Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM LIMA HARI SEKOLAH DI SMPN 2 TANJUNGPANDAN KABUPATEN BELITUNG Wahyuni, Eka Indah
Hibualamo : Seri Ilmu-Ilmu Sosial dan Kependidikan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Hein Namotemo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.545 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pencapaian atau keefektifan program lima hari sekolah yang telah dilaksanakan SMPN 2 Tanjungpandan. Penelitian ini menggunakan model CIPP, yaitu Context, Input, Process, dan Product sebagai alat melakukan evaluasi. Pengumpulan data pada proses evaluasi yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa program lima hari sekolah berjalan dengan baik pada aspek konteks, masukan, proses dan hasil. Pada aspek konteks program lima hari sekolah sudah mengacu kepada landasan hukum yang sesuai dan pedoman pelaksanaan program lima hari sekolah dengan menggunakan Kurikulum SMPN 2 Tanjungpandan dan memiliki tujuan program lima hari sekolah serta latar belakang diselenggarakannya program lima hari sekolah. Pada aspek Input (masukan),  sebagian besar komponen tercapai namun untuk sarana dan prasarana ada yang kurang seperti musholah yang tidak cukup menampung siswa. Pada aspek process (proses), sebagian besar tercapai sesuai kriteria. Akan tetapi pada kriteria strategi dan metode yang digunakan guru, karena masih ada beberapa guru yang belum memanfaatkan metode belajar dalam KBM sehingga terkadang menimbulkan kebosanan pada peserta didik. Pada aspek Product (hasil), aspek yang dievaluasi yaitu Nilai UN dikategorikan tinggi karena presentase kelulusan UN di SMPN 2 Tanjungpandan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut dapat diputuskan bahwa program lima hari sekolah dilanjutkan pelaksanaannya karena mampu memberi manfaat untuk peserta didik, alumni dan masyarakat namun demikian untuk mengoptimalkan program tersebut perlu beberapa perbaikan terutama dalam bidang sarana dan prasarana.
Development of The Tanjung Pandan Old Town Area as a Heritage and Gastronomy Tourist Attraction Pratiwi, Yunisti; Wahyuni, Eka Indah
JELAJAH: Journal of Tourism and Hospitality Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jelajah.v5i2.10222

Abstract

The purpose of study This is for know history and philosophy and tradition Culture Good in the form of reserve culture and food traditional, as well For know How strategy development so that become Power pull Heritage and Gastronomy Tourism in Tanjung Pandan City. The type of research used is qualitative. Research results This will describe history and the philosophy and development strategies implemented with hope existence effort This Can make become Tourist Attraction​ especially heritage and gastronomy which are interesting and in demand by tourists.
Analysis of the Influence of Transaction Management Information System and Service Quality on Shopee E-Commerce Customer Satisfaction (Case Study on Belitung Polytechnic Students) Novalima, Tulas; Muthmainnah, Fatimah; Wahyuni, Eka Indah; Ardiansyah, Hafizd
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 1 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i1.6905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Informasi Manajemen Transaksi dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada platform e-commerce Shopee, dengan studi kasus pada mahasiswa Politeknik Belitung. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen Transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Begitu pula dengan Kualitas Layanan yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut memberikan kontribusi sebesar 65,8% terhadap variabel Kepuasan Pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa keandalan sistem transaksi dan kualitas layanan yang prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan e-commerce. Oleh karena itu, Shopee perlu terus meningkatkan integrasi teknologi informasi serta pelayanan yang responsif dan berkualitas guna mempertahankan loyalitas pelanggan.
Analysis of the Influence of Transaction Management Information System and Service Quality on Shopee E-Commerce Customer Satisfaction (Case Study on Belitung Polytechnic Students) Novalima, Tulas; Muthmainnah, Fatimah; Wahyuni, Eka Indah; Ardiansyah, Hafizd
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 1 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i1.6905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Informasi Manajemen Transaksi dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada platform e-commerce Shopee, dengan studi kasus pada mahasiswa Politeknik Belitung. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen Transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Begitu pula dengan Kualitas Layanan yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut memberikan kontribusi sebesar 65,8% terhadap variabel Kepuasan Pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa keandalan sistem transaksi dan kualitas layanan yang prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan e-commerce. Oleh karena itu, Shopee perlu terus meningkatkan integrasi teknologi informasi serta pelayanan yang responsif dan berkualitas guna mempertahankan loyalitas pelanggan.
Evaluasi Efektivitas Sistem Informasi JDIH dalam Penyebaran Informasi Hukum di Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Wahyuni, Eka Indah; Permana, Bintang
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10133

Abstract

Abstrak - Transformasi digital dalam pemerintahan menuntut penyediaan layanan informasi hukum yang terpadu, akurat, dan mudah diakses melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas implementasi Sistem Informasi JDIH di Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung berdasarkan analisis dokumen, observasi portal jdih.belitung.go.id, serta wawancara dengan pengelola dan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JDIH telah menjalankan fungsi dasar sebagai kanal penyebaran informasi hukum, namun efektivitasnya belum optimal akibat ketidakkonsistenan metadata, penerapan SOP internal yang belum seragam, keterlambatan pembaruan dokumen, performa portal yang kurang optimal pada perangkat mobile, serta rendahnya sosialisasi kepada publik. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara standar nasional—sebagaimana diatur dalam Perpres No. 33/2012 dan Perbup No. 20/2018—dengan implementasi operasional di lapangan. Penelitian ini merekomendasikan lima langkah perbaikan, yaitu standarisasi metadata dan SOP, peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi teknis dan UI/UX portal, sinkronisasi kebijakan lokal dengan pedoman JDIHN, serta penguatan sosialisasi dan monitoring berkala. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dokumentasi hukum daerah yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.Kata kunci : Sistem Informasi; Pemberdayaan Masyarakat; E-Government; Kantor Camat Tanjungpandan; Abstract - The digital transformation of government services requires the provision of integrated, accurate, and easily accessible legal information through the Legal Documentation and Information Network (JDIH). This study evaluates the effectiveness of the JDIH Information System implemented by the Regional Secretariat of Belitung Regency through document analysis, direct observation of the official portal (jdih.belitung.go.id), and in-depth interviews with administrators and users. The findings indicate that although JDIH has fulfilled its basic function as a platform for disseminating legal products—such as regional regulations and regent decrees—its effectiveness remains suboptimal. This is due to inconsistent metadata, uneven implementation of internal SOPs, non–real-time document updates, suboptimal mobile performance, and limited public outreach. These issues reveal a gap between the national standards mandated by Presidential Regulation No. 33/2012 and Belitung Regent Regulation No. 20/2018 and the actual operational practices. The study proposes five key recommendations: standardizing metadata and SOPs, strengthening staff capacity, optimizing technical and UI/UX components, synchronizing local policies with JDIHN guidelines, and improving structured outreach and periodic monitoring. These recommendations are expected to enhance the quality of regional legal information services, making them more modern, transparent, and user-responsive.Keywords:Information Systems; Community Empowerment; E-Government; Tanjungpandan Subdistrict Office;
Analisis Kinerja Kantor ATR/BPN Kota Tanjungpandan dalam Pembuatan Sertifikat Pertanahan Wahyuni, Eka Indah; Putra, Azka Amany
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10128

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Kantor ATR/BPN Kota Tanjungpandan dalam proses pembuatan sertifikat pertanahan melalui pendekatan observasi langsung terhadap alur kerja dan prosedur pelayanan. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi efektivitas, efisiensi, serta potensi hambatan dalam proses administrasi pertanahan, meliputi tahap permohonan, verifikasi berkas, pengukuran, validasi, hingga penerbitan sertifikat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan studi literatur tanpa menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum alur kerja pelayanan pembuatan sertifikat telah mengikuti ketentuan standar operasional, namun masih ditemukan beberapa kendala seperti waktu tunggu yang bervariasi, proses verifikasi manual, serta keterbatasan koordinasi antarbagian yang berpotensi memperlambat penyelesaian berkas. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa pemanfaatan teknologi digital, penyederhanaan prosedur, dan peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi bagi Kantor ATR/BPN Kota Tanjungpandan dalam mengoptimalkan tata kelola pelayanan pertanahan agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel.Kata kunci : Analisis Kinerja; ATR/BPN; sertifikat pertanahan; pelayanan publik; alur kerja; Abstract - This study aims to analyze the performance of the ATR/BPN Office of Tanjungpandan City in the land certificate issuance process through direct observation of workflow and service procedures. The research focuses on evaluating the effectiveness, efficiency, and potential bottlenecks within key administrative stages, including application submission, document verification, field measurement, data validation, and certificate issuance. A descriptive qualitative method was applied using observation, documentation, and literature review techniques, without employing questionnaires. The findings indicate that the overall workflow for land certificate services adheres to established operational standards; however, several challenges remain, such as fluctuating processing times, manual verification procedures, and limited interdepartmental coordination, which may hinder timely completion of applications. Further analysis highlights that the adoption of digital technology, simplification of procedures, and enhancement of human resource capacity are essential factors for improving service performance. These results are expected to serve as a basis for recommendations to optimize service governance at the ATR/BPN Office of Tanjungpandan City to ensure faster, more transparent, and accountable land administration services..Keywords: performance analysis; ATR/BPN land certificate; public service; workflow;
Peningkatan Literasi Keamanan Siber Guru dan Siswa melalui Pelatihan Keamanan Informasi Dasar di Belitung Wahyuni, Eka Indah
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i1.869

Abstract

The increasing dependence on digital technology in educational environments is not always accompanied by adequate data security awareness, making teachers and students vulnerable to cyber threats. This community service aims to improve cybersecurity literacy for secondary school teachers and students in Belitung Regency through basic information security training. The method used is Participatory Technology Development (PTD), which includes theoretical socialization, technical account security workshops, and phishing attack simulations. The program's success was measured through quantitative analysis of pre-test and post-test scores as well as observation of technical behavioral changes. The results showed a significant increase in literacy, with the participants' average score increasing from 52.1 to 85.3 (63% effectiveness). In addition, all participants successfully adopted two-factor authentication (2FA) security features on their devices. This program has successfully provided added value to educational institutions in Belitung in forming a cyber-aware culture as a step toward early protection against digital crime.