Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Monitoring of Social Vulnerability Website Base in Central Java Province Widiyanto, Widiyanto; Anam, Khaerul; Wiradharma, Gunawan; Nurdiansyah, Aulia
Komunitas Vol 13, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v13i2.33379

Abstract

The state must maintain the security of its territory. Regional conduciveness has a significant influence on improving the welfare of its people. A region, both central and regional, cannot be separated from conflict and social security. Kesbangpol is an institution tasked with maintaining conduciveness and early awareness of vulnerabilities in national unity, politics, community, social and cultural protection. In carrying out this task, Kesbangpol collects data from the field and then processes it and reports it to the government for review in maintaining regional conduciveness. The data collection process to the reporting process is still inefficient. Therefore, an information system is needed to collect, process data, and report information. An important function in the use of this information system is also expected to be able to map the current conflict so that the system can provide alternative solutions in handling these conflicts quickly and efficiently. Conflict maps are expected to visually describe conflict patterns from the data that has been obtained to facilitate and speed up the implementation of follow-up to the problems that are happening. In addition, with the application of artificial intelligence or a decision support system to the system, it is expected to be able to analyze the data so that it can take into account the warranties that will occur in the area and preventive measures can be taken so that conflicts do not happen.
Persepsi Pengguna Layanan Ruang Baca Virtual (RBV) pada Website Universtas Terbuka Menggunakan Webqual 4.0 Nurdiansyah, Aulia; Cahyo, Septian Dwi; Dewiki, Santi; Utami, Herwati Dwi
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 50, No 2 (2021): September: Leadership, Policy, and Educational Governance
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v50i2.35687

Abstract

Kualitas website (WebQual) merupakan barometer yang digunakan untuk mengukur kualitas perguruan tinggi. Website universitas perlu mendapat perilaku khusus demi menjaga konsistensi kualitasnya, karena masih banyak website-website universitas yang hanya memberikan interaksi satu arah, tanpa memperdulikan kebutuhan dari para mahasiswannya. Namun tidak sedikit universitas yang telah memberikan layanan pada website mereka dengan optimal, seshingga Universitas Terbuka sebagai universitas jarak jauh yang menggunakan media website harus dapat menjaga kualitas website untuk menjaga kepuasan dari mahasiswa. Untuk mengetahui sejauh mana layanan website dapat diterima oleh para mahasiswa, maka diperlukan suatu penelitian yang mengukur kualitas layanan website yang sudah ada saat ini dari kacamata atau persepsi mahasiswa. Kerangka yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah WebQual 4.0 yang merupakan perkembangan dari ServQual (Service Quality) yang biasanya digunakan untuk mengukur kualitas layanan. Dalam hal ini peneliti menggambil sampel website https://www.pustaka.ut.ac.id/ yang merupakan website tentang Ruang Baca Virtual (RBV). Penelitian tahun pertama ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kualitas website Universitas Terbuka tentang fasilitas layanan Ruang Baca Virtual. Untuk mencapai tujuan, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitain kuantitatif untuk mengetahui persepsi mahasiswa sebagai pengguna website Universitas Terbuka yang memiliki fasilitas layanan Ruang Baca Virtual (RBV) menggunakan WebQual 4.0 dengan analisis regresi linier sederhana. Pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana yang mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap layanan RBV di website Universitas Terbuka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat satu variabel yaitu Usability Quality yang berpengaruh negatif terhadap kepuasan pengguna dan 2 variabel yaitu Information Quality dan Service Interaction Quality yang berpengaruh positif, (2) Uji Hipotesis P-Value (0,015) T-Statistik (2,438) diterima dan Variabel Information Quality Berpengaruh Positif terhadap User Satisfaction (3) Uji Hipotesis P-Value (0.000) T-Statistik (12.502) diterima dan Variabel Service Information Quality Berpengaruh Positif terhadap User Satisfaction (4) Perlu adanya pengembangan terhadap tampilan Website RBV UT karena melihat dilihat dari nilai pengaruh Usability Quality terhadap kepuasan pengguna.
Peran Arsiparis dalam Pengelolaan Otomasi Arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Mastura, Fielda; nurdiansyah, aulia
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v13i1.127051

Abstract

The use of Information and Communication Technology (ICT) in archive management, also known as "Archive Automation". In automation-based archive management, every agency requires an archivist who has special knowledge and expertise in archive management and an understanding of information technology. Librarians and archivists' expertise in information technology has a central role in managing digital collections. The purpose of this research is to see how a professional archivist handles archival automation. The object of this research is the role of archivists in the Aceh Library and Archives Service. This study used descriptive qualitative method. This method aims to explain the role of archivists in managing archive automation at the Aceh Library and Archives Service. Data collection was carried out by looking at websites and reading literature from a number of journal articles. Based on the results from the website https://arpus.acehprov.go.id/, the existence of this institution as a digital library plays a major role in providing access to information, optimizing the use of technology, and increasing people's interest in reading in accordance with the responsibilities and roles they carry out.
EVALUASI HEURISTIK PADA INTERFACE SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS (SIKD) FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UPI Ardiansah; Nurdiansyah, Aulia
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v4i1.8123

Abstract

Jumlah arsip yang semakin banyak dibuat dan diterima oleh instansi, lembaga, organisasi, badan maupun perseorangan maka diperlukan manajemen pengelolaan arsip yang menggunakan TIK. Pengelolaan arsip elektronik dinilai lebih evektif dibandingkan dengan arsip cetak ditinjau dari segi kepraktisan dalam penciptaan dan penyimpananya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan SIKD pada lembaga-lembaga di lingkungan kerja FIP UPI tentang penerimaan pengguna terhadap SIKD masih jarang dilakukan, termasuk kajian tentang kepuasan akhir pengguna sebuah sistem informasi kearsipan juga masih jarang dilakukan. Padahal hal tersebut merupakan sesuatu yang penting dilakukan untuk mengukur kesuksesan penerapan sebuah sistem informasi. Peneltian ini menggunakan metode usability testing dengan menggunakan heuristik evaluasi pada interface suatu sistem. Hasil penelitian ini terjadi beberapa permasalahan yang ada di SIKD Tidak ada satupun petunjuk mengenai cara penggunaan dari SIKD dan panduan pengguna apabila mengalami kesulitan didalam menjalankan sistem dalam SIKD. Ikon yang tidak sesuai atau tidak memberikan arti sehingga membingungkan pengguna perlu perubahan ikon-ikon yang lebih familiar. Sistem harus dapat berbicara dalam bahasa pengguna, dengan kata, frasa dan konsep yang akrab bagi pengguna, dibandingkan dengan bahasa sistem. Sistem harus menginformasikan pengguna tentang apa yang terjadi, melalui tampilan dalam waktu yang tepat. Sistem juga harus dapat menjelaskan suatu kendali dan kesesuaian dengan fungsinya.
Upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta dalam Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Masyarakat Melalui Layanan Arsip Keluarga (Lasiga) Syarif, Viola Dwi Putri; Nurdiansyah, Aulia
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.9.1.1-14

Abstract

Layanan Arsip Keluarga (LASIGA) adalah layanan berupa penyelamatan arsip keluarga/ perseorangan sebelum terjadi bencana maupun pasca bencana. Mengingat secara geografis Indonesia terletak di daerah khatulistiwa yang membuat Indonesia mempunyai beragam struktur daratan, lautan dan pegunungan. Potensi Provinsi DKI Jakarta akan terjadinya bencana dalam setiap tahunnya yang terus meningkat membuat pemerintah harus memiliki upaya dalam membantu masyarakat dalam penyelamatan arsip keluarga. Penelitian ini mengkaji mengenai ruang lingkup layanan arsip keluarga, jenis dan proses kegiatan arsip keluarga, dan juga respons masyarakat terhadap layanan arsip keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta dalam menyelamatkan arsip masyarakat melalui layanan arsip keluarga (LASIGA). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Ditemukan hasil bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan pemerataan kegiatan di setiap wilayah administrasi Jakarta. Terdapat 5 kelurahan di setiap wilayah administrasi Jakarta yang menerima layanan ini. Layanan Arsip Keluarga (LASIGA) memiliki 3 kegiatan utama : sosialisasi atau bimbingan teknis, layanan restorasi arsip, dan layanan alih media/digitalisasi arsip. Masyarakat mengatakan layanan ini sangat berguna untuk mengedukasi warga akan pentingnya arsip keluarga. Masyarakat berharap layanan arsip keluarga ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Jakarta. Disamping itu, Dispusip DKI Jakarta pun berharap layanan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga dan mengamankan dokumen arsip keluarga.
Personal Information Management oleh Mahasiswa: Finding, Keeping and Organizing, dan Meta Level Ardiansah; Khoerunnisa, Lutfi; Yanti Ramadhan, Suci; Wulandari, Yayu; Nurdiansyah, Aulia
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v5i1.12002

Abstract

Fenomena information overload terjadi ketika jumlah informasi yang diterima seseorang melebihi kapasitas kognitifnya untuk memprosesnya secara efektif. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas pengambilan keputusan dan peningkatan stress. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran aktivitas personal information management mahasiswa prodi perpustakaan dan sains informasi FIP UPI yang meliputi aktivitas finding information, keeping and organizing information and meta level. Teori yang digunakan yaitu Personal Information Management dipandang sebagai upaya untuk membangun, menggunakan, dan memelihara pemetaan antara kebutuhan dan informasi. Aktivitas penyimpanan dan pencarian digerakkan oleh interupsi (seperti yang dipicu oleh informasi atau kebutuhan yang masuk). Aktivitas tingkat M (meta-level) memiliki fokus yang lebih luas dan lebih strategis sifatnya. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data dengan bantuan aplikasi SPSS. Partisipan pada penelitian ini yaitu mahasiswa aktif pada tahun 2025 dengan jumlah 354 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 100. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasi penelitian menunjukan aktivitas PIM mahasiswa prodi perpustakaan dan sains informasi FIP UPI mengakses website sumber informasi dan menjelajah (browsing) ke semua source untuk meperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan, pengorganisasian folder di komputer merupakan strategi efektif dalam mengumpulkan, mengklasifikasikan, menyusun, menyimpan, serta merawat informasi, sehingga memudahkan dalam menemukannya Kembali, dan pada tingkat meta mencakup upaya menjaga dan mengatur informasi, termasuk pengelolaan privasi dan keamanan, pengendalian arus informasi masuk dan keluar, serta evaluasi terhadap informasi tersebut.
Preservasi Digital sebagai Upaya Akuntabilitas Tata Kelola Arsip di Lembaga Kearsipan di Indonesia Nurdiansyah, Aulia; Valentino, Rahmat Alifin; Yussuf, Salaisyah Amalia
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.106468

Abstract

The purpose of this study is to examine the implementation of digital archive preservation in ANRI Award-winning institutions, namely the Library and Archives Service of the Special Region of Yogyakarta, Central Java Province, and West Java Province, which focuses on (1) migration methods, (2) conversion methods, (3) encapsulation methods, (4) emulation methods, (5) replication methods, and (6) refreshing methods in efforts to preserve digital archives. In addition, the strategies of these institutions in obtaining the ANRI Award were also studied. The research method used was a case study with a qualitative approach. The data collection method used observation, interviews, and documentation to obtain comprehensive data. Then the data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, and to test the validity of the data, a validity test was carried out using the triangulation technique. The results of the study showed that the implementation of six digital archive preservation methods had been applied in these archival institutions. The intensity of the application of the conversion, migration, encapsulation, and replication methods were quite high compared to the emulation and refreshing methods. The difference in the application of digital archive preservation lies in the hardware and software used. These archival institutions need to improve hardware with specifications to support emulation activities and add human resources in refreshing activities. This research is expected can become an evaluation for these archival institutions and a reference for other archival institutions related to digital archive preservation activities.
Measuring user satisfaction: A service quality analysis of the Bengkulu Province library and archives Valentino, Rahmat Alifin; Nurdiansyah, Aulia
Jurnal Informatio Vol 5, No 3 (2025): 2025
Publisher : Faculty of Communication, Padjadjaran University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/inf.v5i3.64291

Abstract

Background: The Bengkulu Province Library and Archives, as a public library, needs to continuously evaluate its services to ensure quality and enhance user satisfaction.Purpose: This study aims to assess the quality of services at the Bengkulu Province Library and Archives using the LibQual framework.Methods: A quantitative approach was employed with 91 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed based on the three LibQual dimensions: Affect of Service, Information Control, and Library as Place.Results: The findings show that users are generally satisfied with the Affect of Service and Library as Place dimensions, as indicated by positive adequacy gaps. However, reliability in service delivery remains a critical weakness that may reduce user trust and loyalty. Furthermore, the Information Control dimension received lower ratings, particularly regarding equipment in the library, timeliness in locating required collections, and the limited availability of relevant materials. Inadequate information content coverage and limited technological facilities highlight the urgency of expanding digital collections and upgrading equipment to better align with user expectations.Conclusions: Overall, users perceive the library’s services as fairly satisfactory, but improvements are needed in strengthening information control, especially in enhancing staff efficiency and ensuring the availability of relevant resources. These findings highlight the importance of improving services, information access, and technological facilities to strengthen user satisfaction and loyalty.
Kurasi Digital dalam Pengelolaan Arsip Elektronik: Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Efektivitas SIKN dan JIKN di Indonesia Habiburrahman, Habiburrahman; Dewiki, Santi; Nurdiansyah, Aulia
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.102115

Abstract

This study examines the role of digital curation in electronic archive management, particularly in the context of the implementation of the National Archives Information System (SIKN) and the National Archives Information Network (JIKN) in Indonesia. Using a qualitative approach based on case studies in three regions (West Nusa Tenggara, West Sumatra, and the Special Region of Yogyakarta), this study adopts the Digital Curation Center (DCC) Lifecycle Model as an analytical framework. The results show that digital curation supports the preservation, accessibility, and efficiency of electronic archive management. However, there are disparities in infrastructure readiness and human resource competency among the study areas, with DIY showing the highest readiness. The main challenges include technological limitations, lack of archivist training, and the need for consistent metadata standards. Research recommendations include improving human resource training, strengthening technological infrastructure, and policies that support the sustainability and security of digital archives. This study emphasizes the importance of collaboration between archival institutions to create an inclusive, secure, and sustainable archival system in supporting transparent and accountable governance..