Filter By Year

1945 2024


Found 6 documents
Search PERAN PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT

PERAN PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT Budiman Muslim
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 2, No 2 (2018): Edisi 2
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.543 KB) | DOI: 10.15548/jib.v2i2.38

Abstract

 Abstract: The quality of a nation has a vertical relationship to the level of literacy. Reading fondness affects the way of thinking, acting and behaving someone. At present, Indonesia is among the lowest countries in the ranking of reading interest in the world. There are many factors that cause low Indonesian literacy. This problem must immediately get the attention of the librarian as a professional provider / information manager. When the Indonesian people have become literate civilized societies, it is not impossible that this nation will advance to develop and color the world civilization.Keywords :. Librarian, Literacy, Library, ReadingAbstrak : Kualitas  suatu  bangsa  memiliki  hubungan  vertikal  terhadap tingkat literasi. Kegemaran membaca berpengaruh kepada cara berfikir, bertindak dan berprilaku seseorang. Saat ini, Indonesia termasuk negara terendah  dalam  peringkat minat baca di dunia.  Ada  banyak  faktor penyebab literasi masyarakat Indonesia rendah. Permasalahan ini harus segera mendapatkan perhatian pustakawan sebagai            sebuah profesi penyedia/pengelola informasi. Ketika masyarakat Indonesia telah menjadi masyarakat berbudaya literasi, maka tidak mustahil bangsa ini menjadi maju berkembang dan mewarnai peradaban dunia.Kata kunci :. Pustakawan, Literasi, Perpustakaan, Membaca
GERAKAN LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT MELALUI PERAN PERPUSTAKAAN DAN PUSTAKAWAN fepi febianti
Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi Vol. 3 No. 1 (2021): Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi
Publisher : Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ib.v3i1.268

Abstract

Interest in reading is the emergence of feelings of pleasure or strong interest that encourages individuals to carry out activities so that they do it on their own accord. Then there are attempts to do this activity repeatedly. reading is an important activity. Human civilization will not be far from this activity. Even in its history, a civilization is said to be advanced if humans at that time had the ability to read and write. Even in Islam, the first commandment to the Prophet Muhammad was to read (iqra`: read). It has also been proven, a nation with a high interest in reading becomes a nation that excels in science and technology. By reading, you can find a variety of knowledge and make discoveries in both the scientific and social fields. Based on research on reading interest, broadly speaking, there are two factors, namely internal and external factors. Internal factors generally include perceptions, motivations, and individual feelings towards reading activities. Meanwhile, external factors relate to the environment, ease of access to books, availability of facilities and infrastructure, technological developments, and even distribution of reading books. Therefore, a unique literacy is needed to support the reading culture of the community. Literacy has an important role in the life of a learning community that lives in an era that is based on current knowledge, technology, and information. Human civilization can be awakened by mastery of literacy based on reading, writing, and critical thinking activities. Literacy is a process of how a person communicates in society. In addition, literacy can also be interpreted as practice and social relations related to knowledge, language, and culture. Libraries with librarians can be used to develop a literacy culture for users in particular and society in general. With the available resources, together with stakeholders and community groups, they can innovate, create, and vary literacy-based library services. Thus the literacy culture will grow and develop.
Peran pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat Dinda Tri Hamidah; Tine Silvana R; Elnovani Lusiana
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i7.412

Abstract

Kemampuan literasi saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat umum untuk mewujudkan masyarakat yang literat. Hal ini dapat meningkatkan tingkat budaya literasi di indonesia, khususnya pada masyarakat Indramayu yang tergolong masih rendah. Permasalahan tersebut harus diperhatikan oleh pustakawan seorang yang berprofesi, sebagai seorang pengelola informasi. Ketika budaya literasi terus meningkat, maka bangsa ini akan semakin maju. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pustakawan pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data yang berhasil dikumpulkan lalu dianalisis sesuai dengan penelitian deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting, dalam menciptakan masyarakat yang melek akan suatu informasi dan peran itu dilaksanakan oleh pustakawan. Pustakawan sendiri memiliki kontribusi yang sangat besar, untuk membentuk masyarakat yang melek akan informasi yang berpikir kritis dan menjadi pembelajar seumur hidupnya.
PERAN PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN INDEKS LITERASI INFORMASI MASYARAKAT Fendy
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v1i2.11

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana peranan dari pengelola sebuah Perpustakaan atau Pustakawan dalam meningkatkan indeks literasi informasi, yang dimana kemajuan suatu bangsa itu dapat dilihat dan diukur oleh sumber daya yang dimiliki khususnya kemampuan dalam mendapatkan dan mengelola sebuah informasi. Perpustkaan dalam kaitannya memiliki sebuah peranan yang sangat penting dalam mengembangkan sumber daya manusia khususnya dalam pemanfaatan sebuah informasi. Hal ini tentu tidak lepas dari bagaimana peranan pengelola Perpustakaan atau Pustakawan dalam meningkatkan indeks literasi Informasi bagi Masyarakat, upaya dari peningkatan indeks literasi ini kelak akan bermuara kepada peningkatan kuantitas serta kualitas sumber daya manusia bagi suatu bangsa yang siap bersaing dalam kompetisi global.
PENGUATAN PERAN PROFESI PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT Hardianty, Sri; Muliardi, Randi; Maulinda, Irma; Gunawan, Nazali
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1272

Abstract

Increasing public literacy in today's digital information age demands a more complex and adaptive role for librarians. This seminar aims to strengthen the understanding of the roles and challenges faced by librarians and to increase their confidence through a process of reflection. Librarians not only function as book collection managers, but also as information access facilitators, digital literacy developers, and guides in navigating the world of information. The main challenges faced include changes in user behavior, developments in information technology, competition with digital services, lack of resources, and lack of appreciation for the profession. Through this online seminar, participants were given an in-depth understanding of the challenges librarians face and strategies to deal with them, including continuous competency development, raising public awareness, and using the latest technology. Self-reflection was also emphasized as a method to increase librarians' confidence and effectiveness. The results of the seminar showed that there was an increased understanding by participants of the role of librarians and the challenges they face, as well as improved confidence and skills. Suggestions include competency development, infrastructure improvement, and advocacy of the librarian profession to ensure their relevance and contribution in improving community literacy.
Peran pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat Hamidah, Dinda Tri; Silvana R, Tine; Lusiana, Elnovani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i8.412

Abstract

Kemampuan literasi saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat umum untuk mewujudkan masyarakat yang literat. Hal ini dapat meningkatkan tingkat budaya literasi di indonesia, khususnya pada masyarakat Indramayu yang tergolong masih rendah. Permasalahan tersebut harus diperhatikan oleh pustakawan seorang yang berprofesi, sebagai seorang pengelola informasi. Ketika budaya literasi terus meningkat, maka bangsa ini akan semakin maju. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pustakawan pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data yang berhasil dikumpulkan lalu dianalisis sesuai dengan penelitian deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting, dalam menciptakan masyarakat yang melek akan suatu informasi dan peran itu dilaksanakan oleh pustakawan. Pustakawan sendiri memiliki kontribusi yang sangat besar, untuk membentuk masyarakat yang melek akan informasi yang berpikir kritis dan menjadi pembelajar seumur hidupnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6