Filter By Year

1945 2024


Found 66 documents
Search Preservasi Arsip

Alih Media Arsip Sebagai Upaya Preservasi Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Labuhanbatu Utara Nazmiah Yusdi Arwana; Abdul Karim Batubara; Muslih Fathurrahman
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i2.3025

Abstract

This research aims to determine the transfer of archival media as a preservation effort. The research method used is a qualitative method with descriptive research that uses interview methods to describe data obtained directly by researchers. The research results show that the media transfer processing process as a preservation effort must use guidelines, namely SOP (standard operational procedure) or media transfer processing workflow issued by the National Archives of the Republic of Indonesia. With this SOP (standard operational procedure), it will be easier for archives to transfer documents. This SOP was prepared to provide guidance or stages in implementing the media transfer process and is expected to make it easier for archivists to carry out the media transfer process. The obstacles/constraints faced in the process of transferring archival media as a preservation effort are the obstacles faced by archivists in processing media transfer collections in a preservation effort, namely the lack of human resources, many archivists in the North Labuhanbatu Library and Archives Service do not yet know about media transfer processing, only 2 archivists who can process transfer of media and also inadequate facilities and infrastructure.
Analisis Preservasi Arsip Statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Putri Septiani; Abdul Karim Batubara; M. Nasihudin Ali
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v3i2.3043

Abstract

The aim of this research is to find out more about the Labuhanbatu Regency Library and Archives Service's approach to static archive preservation, as well as the challenges faced and the steps taken to overcome them. To ensure the security and protection of archives, static archive preservation is carried out. This type of research uses qualitative descriptive techniques. This research uses the Miles & Huberman data analysis approach, which specifically focuses on data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Through observation, interviews, and documentation, researchers collect information for data analysis. Two people participated in this research as informants. Using a purposive sampling approach, these informants were selected from among those who met the requirements of the research subjects, namely, archivists who had knowledge of archival preservation. The research findings show that although the static archive preservation of the Labuhanbatu Regency Library and Archives Service is good, it still does not meet the expectations of the theory that guides the research. Archives activists are of the opinion that despite their best efforts, archives are still not optimally maintained due to various obstacles, including inadequate funding, inadequate facilities and infrastructure, and human resources who do not understand archives. Efforts made by archivists include providing special archival training on archival science, building inadequate facilities and infrastructure with allocated funds, and prioritizing the use of the budget for crucial tasks to achieve archive maintenance in good condition.
Upaya Pelestarian Arsip Bersejarah di Universitas Sumatera Utara: Tinjauan Preservasi Preventif dan Alih Media Muslih, Muslih Fathurrahman; Gigih Permana, Bagus
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v4i2.10708

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi strategi preservasi preventif dan alih media di Kantor Arsip Universitas Sumatera Utara (USU). Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini mengevaluasi efektivitas sistem preservasi arsip sambil mengidentifikasi tantangan dan peluang pengembangan di masa depan. Pengumpulan data melibatkan wawancara terstruktur dengan pengelola arsip, observasi langsung terhadap fasilitas dan proses, serta analisis dokumen yang komprehensif. Temuan penelitian mengungkapkan kemajuan signifikan dalam implementasi infrastruktur preservasi modern, termasuk sistem face access, digital thermo-hygrometer, dan pengendali iklim 24 jam. Namun, beberapa tantangan kritis teridentifikasi, meliputi keterbatasan ruang untuk pemisahan media yang optimal, kesenjangan teknologi dalam penanganan arsip audio-visual, dan kesenjangan kompetensi staf dalam preservasi digital. Studi ini juga menyoroti perkembangan yang tidak merata dalam proses alih media, dengan digitalisasi berbasis teks menunjukkan kemajuan yang menggembirakan sementara konversi format audio-visual menghadapi kendala yang cukup besar. Penelitian ini memberikan kontribusi baik pada pemahaman teoretis tentang preservasi arsip di institusi pendidikan tinggi Indonesia maupun rekomendasi praktis untuk pengembangan sistem preservasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Rekomendasi utama meliputi modernisasi infrastruktur, program pengembangan kompetensi staf yang terstruktur, implementasi sistem preservasi digital terintegrasi, dan penguatan kolaborasi institusional. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi institusi arsip yang menghadapi tantangan serupa dalam menyeimbangkan praktik preservasi tradisional dengan tuntutan transformasi digital
Preservasi Arsip Statis di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Khalimah, Khalimah; Kartika, Rafi
Maktabatuna Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mj.v6i2.10276

Abstract

Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat adalah lembaga tingkat provinsi yang bertugas dan berwewenang dalam bidang pengelolaan arsip statis dan pembinaan kearsipan. Koleksi arsip yang disimpan didalamnya adalah Arsip yang memainkan peran penting dalam banyak aspek kehidupan. selain berbagai sumber informasi, juga merupakan sumber bukti sah yang dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan pereservasi melindungi dokumen dari kerusakan atau perbaikan. Penulisan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Preservasi dilakukan untuk memastikan bahwa  Kegiatan preservasi di lakukan untuk menciptakan arsip yang lestari baik secara fisik maupun informasinya. Preservasi dilakukan dengan dua cara: preservasi preventif yang berfungsi untuk mencegah kerusakan; preservasi kuratif yang mencakup enkapsulasi, menyambung atau menambal; laminasi degan kertas; penggantian boks arsip yang rusak atau dapat diganti; dan preservasi preventif yang mencakup pengaturan suhu dan kelemapan, kamperisasi, dan silica gell Kegiatan preservasi di lakukan untuk menciptakan arsip yang lestari baik secara fisik maupun informasinya.
Peran Personal Digital Archiving Dalam Preservasi Arsip Orkes Keroncong Surya Mataram Yogyakarta Artanto, Mei
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 44 No. 2 (2023): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/baca.2023.717

Abstract

The current state of the physical release of the Orkes Keroncong Surya Mataram tape, with limited quantity and inadequate archival practices, require an urgent digitization and management initiative. The objective of this activity is to ensure that the succeeding generations inherit a comprehensive understanding of keroncong music from the Orkes Keroncong Surya Mataram. This research seeks to comprehend the process of digitizing and managing the audio digital archive of the Orkes Keroncong Surya Mataram, employing the principles of personal digital archiving for preservation. A qualitative research with utilizing a case study approach was employed to identify the process of digitizing physical assets such as tape tapes, Orkes Keroncong Surya Mataram tapes, and managing digital archives as preservation efforts. This involved selecting a social situation, employing data collection techniques, and undertaking data analysis processes. The findings of this study reveal that there are 44 songs across four tape cassettes in optimal condition for digitization. The digitization process is executed through three stages: preparation, implementation, and archiving. Once digitized, the 44 songs are managed based on the principles of personal digital archiving. In conclusion, personal digital archiving plays a crucial role in preserving and managing information pertaining to the intra-aesthetic value of keroncong music, serving as a valuable source of knowledge and future research data. Based on the research findings, digital archivists personally extend recommendations to individuals, groups, and the general public, emphasizing the importance of proper and wise archival care. The use of technology and the internet facilitates easier implementation and access to the results of personal digital archiving efforts.
Analisis Preservasi Arsip Sebagai Upaya Pelestarian Memori Kolektif Bangsa: Studi Media Sosial Azzahra, Sharon Luna; Lubis, Salsabila Madogan; Wardi, Puja Ayu; Putri, Zaskia Mardiyani; Azzahra, Reisa Dinda; Kestadireja, Khansa Tiarazzalfaa; Zahrani, Valiza Nur; Dewi, Via Risti
Jurnal Portofolio : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2025): Integrasi Teknologi Informasi dan Manajemen Operasional Kerja Lembaga
Publisher : Prisani Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of the digital era, the widespread dissemination of educational content related to archival preservation necessitates critical analysis to evaluate the public's capacity to comprehend, accept, and apply such information. This study aims to assess public perceptions of archival preservation as a means to safeguard the nation's collective memory, based on responses to educational content about preservation disseminated via social media. The theory employed in this study is content analysis. The methodology of this study adopts a quantitative approach that analyzes data using four parameters: tone, narrative, competence, and image. It aims to collect and process data in an objective, valid, reliable, and replicable manner. Based on an analysis of social media comments, the average scores for each parameter were as follows: Tone (1.9), Narrative (1.6), Competence (2.3), and Imagery (2.0). The overall mean score across all parameters was 1.95, which falls into the "Very Bad" category. These results indicate that social media content related to archival preservation has not yet been effective in fostering public understanding, interest, or positive engagement
Preservasi Digital sebagai Upaya Akuntabilitas Tata Kelola Arsip di Lembaga Kearsipan di Indonesia Nurdiansyah, Aulia; Valentino, Rahmat Alifin; Yussuf, Salaisyah Amalia
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.106468

Abstract

The purpose of this study is to examine the implementation of digital archive preservation in ANRI Award-winning institutions, namely the Library and Archives Service of the Special Region of Yogyakarta, Central Java Province, and West Java Province, which focuses on (1) migration methods, (2) conversion methods, (3) encapsulation methods, (4) emulation methods, (5) replication methods, and (6) refreshing methods in efforts to preserve digital archives. In addition, the strategies of these institutions in obtaining the ANRI Award were also studied. The research method used was a case study with a qualitative approach. The data collection method used observation, interviews, and documentation to obtain comprehensive data. Then the data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, and to test the validity of the data, a validity test was carried out using the triangulation technique. The results of the study showed that the implementation of six digital archive preservation methods had been applied in these archival institutions. The intensity of the application of the conversion, migration, encapsulation, and replication methods were quite high compared to the emulation and refreshing methods. The difference in the application of digital archive preservation lies in the hardware and software used. These archival institutions need to improve hardware with specifications to support emulation activities and add human resources in refreshing activities. This research is expected can become an evaluation for these archival institutions and a reference for other archival institutions related to digital archive preservation activities.
PENTINGNYA DIGITALISASI ARSIP UNTUK PRESERVASI : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Yassar Afram, Leonard; Rosmaya, Mila; Ari Nursanto, Gunawan
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 4 (2025): JATI Vol. 9 No. 4
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i4.13821

Abstract

Penyimpanan arsip menjadi tantangan bagi sebuah kantor dalam menjaga arsip sebagai bentuk preservasi. Dalam Upaya preservasi ini ada beberapa cara yang dapat digunakan secara efisien dan efektif. Digitalisasi arsip dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai tantangan dalam sistem pengarsipan konvensional, seperti risiko kehilangan dokumen, keterbatasan ruang penyimpanan, serta lambatnya proses pencarian data. Studi ini bertujuan untuk menganalisis metode penelitian yang paling sering digunakan dalam penelitian digitalisasi arsip serta manfaat dan hambatan yang dihadapi dalam implementasinya. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pendekatan PRISMA, penelitian ini meninjau 30 jurnal yang relevan dengan tema digitalisasi arsip. Hasil studi menunjukkan bahwa metode kualitatif deskriptif merupakan pendekatan yang paling umum digunakan, karena mampu menggali pemahaman mendalam mengenai proses digitalisasi arsip melalui wawancara dan observasi langsung. Digitalisasi arsip terbukti meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan penghematan biaya dalam pengelolaan arsip. Namun, tantangan utama yang dihadapi dalam implementasinya meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya sumber daya manusia yang terampil, serta minimnya alokasi anggaran. Studi ini merekomendasikan evaluasi berkala terhadap sistem digitalisasi arsip serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna memastikan keberlanjutan inovasi dalam pengelolaan arsip digital.
Kapabilitas preservasi arsip elektronik pada infrastruktur pembelajaran Kemenkeu Learning Center Sumarsono, Sigit; Lawanda, Ike Iswary
Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 6, No 2 (2024): Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ktb.v6i2.11302

Abstract

Kemenkeu Learning Center (KLC) merupakan aplikasi yang mengelola arsip dan konten digital sebagai konsekuensi dari proses bisnis yang dijalankan. Untuk itu, evaluasi perlu dilakukan untuk melihat kapabilitas aplikasi dalam memelihara dan melestarikan keutuhan dan autentisitas arsip yang tercipta selama daur hidup arsip. Penelitian terhadap kapabilitas organisasi dan layanan dilakukan dengan menggunakan Digital Preservation Coalition Rapid Assessment Model (DPC RAM) sebagai kerangka penilaian kapabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur dan proses bisnis dalam KLC telah memenuhi kapabilitas dalam pelestarian arsip digital khususnya terkait kelangsungan organisasi, kebijakan dan strategi, legal dan etis, serta manajemen metadata. Preservasi arsip pada KLC juga memiliki keunggulan dalam hal kapabilitas teknologi informasi, proses akuisisi dan transfer, preservasi bitstream, hingga proses penemuan dan akses. Meski demikian, kelemahan masih ditemukan dalam hal perbaikan berkelanjutan, komuniatas, serta preservasi konten. Penelitian ini menunjukkan kemampuan DPC RAM sebagai model penilaian preservasi arsip yang menyeluruh dari segi organisasi maupun infrastruktur teknologi.
Preservasi Arsip Audio di Museum Musik Indonesia Andrianto, Aldo Zakaria; Muhammad Iqbal
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/q9jd7790

Abstract

Penelitian ini membahas pelaksanaan preservasi arsip audio berbentuk piringan hitam (vinyl) di Museum Musik Indonesia (MMI) Kota Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metode, kendala, dan upaya yang dilakukan MMI dalam menjaga kelestarian serta memperpanjang umur simpan koleksi vinyl. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan kurator dan staf museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan preservasi yang dilakukan MMI bersifat preventif, meliputi pembersihan rutin menggunakan kain halus, penyimpanan secara vertikal dalam sleeve pelindung, serta pemutaran berkala untuk menjaga kualitas suara. Namun demikian, proses preservasi belum sepenuhnya memenuhi standar ideal karena keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas penyimpanan, dan pendanaan. MMI masih membutuhkan peningkatan sarana seperti ruang penyimpanan dengan pengatur suhu dan kelembapan, serta pelatihan teknis bagi staf dalam perawatan dan restorasi media audio. Upaya kolaboratif dengan lembaga pemerintah dan akademisi menjadi langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan preservasi arsip audio sebagai warisan budaya bangsa.

Page 6 of 7 | Total Record : 66