brasilia. Maka proses Caron masih punya peluang untuk mengolah laterit kadar rendah di Indonesia. Peluang tersebut semakin terbuka apabila perolehan metal (recovery Ni dan Co) pada proses Caron bisa ditingkatkan setara dengan perolehan metal (recovery Ni dan Co) pada proses HPAL, dan ekonomis konsumsi energinya. AbstractIndonesia had the resources of nickel at the second in the world. The resources are nickel oxide which said laterite. The abundant of laterite locate at Sulawesi Tenggara (South-East Sulawesi) and Halmahera. There are two main mineral in laterite, limonit contains Ni<1,5% and saprolit contains Ni>1,5%. The high grade nickel saprolit contains Ni>1,8% has been processed in Sulawesi Tenggara to produce FeNi (ferro nickel) in Pomalaa by PT Antam, and to produce Ni-matte (nickel matte) in Sorowako by PT INCO Canada. The low grade laterite (limonit and saprolit contains Ni<1,8%) not yet processed in Indonesia. To process the low grade laterite are used Caron’s process or HPAL’s process (High Pressure Acid Leaching). The condition of laterite’s ores are used to choice the process. The Caron’s process is remained after 1990’s because it consume high energy with low metal recovery (Ni : 70 – 80 % Co max 50 %). The choice to process low gradelaterite is HPAL because it consume low energy wiyh high recovery of metal (Ni > 90 % and Co > 90 %). The fact three HPAL plant in Australia unsuccessful (Bulong closed on 2003, Cawse closed on 2008, and Murrin Murrin taked over by Minara and change to heap leach on 2007) and the Caron plant still exist in Cuba (Nicaro and Punta Gorda), Queensland Nickel di Australia, and Tocantin Brasilia. Then Caron’s process still have opportunity to process the low grade laterite in Indonesia if the recovery of metal can be increase as same as HPAL and the consume of energy can be decreased.
PELUANG PENELITIAN UNTUK MEMPERBAIKI TEKNOLOGI PROSES UNTUK MENGOLAH BIJIH NIKEL LATERIT KADAR RENDAH INDONESIA[ Puguh Prasetiyo
Metalurgi Vol 26, No 2 (2011): Metalurgi Vol.26 No.2 Agustus 2011
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.181 KB) | DOI: 10.14203/metalurgi.v26i2.12

Abstract

Indonesia kaya dengan SDA (Sumber Daya alam) bijih  nikel oksida yang  lazim disebut  laterit. Laterit berkadar nikel tinggi saprolit (Ni>1,8%) sudah diolah dengan jalur proses pirometalurgi di Sulawesi Tenggara untuk memproduksi ferro nikel (FeNi) oleh PT Aneka Tambang di Pomalaa, atau untuk memproduksi Ni-matte oleh Vale INCO di Soroako. Laterit berkadar nikel rendah yang terdiri dari limonit dan saprolit dengan Ni<1,8 %, belum diolah di tanah air. Untuk  mengolahnya digunakan proses Caron atau proses HPAL/PAL (HighPressure Acid Leaching). Dimana kedua proses tersebut termasuk jalur proses hidrometalurgi. Pemerintah telah memberi ijin kepada pihak asing untuk mengolah laterit kadar rendah pulau Gag Papua dengan proses Caron pada PT Pasific Nickel USA pada tahun 1967 (menjelang awal Orde Baru). Akibat harga minyak dunia yang naik secara dramatis setelah 1973, maka PT Pasific Nickel membatalkan rencananya dan mengembalikan ijin ke pemerintah. Ijin juga diberikan pada dua PMA (Penanaman Modal Asing) pada Januari 1998 (menjelang akhir Orde Baru) untuk mengolah laterit kadar rendah dengan proses HPAL/PAL, yaitu PT BHP Australia untuk mengo lah laterit pulau Gag Papua, dan PT Weda Bay Nickel (WBN) Canada untuk mengo lah laterit teluk Weda Halmahera.  Dalam perjalanan waktu PT WBN Canada dimiliki Eramet Perancis sejak Mei 2006, dan sampai saat ini (2011) tidak ada kepastian kapan PT WBN Eramet Perancis merealisasikan proyeknya. Sedangkan PT BHP Australia mengembalikan ijin pulau Gag ke pemerintah pada awal tahun 2009. Kenyataan mundurnya tiga (3) PMA dari Indonesia untuk mengo lah laterit kadar rendah dengan jalur proses hidrometalurgi. Bisa menjadi peluang bagi pemerintah untuk menguasai sebagian teknologi yang akan digunakan oleh pihak asing untuk mengolah  laterit  kadar  rendah.  Penguasaan  teknologi tersebut  diperoleh  dari aktifitas  penelitian,  dan  hasil penelitian dipatenkan. Dengan demikian diharapkan pemerintah bisa punya posisi tawar untuk meningkatkan kepemilikan saham dengan pihak asing. Apabila di kemudian hari ada pihak asing yang berminat mengolah laterit pulau Gag Papua dan wilayah lain di Kawasan Timur Indonesia. Atas dasar penjelasan diatas maka dibuat tulisan ini AbstractThe low grade laterite (limonite and saprolite with Ni < 1.8 %) has not yet processed in Indonesia. It uses process hydrometallurgy. The government of Indonesia has been give permission to foreign company to process the low grade laterite with hydrometallurgy (Caron process and HPAL process). Process Caron is used to process laterite Gag island Papua for PT Pasific Nickel USA on 1967. The dramatical increase price of fuel oil after 1973, it become PT Pasific Nickel give up plan and it give back the permission to the government. Process HPAL (High Pressure Acid Leaching) are used to process laterite teluk Weda (Weda Bay) Halmahera for PT Weda Bay Nickel (WBN) Canada and Gag island Papua for BHP Australia. Two companies got the permission on last new era on January 1998. The permission of Gag island Papua is returned by BHP Australia on first year 2009 and the uncertainity when PT WBN Eramet France (PT WBN Canada takes over by Eramet on May 2006) to build HPAL plant. It becomes opportunity to control the part of technology to process the low laterite via research. So the government has bargaining position to increase share at foreign company.
TREN PENELITIAN MANAJEMEN INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT DI INDONESIA Ratna Listyani; Puput Oktamianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14593

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) merupakan salah satu unit pelayanan yang sangat vital di rumah sakit. Berbagai upaya dilakukan agar dapat memberikan pelayanan yang komprehensif kepada pasien dengan berbagai kondisi klinis yang beragam. Diantaranya adalah dengan menggunakan evidence base management yaitu dengan menggunakan basis penelitian sebagai dasar untuk meningkatkan kinerja dan melakukan perbaikan di rumah sakit.  Sehingga makin banyak manajemen rumah sakit yang menggunakan penelitian sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Hal ini akan mendorong para peneliti untuk lebih banyak melakukan penelitian di bidang manajemen rumah sakit khususnya di IGD. Namun dari sekian banyak penelitian yang telah dilakukan, belum ada penelitian yang melakukan analisis isi dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman penelitian manajemen di IGD RS, sehingga bisa diketahui aspek-aspek apa saja yang masih perlu untuk mendapat perhatian dalam penelitian-penelitian selanjutnya. Penelitian ini menggunakan analisis isi terhadap sejumlah artikel yang telah diterbitkan di jurnal-jurnal kesehatan masyarakat di Indonesia yang terindeks SINTA sejak tahun 2013 hingga maret 2023, dengan manajemen di IGD RS sebagai fokus utamanya. Dari kajian ini didapatkan, jumlah artikel yang mengulas tentang manajemen di IGD RS terus mengalami peningkatan, dengan metode penelitian kuantitatif sebagai metode yang paling banyak digunakan. Sedangkan untuk topik penelitian, peneliti lebih cenderung mengangkat topik tentang Manajemen Mutu, dengan kuesioner sebagai instrumen yang paling sering digunakan peneliti untuk pengumpulan datanya. Dari hasil temuan tersebut dapat dilihat bahwa peningkatan jumlah penelitian tidak diimbangi dengan keragaman topik penelitian

Page 51 of 122 | Total Record : 1219