Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisa Keamanan Data Melalui Website Zahra Software Menggunakan Metode Keamanan Informasi CIA Triad Hermawan, Adi; Hartati, Tuti; Wijaya, Yudhistira Arie
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v7i3.3428

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat tak terkecuali perkembangan pada bidang teknologi informasi, banyak perusahaan yang memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menggunakan web app sebagai media penyimpanan data perusahaan sehingga perlu tindakan serius dalam mengamankan web app tersebut. Salah satu perusahaan yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan membuat sebuah web app yang diberi nama Zahra Software, Zahra Software adalah sebuah web app yang dipergunakan untuk penyimpanan data perusahaan namun perusahaan belum mengetahui sejauh mana keamanan dari Zahra Software tersebut sebagai media penyimpanan data perusahaan sehingga perlu tindakan analisa untuk mengetahui sejauh mana keamanan yang dimiliki Zahra Software sesuai indikator keamanan yang digunakan oleh para ahli yaitu CIA Triad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana keamanan yang dimiliki oleh web app Zahra Software sebagai media penyimpanan data perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode CIA Triad yang terdiri dari confidentiality (kerahasiaan), integrity (integritas), dan availability (ketersediaan) untuk mengukur sejauh mana keamanan yang dimiliki oleh suatu web app. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa web app Zahra Software telah memenuhi 3 indikator utama keamanan informasi yang terdiri atas confidentiality meliputi block direct, integrity meliputi filterisasi data dan user, serta availability yang meliputi autentikasi.
A Comprehensive Case Study Rekomendasi Implementasi 11 Kontrol keamanan informasi baru ISO 27001:2022 di Perusahaan HealthTech XYZ: Studi Kasus Komprehensif tentang Meningkatkan Kepatuhan dan Keamanan Siber di HealthTech Company Suryo Wibowo, Bimantoro; Rizal Fathoni Aji
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 4 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i4.4166

Abstract

This study aims to recommend the implementation of new annex controls in ISO 27001:2022, guided by ISO 27002:2022, for PT XYZ. The research questions addressed are: (1) What are the existing gaps between PT XYZ's current information security controls and the requirements of ISO 27001:2022? (2) What specific recommendations can close these gaps? Using a qualitative case study approach, data were collected in May 2024 through purposive sampling, interviews, observations, and document analysis. Findings reveal that while some controls are partially implemented, others lack full documentation and SOPs. Detailed recommendations were provided to ensure compliance with updated standards, emphasizing formalization into SOPs. This study offers practical guidance for organizations transitioning to ISO 27001:2022, enhancing cybersecurity readiness and compliance with stringent data protection regulations.
Analisis Yuridis Peranan Satuan Intelijen Keamanan Kepolisian dalam Memberi Informasi untuk Kebutuhan Perencanaan Keamanan Kota Bogor Nugroho, Mochammad Bayu Adi; Mulyadi; Aminulloh, Muhamad
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12462

Abstract

Di wilayah kota Bogor yang merupakan salah satu daerah dengan penduduk terbanyak di Indonesia banyak sekali kasus kriminal yang terjadi karena  tidak dapat dideteksi terlebih dahulu. Hal ini menujukkan bahwa keamanan warga negara khsusunya di kota belum dilaksanakan secara efektif. Intelejen belum melaksanakan tugas secara baik, sehingga masih banyak keadaan yang tidak bisa dicegah atau analisis dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkaji tentang peran intelijen keamanan dalam memberikan informasi keamanan di wilayah kota Bogor, penelitian ini tentunya memiliki perbedaan dengan penelitian lain, penelitian lain mengkaji secara umum tentang tugas kepolisian dalam menegakkan hukum, melindungi masayarakat, maka penelitian ini secara khusus mengkaji tentang peran intelijen kepolisian dalam bidang deteksi keamanan wilayah di kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif yaitu hukum dikonsepsikan sebagai norma, kaidah, asas atau dogma-dogma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Satuan Intelkam adalah informasi untuk kebutuhan perencanaan keamanan Kota Bogor Berdasarkan Skep Kapolri No Pol Skep / 412 / VI / 2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Penyelidikan Intelijen Keamanan dilakukan melalui proses deteksi dini intelkam dilakukan tidak semata-mata dengan produk informasi yang seadanya tetapi melalui berbagai tahap pengolahan data-data dan juga menggunakan analisis yang mendalam sehingga menghasilkan informasi yang akurat.
Peran Komunikasi Keamanan dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Melalui Dakkwah Digital: dalam Konsep Membangun Keamanan Informasi Sakir, Moh; Syari Harahap, Hamida; Dwinarko, Dwinarko
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i5.2207

Abstract

  Fenomena Komunikasi Dakwah digital menjadi fenomena yang signifikan dalam era modern, di mana teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara manusia berinteraksi dan menyebarkan pesan. Melalui platform media sosial, situs web, dan aplikasi mobile, dakwah digital memanfaatkan kekuatan teknologi untuk menjangkau audiens yang lebih luas, baik secara geografis maupun demografis. Para penggiat dakwah menggunakan berbagai strategi konten kreatif, seperti video, gambar, dan cerita, untuk menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang menarik dan relevan bagi audiens digital. Interaksi antara pengguna dan konten dakwah menciptakan komunitas online yang solid, memperkuat identitas keagamaan, dan mendukung pertumbuhan spiritual individu. Dalam konteks ini, dakwah digital bukan hanya menjadi sarana penyampaian pesan agama, tetapi juga merupakan wujud adaptasi agama terhadap perkembangan teknologi yang dapat membentuk perubahan sosial dan budaya dalam masyarakat yang semakin terhubung secara digital. Tulisan ini merupakan kajian literatur yang berusaha memperkuat deskripsi hipotetik spekulatif tentang bagaimana peranan komunikasi kemananan dalam meningkatkan pemahaman agaman melalui dakwah digital.
Eksplorasi Kesadaran dan Faktor Budaya Keamanan Terhadap Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten XYZ Michael Parlindungan
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 6 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i6.4536

Abstract

The role of information technology in the government sector is to organize an efficient, accountable, and transparent electronic government system. The human aspect is the weakest and plays the most important role in maintaining information security. The XYZ District and Communication Agency is important in organizing regional government, including information system management and information security. This study measured the level of information security awareness of 86 employees at the XYZ District Kominfo Agency using a questionnaire based on the HAIS-Q method and aspects of information security culture. The results showed that the level of employee security awareness was at the "average" level. The areas of password management, email, and internet use showed a "poor" level of awareness, and the use of social media, mobile devices, information handling, and incident reporting was at the "average" level. The security culture aspect also influenced the level of employee security awareness which was at the "average" level. Based on the results, recommendations for increasing awareness are needed, such as the creation of information security policies and guidelines, and the implementation of information security awareness programs.
Evaluasi Keamanan Sistem Pajak Daerah Online Kabupaten Sumedang Menggunakan Indeks Keamanan Informasi 5.0 Gita Fitria; Dwi Yuniarto; David Setiadi
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v4i1.4817

Abstract

The digitalization of public services is a priority for local governments to enhance efficiency and transparency. Sumedang Regency has developed the Online Regional Tax Application System (SIAPDOL) to facilitate tax administration. However, SIAPDOL faces significant information security challenges, including data breaches and cyberattacks. This study evaluates SIAPDOL’s security level using the Information Security Index (KAMI) 5.0, which refers to ISO/IEC 27001:2022 standards. The research methodology includes interviews and literature reviews. The results indicate that SIAPDOL has a "Fairly Good" maturity level with a total score of 918, although aspects such as risk management, asset management, and security governance require improvement. Recommendations include developing comprehensive security policies, strengthening risk management procedures, and implementing advanced security technologies. This study contributes academically by providing insights into security evaluations of digital tax systems, while also offering practical recommendations for local governments to enhance the security and reliability of public digital services. Future research can explore AI-driven security solutions, comparative studies with other regions, and the impact of security measures on public trust.
Pengembangan Manajemen Keamanan Informasi Database Dan Aplikasi Dengan Optimasi Keamanan Website Willy Andrian; Dedy Prasetya Kristiadi
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK)
Publisher : LPPM STMIK KUWERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56995/sintek.v2i2.48

Abstract

Sistem Informasi yang taerdapat pada perusahaan memiliki pengaruh besar dalam kemajuan perusahaan maupun instansi lainnya. Sistem informasi ini berkontribusi sebagai supplier sekaligus pengolah yang menghasilkan keluaran berupa data penting sebagai bahan kajian maupun analisis yang terusdiproses untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas. Misalnya,informasi penjualan,produksi dan bahan yang berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup perusahaan. Oleh karna itu, keamanan informasi Virtual Private Server atau VPS pada database dan aplikasi penting perusahaan yang berisi data dan aplikasi untuk customer atauclient menjadi sangat penting untuk dipelajari dan selalu dikembangkan agar system informasi tetap terjamin. Model penelitian ini adalah penelitian eksperimen dimana aplikasi SQLMap dan Shell.php digunakan sebagai alat untuk pencobaan penetrasi website yang selanjutnya akan diteruskan sampai pembobolan VPS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis celah sekuritasVPS dan website yang dapat dimanfaatkan oleh para pembobol atau hacker untuk melakukan tindakan yang bersifat merusak atau tindak pencurian data. Penelitian ini diawali dengan analisis yang akan digunakan sebagai acuan atau parameter dalam pengamanan server oleh developer maupun security tester. Hasil dari penelitian ini adalah identifikasi permasalahan utama yang menjadi kendala perusahaan dalam mengamankan website dan VPS, celah keamanan yang teridentifikasi, langkah-langkah pengamanan serta dampak yang ada oleh karena pengamanan dan tanpa pengamanan
Peran Komunikasi Keamanan dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Melalui Dakkwah Digital: dalam Konsep Membangun Keamanan Informasi Moh Sakir; Hamida Syari Harahap; Dwinarko Dwinarko
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i5.2207

Abstract

  Fenomena Komunikasi Dakwah digital menjadi fenomena yang signifikan dalam era modern, di mana teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara manusia berinteraksi dan menyebarkan pesan. Melalui platform media sosial, situs web, dan aplikasi mobile, dakwah digital memanfaatkan kekuatan teknologi untuk menjangkau audiens yang lebih luas, baik secara geografis maupun demografis. Para penggiat dakwah menggunakan berbagai strategi konten kreatif, seperti video, gambar, dan cerita, untuk menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang menarik dan relevan bagi audiens digital. Interaksi antara pengguna dan konten dakwah menciptakan komunitas online yang solid, memperkuat identitas keagamaan, dan mendukung pertumbuhan spiritual individu. Dalam konteks ini, dakwah digital bukan hanya menjadi sarana penyampaian pesan agama, tetapi juga merupakan wujud adaptasi agama terhadap perkembangan teknologi yang dapat membentuk perubahan sosial dan budaya dalam masyarakat yang semakin terhubung secara digital. Tulisan ini merupakan kajian literatur yang berusaha memperkuat deskripsi hipotetik spekulatif tentang bagaimana peranan komunikasi kemananan dalam meningkatkan pemahaman agaman melalui dakwah digital.
Pelatihan Keamanan Siber Kolaboratif Bagi Siswa-Siswi SMA/MA Guna Menumbuhkan Budaya Sadar Keamanan Informasi Sejak Dini Ahmadi, Ahwan; Akbar, Taufik; Putra, Hadian Mandala; Ahmad, Ramli; Patwari, Intan Komala Dewi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20758

Abstract

Pendahuluan: Program pelatihan keamanan siber kolaboratif bagi siswa-siswi SMA/MA unggulan se-Pulau Lombok bertujuan menumbuhkan budaya sadar keamanan informasi sejak dini. Kegiatan melibatkan sembilan sekolah dengan total 27 peserta. Metode: Teori, praktik, dan diskusi kelompok. Materi mencakup keamanan siber dasar, steganografi gambar, keamanan trivia, dan digital forensik. Tiga hari pertama berfokus pada pembekalan teori secara daring, sedangkan hari terakhir berupa praktik langsung di laboratorium Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuis Google Form serta praktik analisis digital untuk mengukur pemahaman siswa.  Hasil: Peningkatan kemampuan peserta dalam menjawab soal teori dan praktik, serta pemahaman yang lebih baik terhadap teknik keamanan informasi. Kesimpulan: Program ini efektif dalam membangun kesadaran keamanan digital serta membuka peluang karier di bidang keamanan siber bagi generasi muda.
Peningkatan Literasi Keamanan Siber Guru dan Siswa melalui Pelatihan Keamanan Informasi Dasar di Belitung Wahyuni, Eka Indah
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i1.869

Abstract

The increasing dependence on digital technology in educational environments is not always accompanied by adequate data security awareness, making teachers and students vulnerable to cyber threats. This community service aims to improve cybersecurity literacy for secondary school teachers and students in Belitung Regency through basic information security training. The method used is Participatory Technology Development (PTD), which includes theoretical socialization, technical account security workshops, and phishing attack simulations. The program's success was measured through quantitative analysis of pre-test and post-test scores as well as observation of technical behavioral changes. The results showed a significant increase in literacy, with the participants' average score increasing from 52.1 to 85.3 (63% effectiveness). In addition, all participants successfully adopted two-factor authentication (2FA) security features on their devices. This program has successfully provided added value to educational institutions in Belitung in forming a cyber-aware culture as a step toward early protection against digital crime.

Page 8 of 130 | Total Record : 1293